KISAH ANGELINA

KISAH ANGELINA
Season 2 ( Rosaline cs VS Flora cs)


__ADS_3

Setelah mengetahui keadaan Salimah, Rosaline berencana untuk membesuk patner kerjanya tersebut.


Kampus


" Dindaaaa... " teriak seseorang dari arah belakang Dinda


" Ada apa Maurensia " seru Dinda pada gadis yang di panggil Maurensia itu.


" Ke kelas bareng gue aja " seru Maurensia kepada Dinda,


" Oke yuk " seru Dinda,


Saat keduanya hendak melewati kelas Salimah, Maurensia tersenyum lalu,


" Eh iya nantik kita bawain buah-buahan πŸŽπŸŠπŸŒπŸ‰πŸ‡πŸ’πŸyuk buat Imah " seru Maurensia pada Dinda saat keduanya sudah melewati kelas Salimah. saat itu juga Flora dan ketiga sahabat nya hendak keluar kelas dan melihat Dinda juga Maurensia.


" Boleh deh " seru Dinda menyetujui ide Maurensia tersebut.


Flora yang baru saja keluar dari kelas langsung menatap punggung kedua gadis tersebut.


" Kok perasaan gue gak tenang ya " seru Tasya tiba-tiba.


" Kenapa Sya? " seru Nada bertanya.


" Gak tau gue perasaan gue deg deg an begini lo, gue kok kepikiran sama Salimah, kemana ya dia? " seru Tasya merasa khawatir kepada sahabat nya.


" Mungkin lagi sibuk sama Rosaline cs " seru Nada dengan ketus.


" Gue gak yakin dia begitu, pastinya dia masuk kelas dulu " seru Flora kepada yang lainnya.


" Gue setuju sama pendapatnya Flora " seru Salsa.


" Iya juga ya. " seru Nada lalu terdiam.


Seketika suasana hening beberapa saat, tapi ketika, tak lama terlihat Rosaline cs lewat,


" Cih ... teman sakit aja mereka santai huuufff " seru Rosaline sambil melewati Flora cs.


" Heeee apa maksud lo ngomong gitu " seru Nada kesel.


" Lo gak tau apa pura-pura gak tau sih " seru Rosaline dengan nada angkuh.


" Heeee lo tuh sombongnya mintak ampun dah, lo kasih apaan sama sahabat gue agar dia bisa gabung sama lo " seru Salsa tak kalah ketus.


" Oh lo pada mau tau gur ngasih apa sama sahabatnya kalian mau tau banget apa mau tau aja " seru Rosaline dengan ketus dan meledek keempat sahabat Salimah tersebut.


" Lo keterlaluan tau gak " seru Tasya kesel.


" Oke gue kasih tau ya,,, gue berikan seluruh waktu gue buat dia, gue selalu mengistimewakan dia asalkan lo tau duit dia dah punya lebih, kebahagian dia udah dapat dari kedua orang tuanya, apa lagi coba yang mau gue kasih selain waktu gue " seru Rosaline kepada Flora cs.


" Cih.... lo sok bijak dan munafik " seru Nada dengn datarnya lalu Rosaline hendak menjawab kembali, Namun segera di cegat oleh Keysia


" Udah gak usah di ladenin, buruan kita juga mau ke rumah sakit " seru Keyshia sambil menarik lengan Rosaline.


Rosaline pun menurut dan tidak lagi melawan


" Gue kesel banget sama mereka " seru Rosaline kepada kedua sahabatnya itu.


" Iya kita berdua tau, tapi jangan sampai mereka benci sama kita dan Salimah bisa menjauh dari kita paham kan, gue juga gak mau kita juga di benci sama Salimah, sia-sia dong usaha kita memisahkan mereka kalau gitu " seru Naurinsia.


" Pas banget " seru Keyshia


" Iya juga sih ya " seru Rosaline setuju dengan pendapat kedua sahabatnya tersebut.


