
Setelah jam pelajaran selesai saatnya jam istirahat di mulai saat lina sedang duduk melamun Widya datang mendekatinya...
" Lin kamu udah baikan belum." seru Widya perhatian.
" Udah Wid udah agak mendingan dari kemaren sih. makasih ya." seru Lina kepada Widya..
Saat widya ingin mengatakan sesuatu kepada Lina Dewi menyela pembicaraan keduannya.
" Lin hmmm gue mau bicara 4 mata sama elu ikut gue... guys gue pergi dulu." seru Dewi kepada lina dan pamit kepada ketiga sahabatnya.
Lalu lina da dewi berjalan menuju taman sekolah.
" Lin pembicaraan kita tadi pagi belum kelar gue mau kasih elu solasi..." seru Dewi.
" Solusi wi solusi. bukan solasi kamu mah kebiasaan deh..." seru Angelina meralat kata kata Dewi.
" Hehehehe😃 itu maksud aku ya solusi tadi. jadi gini lo lin hmmm aku mau bantu kamu bayar uang kost kamu lin kamu mau kan terima bantuan dari aku lin." seru Dewi dengan serius.
Tanpa mereka sadari ketiga sahabat mereka sedang menguping pembicaraan mereka.
" Hmmm jadi lina mintak bantuan sama Dewi dia gak minta bantuan sama kita lalu apa coba kita ini bagi dia." seru Sonia.
" Aku gak tau lin kamu kenapa sih gak minta bantuan aku juga seru Ardila dalam hati.
__ADS_1
" Gimana lin.." seru Dewi.
" Hm.. wi sebelumnya aku bersyukur dan berterimakasih loh sama kamu, kamu udah mau bantuin aku,,, aku senang wi. tapi wi aku gak mau merepotkan kamu dan teman-teman yang lain wi aku gak mau... biarkan aku bekerja." seru Angelina dengan berat hati.
" Andai kalian tau jujur orang tuaku sanggup membiayai uang kost aku dan biayayai uang sekolah ku tapi aku gak mau jadi orang sombong yang mengatakan hal itu maafin aku wi." seru Angelina dalam hati.
" Aku bangga sama kamu lin... kamu gak mau memanfaatkan teman-teman kamu.. salut aku sama kamu." seru Dewi bahagia.
" Aku juga bangga punya teman sahabat sebaik kamu dan sepengertian seperti kamu." seru Angelina bahagia.
" Iya lin tapi gimana kost kamu." seru Dewi mengingatkan Lina.
" Tenang saja aku akan bekerja di warung kopi depan kost aku itu hehehe😃 seru lina cengengesan.
" Kamu ini ada ada saja lin... lin.." seru Dewi tersenyum😊.
" Iya lin sama-sama aku boleh meluk kamu." seru Dewi.
" Boleh dong." seru Angelina
Kedua nya pun saling berpelukan.
Saat keduanya berpelukan tiba-tiba ketiga sahabat mereka keluar dari persembunyian .mereka
__ADS_1
" Wah wah wah ada apa ini kenapa kalian berpelukan layaknya Teletubbies." seru Sonia pura pura tak tau apa-apa.
" Enggak ada apa-apa kok Sonia." seru Dewi.
" Enggak ada apa-apa ya... hmmm begitu gue rasa kalian berdua udah gak sohib lagi sama kita sampai-sampai kalian itu gak lagi mau berbagi suka duka kalian bareng kita oke gue tau sekarang mana fake friend hahaha munafik ." seru Sonia sambil berlalu meninggalkan keduanya.
" Sonia apa maksud lo bicara begitu." teriak Dewi.
" Pikir sendiri." teriak Sonia.
" Aku kecewa sama kamu lin." seru Kiara kepada Angelina.
" Kia apa maksud kamu bicara begitu aku gak ngerti." seru Angelina.
Kiarapun pergi meninggalkan ketiga orang yang ada di taman itu.
" Dil mereka kenapa apa sih yang buat mereka seperti itu." seru Angelina.
" Lin bukan hanya mereka yang kecewa sama kamu tapi aku juga kecewa sama kalian." seru Ardila sambil menunjuk lina dan Dewi.
" Eh Dil asal lo tau ya kita itu lagi bicarain masalah pribadinya Lina dan kalian salah paham ke kita tanpa bertanya apa masalah nya aneh kalian." seru Dewi sambil berjalan menuju kelasnya.
" Lina hanya menatap kepergian Dewi setelah dewi tak terlihat lina pun duduk di kursi taman itu tanpa menghiraukan kehadiran dila.
__ADS_1
" Aku salah terus di mata kalian lebih baik aku pergi saja." seru lina sambil beranjak dari duduknya.
~~~~~ BERSAMBUNG ~~~~~