KISAH ANGELINA

KISAH ANGELINA
SADARNYA ANGELINA DARI KOMA


__ADS_3

1 tahun kemudian di negeri A kota D. seorang gadis cantik berkulit putih sedang terbaring lemah di ruang rumah sakit di kota D dan seorang gadis cantik yang seumuran dengan orang yang terbaring lemah itu mereka adalah ANGELINA DAN YASMIN (sepupu nya lina )


Yasmin Taurif Halim. anak dari saudara papanya Angelina. dia sedang menjaga dan melihat kondisi lina selama dia dirawat rumah sakit D.


* Flashback on *


saat lina di rawat dirumah sakit tempat dia tinggal di kota kelahirannya di negara Y saat itu dokter yang memeriksa keadaan Lina yang sangat mengkhawatirkan keadaannya langsung mengatakan kepada lina yang saat itu yang sudah sadar


" Nak Lina begini kamu harus secepatnya mendapatkan tindakan operasi transplantasi jantung." seru dokter itu kepada lina.


" Hmm bagaimana caranya dokter saya harus melakukan transplantasi jantung itu." seru Angelina dengan suara lirihnya karna dia lemah sekali tubuhnya.


" Begini nak.... di negeri A kota D sudah ada yang ingin mendonorkan jantungnya jika kamu ingin secepatnya sembuh dan saya sarankan kamu bisa malakukannya dengan baik bagaimana apakah kamu mau nak." seru dokter itu.


" Hmmmm baiklah dokter hmmm begini dokter tolong sampaikan kepada keluargaku bahwa aku tak dapat diselamatkan agar aku bisa pergi tanpa di khawatirkan oleh keluargaku bisa kan dokter." seru angelina memelas.


" Baiklah nak Angelina saya akan sampai kan kepada keluarga kamu nak." seru dokter.


" Dokter saya mintak kertas dan pulpen dokter." seru Angelina.


Dokter pun mengambil kertas dan pulpen dan memberikannya kepada Lina.


* Isi surat Lina buat kakaknya *


*kak bantu aku untuk pergi ke negara A di kota D kak aku pergi untuk kembali dan jangan khawatirkan aku belum meninggal kak karna aku hanya pergi untuk sementara jaga dirimu baik-baik kak. aku pamit i love you kak.


dari adikmu tercinta*.


setelah surat buat kakaknya lalu dia berikan pada dokter untuk menyampaikan pesannya pada kakaknya. lalu dokter itu keluar dan menyampaikan berita duka itu kepada keluarga Lina sedangkan kakaknya lina pun menatap mata dokter itu lalu Bianka melirik sebuah surat di tangan dokter itu lalu dia pun me gikuti arah tatapan dokter itu Bianka yang mengerti pun izin kepada kedua orang tuanya


setelah bertemu dengan dokter itu dia langsung menerima surat itu dari dokter tanpa bertanya diapun membukannya dan membacanya lalu Bianka mengerti dia pun langsung berswmangat mem antu dokter itu dia pun secepatnya menghubungi seseorang.lalu dia kembali bersama keluarganya karna dokter sudah mempersiapkan segalanya lalu keluarga Bianka membawa jasad orang lain yang sudah di ubah menjadi Lina karna persetujuan dari Bianka.


* Flashback off *


Sebelum Yasmin tertidur dia sempat merasakan sesuatu yang begitu buat dia bahagia


" Wah Lin tanganmu bergerak... Lin lo dengerin gue kan lo harus bangun Lin gue kangen sama elu Lin cepat Lin." seru Yasmin sambil menyentuh tangannya Angelina.


Lalu tak lama dari itu Angelina tersadar dari tidur panjangnya dia pun menatap langi-langit rumah sakit lalu dia menoleh ke sisi lain dia menatap bingung pada orang yang ada di sampingnya.


Tak lama seorang dokter masuk bersama seorang perawat langsung memeriksa keadaan Angelina setelah memeriksa keseluruhannya Angelina dinyatakan sembuh.


Setelah dokter dan perawat itu keluar baru lah Lina bertanya.


" Aku dimana dan kamu siapa.?" tanya Angelina.

__ADS_1


" Yaampun gue heran deh sama elu yang di operasi itu jantung elu tapi kayaknya otak lo konslet deh bisa lupa lo sama gue ya." seru Yasmin sambil duduk dikursi samping ranjang Lina.


" Lo lagi di rumah sakit negara A kota D paham li." seru Yasmin.


Angelina mengingat ingin cat sesuatu....