Tak lama mereka pun sampai di kelas,


Di rumah sakit

__ADS_1


Salimah yang baru saja sadar langsung menatap ruangan tersebut.


" Bun kok Imah ada di rumah sakit sih " seru Salimah kepada sang bunda yang baru saja keluar dari toilet.


" Kamu sudah sadar " seru Bunda Angelina mengabaikan pertanyaan anaknya.


" Kemarin kamu gak sadarkan diri di ruangannya kamu, " seru bunda Angelina kepada putrinya tersebut.


" Oh gitu ya bun, terus itu apa aku udah berapa lama di sini bun? " seru Salimah bertanya.


" Kamu sudah hampir 24 jam di rumah sakit nak " seru bunda dengan candaan.


" Akh bunda yang benar ih, masa iya 24 jam an Imah di sini " seru Salimah sambil manyun


" Iya ya " seru bunda Angelina usil


" Ish bund, Imah kesel deh " seru Salimah kesel.


" Kesel kenapa sih nak, kamu tuh udah 15 jam lo di ruangan ini " seru bunda Angelina kepada Salimah,


" Hmmmm gitu ya bun " seru Salimah sambil menatap bunda nya.


" Makan dulu yuk " seru bunda Angelina kepada putri nya tersebut.


" Ih bunda, Imah tuh pengen banget makan nasi kuning bun " seru Salimah dengan manjanya.


" Uh dudududu anak bunda manja banget sih hmmm " seru bunda Angelina dengan gemesnya terhadap anak manjanya tersebut.


" Bunda... Imah gak manja bun, boleh ya " seru Salimah dengan gaya manjanya.


" Gak boleh sayangnya bunda, kamu harus makan bubur ini ayo sini " seru bunda Angelina sambil mengambil mangkuk berisi bubur tersebut lalu menyuapkan ke mulutnya.


Dengan malas Salimah menerima suapan tersebut. namun tak lama pintu ruangan nya terbuka saat itu juga.


" Permisi tante " seru beberapa orang dari arah pintu.


" Akh kalian masuk yuk masuk aja, jangan panggil tante, panggil bunda saja ya " seru bunda Angelina lembut.


" Hai Im " sapa gadis tersebut


" Haaaa. kalian,,, ngapain kesini " seru Salimah.


" Lo ya kita datang untuk shopping di sini bisa kan " seru gadis berambut pendek


" Haduuuuuh Maurensia lo kalau mau shopping ya di mall kek bukan di sini paham gak " seru Salimah kesel.


" Iya lo udah tau malah bertanya begitu " seru Maurensia kesel.


" Lah iya gue nanya gitu ngapain kalian kesini? " seru Salimah bertanya kembli, sambil menerima suapan bunda nya


" Duduk dulu aja ya nak " seru bunda Angelina kepada kelima gadis tersebut.


" Iya bunda " seru kelima nya bersamaan.


" Ini kita bawain buah-buahan untuk lo " seru Maurensia sambil meletakan parcel buah di atas meja samping brankar Salimah


" Hammmm terimakasih ya " seru Salimah kepada kelima gadis itu.


" Kamu gak apa-apa kan " seru Dinda khawatir, Salimah menoleh ke samping nya dan melihat ke arah Dinda, Imah tau gadis yang berhijab satu ini jarang bicara dengan nya saat di basement, namun saat ini gadis itu bicara pada nya.


" Lo kok gue merasa merinding ya kalau lo bicara sama gue " seru Salimah bukan nya men jawab gadis itu hanya meledek Dinda.


Dinda hanya manyun saja saat di ledek begitu oleh Salimah.


" Aku baik-baik saja kok santai " seru Salimah lembut.


" Heleeeeh gaya lo sok lembut gitu lo cakap " ledek Maurensia

__ADS_1


" Biarin lah " seru Salimah kepada Maurensia.


" Oh ya bunda tinggal dulu ya , bunda ada pasien yang mau di periksa kalian lanjut ya " seru bunda Angelina kepada teman-temannya Salimah.


