
Selesai jam kuliah terakhir Salimah keluar dari kelas sambil menenteng buku paket miliknya, di depan kelas nya, sudah Ada Rosaline cs menunggu.
" Ngapain lo pada di sini? " seru seseorang di balik punggung Salimah, gadis itu pun menoleh ke arah sumber suara
" Bukan urusan lo, guys seret dia ke basement " seru Rosaline pada keempat teman-temannya
Lalu Naurinsia serta Keyshia juga Maureen langsung menyeret lengan Salimah mengikuti mereka, namun Salimah tidak memberontak dia hanya menunjukan sikap datarnya dan juga sikap dinginnya saja.
" Gue heran deh kenapa Salimah gak nolak sih di perlakukan kek begitu " seru Tasya
" Lo gak lihat mukanya Imah itu kek tertekan begitu, " seru Nada seraya membela Salimah, gadis itu telah mengetahui sesuatu yang tidak ketiga nya ketahui.
" Tumben banget lo bicara begitu, kek nya lo tau sesuatu yang kita gak tau benar gak? " seru Salsa seraya menatap tajam ke arah Nada.
" Enggak ada " seru Nada ketus lalu berjalan lebih dulu
" Mau kemana lo? " tanya Salsa.
" Kantin, laper gue " seru Nada dan menuruni anak tangga menuju kantin.
Saat sampai di anak tangga Nada melongo saat melihat sahabat nya beradu mulut dengan Rosaline.
" Gue eman nurutin keinginan lo, Ros tapi gue harap lo gak usah gangguin teman-temannya gue paham lo, dan juga lo jangan nyeret-nyeret gue kek tadi paham lo " seru Salimah dan berlalu begitu saja,
Dan hal itu juga di lihat oleh Nada juga ketiga temannya yang lain.
Mereka kaget juga khawatir dengan tampang Salimah yang geram begitu, Mereka ingin mendekati Salimah namun mereka takut,
Salsa dengan cepat melangkah mendekat ke arah Salimah, lalu di raih lah lengannya Salimah
" Im tunggu " seru Salsa tiba-tiba.
" Ada apa? " seru Salimah dengan nada tinggi.
" Aku mau bicara sama kamu " seru Salsa santai.
__ADS_1
" Baik lah " seru Salimah melembutkan suaranya kepada Salsa.
" Senang deh rasanya bisa bicara sama kamu " seru Salsa sambil tersenyum.
" Apa yang ingin kamu bicara kana, maaf aku gak punya waktu " seru Salimah. sambil menatap sahabatnya itu.
" Ya masalahnya aku sama yang lain di abaikan sama kamu, kenapa sih Ada masalah apa, ? " seru Salsa
" Coba deh cerita sama kita kalau kamu Ada masalah " sambung Salsa.
" Gak Ada masalah kok " seru Salimah sambil tersenyum.
" Baik lah kalau kamu gak mau bicara sama kami, gak apa-apa" seru Salsa kecewa.
" Sebenarnya lo kenapa sih Im? " tanya Tasya yang baru saja bergabung bersama keduanya.
" Bukan urusan kalian, minggir " seru Salimah sambil berdiri lalu berjalan hingga menyenggol bahu Tasya juga Nada yang sedang berada di tengah jalan Salimah.
" Im, lo bilang ini bukn urusan kita, asal lo tau kita peduli sama lo Im " teriak Tasya tanpa menoleh ke arah punggung Salimah, Salimah masih mematung mendengarkan perkataan Tasya.
" Kita peduli sama lo, tapi lo seperti nya tidak mengharapkan kita " seru Nada
Setelah kepergian Salimah, keempat orang tersebut memandang bingung ke arah Salimah.
" Kenapa dia bicara begitu " seru Tasya kesel.
" Aku rasa benar dia menyembunyikan sesuatu, " seru Salsa lalu bangkit berdiri dari duduknya dan berjalan meninggalkan taman.
" Mau kemana? " tanya Tasya kepada Salsa.
" Pulang gue " seru Salsa berjalan ke arah parkiran motor🛵.
Sepanjang jalan Salsa sedang termenung memikirkan perkataan Salimah, dia merasa tidak berguna menjadi seorang sahabat yang tidak mengetahui apa masalah dari sahabatnya.
Dia merasa tidak bisa membantu sahabatnya itu,
__ADS_1
" Aku berguna " gumam Salsa dalam hati.
Salsa melamun hingga tiba-tiba
BRUKKK
Seseorang terjatuh dan terluka akibat Salsa tidak fokus berjalan,
" Haduuuh maaf maaf saya tidak sengaja " seru Salsa merasa bersalah
" Lain kali kalau bawa kendaraan jangan melamun, usahakan fokus dulu berkendara, " seru orang yang Salsa tabrak tadi dengan motornya.
Seketika Salsa tertegun, orang yang dia tabrak adalah sahabat nya sendiri dan orang yang dia pikirkan sejak tadi sehingga dia tidak fokus,
" Untung nya kamu hanya menabrak ku saja bagaimana dengan yang lain " seru orang tersebut yang tak lain tak bukan adalah Salimah.
" Maaf Im aku tak tidak sengaja, sini aku bantu obatin kebetulan aku bawa P3K kok " seru Salsa sambil membantu Salimah duduk di kursi,.
" Bagaimana bisa kamu berdiri di situ, " tanya Salsa sambil membantu membersihkan luka di siku dan juga kaki Salimah yang terluka.
" Aku hanya mengikuti suara hatiku saja " seru Salimah sambil menatap lurus.
" Kamu memang sahabat ku yang terbaik, maaf ya kalau aku sama yang lain ikut campur urusan kamu, " seru Salsa.
" Tidak masalah, aku juga mintak maaf sama sikapku, sekali lagi aku mintak maaf ya " seru Salimah sambil menatap sahabat nya itu
" Aku juga mintak maaf ya " seru Salsa sambil tersenyum tulus ke arah Salimah
" Jadi Im kamu Ada urusan apa dengan Rosaline? " pancing Salsa iseng.
" Hmmmm sebenarnya aku hanya Ada urusan pribadi dengan nya be gitu lah " seru Salimah
" Baik lah semoga urusan kamu cepat selesai " seru Salsa, dan di balas senyuman oleh Salimah.
" Balik yuk " ajak Salsa.
__ADS_1
" Ayuk lah " seru Salimah lalu keduanya menaiki motor mereka masing-masing dan bergegas meninggalkan tempat mereka duduk sekarang.
BERSAMBUNG