" Hmmm. aku ingat ya waktu itu aku masih di negara Y." seru Angelina


" Iya benar lo." seru Yasmin.


" Hmmmmm." deheman Lina.


" Lo ingat sama gue siapa?" seru Yasmin sambil tersenyum.


Angelina tak menjawab dia hanya tersenyum tipis dan langsung berkata


" Aku gak tau." seru Angelina


" Huuuuu lelah gue." seru Yasmin sambil menghela nafas.


Lalu Yasmin mengambil handphonenya lalu menelfon seseorang dan memberi kabar kalau Lina sudah sadar.


Lalu Angelina bertanya lagi.


" Aku udah berapa lama sih disini." seru Angelina


" Apa setahun." seru Angelina.pantasan aku kurus begini ya haduuuu pasti aku merepotkan mu ya." seru Angelina merasa bersalah.


" Gak usah sedih itu dah tugas gue dan keluarga jagain elu disini lo tau kakak lo sering nanyain keadaan lo di sini dan tadi gue udah kabarin dia ." seru Yasmin.


Lina yang mendengar soal kakaknya di sebut jadi merindukan sosok kakak yang selama ini selalu mendukungnya.


Tak lama kemudian terbuka pintu ruangan Lina masuk lah dua orang paruh baya tapi masih terlihat sangat gagah dan cantik.


" Haduuuuh keponakan om ini sudah sadar dari komanya." seru papanya Yasmin.


" Iya nih tante seneng deh lihat kamu udah sadar nak." seru manya Yasmin.


" Hahaha iya om... tante maafin Lina ya selama Lina di sini Lina jadi merepotkan keluarga om dan tante." seru Angelina sedih.


" Gak merepotkan kok nak kamu itu keponakan om masa iya om biarkan saja begini sayang." seru papanya Yasmin.


Yasmin bingung padahal sejak tadi dia yang mengajak Lina ngobrol dia gak pernah nyebut namanya tapi giliran orang tuanya datang dan langsung bertanya pun Lina menaggapi dengan santai lalu dia protes ke Lina.


" Tunggu...tunggu emang kamu tau siapa 2 orang yang disamping aku ini Lin." tanya Yasmin.

__ADS_1


kedua orang tua yasmin bingung


" Ada apa nak." tanya mamanya Yasmin.


" Itu loh ma dari Lina bangun dia gak kenal sama aku. aku kan jadi bingung." seru Yasmin kesel.


" Ayo jawab siapa ayo." seru Yasmin.


Lalu Angelina menggaruk kepalanya yang tak gatal itu


" Ya ini om MARWAN TAURIF HALIM.ya kan om aku gak salah kan." seru Angelina pada pamannya itu.


" Iya nak betul." sahut om Marwan saudara papanya Lina.


" Terus kalau yang di sebelahnya siapa." seru Yasmin.


" Iya itu kan tante.... hmm.. tante hmmmm aha tante MILAYANI betul kan tan mila." seru Angelina kepada mamanya Yasmin


" Iya sayang kamu betul ternyata ingatan kamu tajam juga nak." seru tante Milayani.


" Iya dong tante kan yang di operasi jantungku bukan otak aku hahaha.😃." seru Angelina seraya tertawa.


" Terus aku siapa." tanya Yasmin sambil menunjuk dirinya sendiri kepada Angelina.


Angel yang mendengar itu langsung mengalihkan matanya kepada tante Milayani.


" Tante Mila hmmm kemana ketiga anak tante." seru Angelina.


" Yara ikut bimbel sore dan dan Yaldi ikut latihan basket nak dan yang satu lagi...." seru mamanya Yasmin tak melanjutkan kata-katanya karna yasmin sudah protes ke Lina.


" Lina lo gimana sih jawab dulu pertanyaan gue napa sih." seru Yasmin kesel.


" Haduuuu pusing aku maaamaa aku mau pulang... eh tapi kan aku udah meninggal ya di negara Y hmmmm." seru Angelina sambil sedih.


" Gak usah sedih nak kamu tinggal tempat paman dan bibimu ini saja ya." seru paman Marwan


" Iya nak betul kata paman kamu." seru tante Milayani.


" Ha iya tan om." seru Angelina


" Kamu juga bisa sekolah di tempatnya Yasmin ya." seru paman.


Yasmin kesel sama Lina dia pun memutuskan untuk pulang.


dan lina di jagain oleh kedua orang tua nya Yasmin.

__ADS_1


~~~~~ BERSAMBUNG ~~~~~


__ADS_2