" Iya bunda " seru kelima gadis itu bersamaan.


Bunda Angelina pun berpamitan kepada Salimah sebelum keluar dari ruangan pasien, sambil menitipkan Salimah kepada mereka.


" Adududu anak manja banget sih " ledek Maurensia kepada Salimah.


" Sirik aja lo " seru Salimah kesel.


" Gue kaget lo ternyata bunda Angelina ternyata dokter ya gak salah gue, temenan sama lo " seru Maurensia sambil duduk di samping Salimah.


" Hmmmmmm " dehem Salimah, sambil melihat handphone nya, ternyata ada chat dari sahabatnya yang juga mengkhawatirkan dirinya.


" Kok lo bisa sakit Im? " pertanyaan dari Rosaline secara tiba-tiba membuat Salimah melihat ke arahnya.


" Gue kelelahan doang kata bunda, mungkin karena kemaren gue nyiapin kejutan buat abang gue sih " seru Salimah senang.


" Oh gitu syukur lah kalau lo cuman kelelahan gitu " seru Rosaline lega, tapi tidak dengan Dinda dia memasang wajah yang tidak bisa di mengerti oleh orang lain.


" Terimakasih ya kalian udah mau bezukin gue heheheheee makasih juga buah-buahan πŸŽπŸŠπŸŒπŸ‰πŸ‡πŸ’πŸnya ya " seru Salimah sambil tertawa kecil.


" Sama-sama " seru kelima gadis itu bersamaan.


" Lo mau gue kupasin buah gak " seru Maurensia kepada Salimah.


" Boleh deh gue pengen makan 🍊 buah jeruk aja deh kalau boleh " seru Salimah kepada Maurensia.


" Sini biar gue buka " seru Maurensia sambil mengambil buah jeruk 🍊lalu mengupasnya dan memberikan kepada Salimah.


" Lo cepat sembuh ya kita bakalan buat acara baksos lagi nih " seru Rosaline


" Pasti gue cepat sembuh kok " seru Salimah.


" Dan satu lagi jangan kelelahan kalau capek istirahat, gak usah di paksa " seru Rosaline


" Siap " seru Salimah singkat sambil menikmati buah jeruk 🍊yang di kupas tadi oleh Maurensia.


" Oh ya tadi gue habis perang mulut tuh sama teman-temannya lo tadi di kampus " seru Rosaline jujur.


" Haaaa kok bisa " seru Salimah kaget.


" Ya bisalah mereka yang mulai ngatain gue sok baik sama elu " seru Rosaline


" Yaudah lah biarin aja " seru Salimah.


" Mereka gak kesini kan " seru Rosaline kepada Salimah.


" Enggak !! mereka gak tau hal ini biarin saja dulu oke " seru Salimah membuat ke-lima gadis itu terdiam sesaat.


Mereka pun mengakhiri obrolan mereka dengan bercanda ria sambil menunggu kedatangan sang bundanya Angelina.


" Kalian kalau mau balik gak apa-apa kok gue bisa sendirian " seru Salimah.


" Gak apa-apa kita tunggu bunda lo aja " seru Rosaline kepada Salimah.


" Justru itu bunda gue gak tau kapan kesini kalau mau balik, balik aja, gue juga mau tidur nih pusing banget gue, " seru Salimah.


" Ya udah kita balik lo, kek ganggu aja kita " seru Maurensia kepada Salimah


" Bukan gitu gue beneran pusing banget " seru Salimah,


" Ya udah kita balik dulu ya , jadi lo cepat sehat " seru Maurensia kepada Salimah.


" Oke " seru Salimah sambil tersenyum kepada kelima gadis itu.

__ADS_1


Lalu mereka pun berpamitan menuju rumah mereka masing-masing, sedangkan Salimah gadis itu langsung tertidur di ranjang brankarnya


BERSAMBUNG.


__ADS_2