KISAH ANGELINA

KISAH ANGELINA
Season 2 ( Salimah & Samuel)


__ADS_3

Salimah sesaat berjalan ke arah dapur dan mendapati Flora yang juga menatapnya, lalu Salimah berjalan ke arah toilet.


" Imah " panggil Flora


" Kenapa Flo? " tanya Salimah sambil menatap ke arah Flora.


" Kamu harus berikan pak Samuel kepastian Imah, dia yakin sama kamu dia cinta sama kamu, aku percaya kok sama kamu, apapun keputusan kamu aku dan Salman pasti mendukung kamu kok, percaya deh sama aku kamu ikutin kata hati kamu, urusan Salsa itu belakangan yang penting kalian bisa jaga perasaan kalian ketika bertemu atu pun bertegur sapa di kampus oke semangat " seru Flora kepada Salimah.


Salimah menatap sahabatnya tersebut lebih dulu, lalu


" Terimakasih Flora makasih lo udah ngedukung gue makasih " seru Salimah sambil memeluk sahabatnya itu


" Sama-sama apapun itu gue di pihak lo kok oke jangn sedih lo harus ikutin kata hati lo " seru Flora sambil mengelus punggung sahabatnya tersebut.


Sesaat Salimah sambil mengelus punggung Flora seperti yang di lakukan okeh gadis itu kepadanya


" Terimakasih Flo elu udah dukung gue sampai saat ini " seru Salimah sambil melepaskan pelukan mereka.


" Sama-sama lo harus kasih kepastian ke pak Samuel Im " seru Flora sambil menatap ke arah gadis itu.


" Ya udah aku ke luar bentar " seru Salimah lalu kembali keluar dan menatap Patricia sedang melayani pembeli yang membayar tagihan mereka.


Setelah itu Salimah duduk di kursi yang di hadapan Samuel, sesaat pria itu tersenyum ke arah Salimah.


" Pak ngapain lihatin aku kek begitu? " tanya Salimah sambil menatap Samuel.


" Gak apa-apa karena kamu cantik jadi aku betah melihat wajahnya kamu " seru Samuel Sam il tersenyum ke arah Salimah.


" Saya senang bisa duduk bersama kamu berdua di sini " seru Samuel membuat Salimah hanya tersenyum sekilas lalu menatap Samuel kembali.

__ADS_1


" Bapak gak usah ke ge'eran karena saya duduk di sini juga merasa kasihan sama bapak yang duduk sendirian tanpa pendamping " seru Salimah sambil melipatkan kedua tangannya di dada.


" Astaga kamu bisa saja, tapi saya sekarang tidak sendirian karena saya juga sudah memiliki pendamping hidup " seru Samuel seketika membuat jantung Salimah berhenti berdetak.


Deg....


" Perasaan apa ini " gumam Salimah dalam hatinya.


" Oh baik lah pak lalu kemana pendamping bapak itu, kenapa membiarkan bapak keluar sendirian? " seri Salimah bertanya.


" Sekarang dia sedang ada di hadapan saya " seru Samuel sambil tersenyum penuh arti


" Maksud bapak " seru Salimah heran.


" Iya karena kamu pendamping saya sekarang " seru Samuel sambil terus memperhatikan wajah Salimah.


Salimah pun hanya tersenyum sekilas ke arah Samuel sambil sesekali dia mencuri perhatian ke arah kasir dimana Patricia sedang menatap dirinya dengan tatapan penuh arti dan tatapan menggoda dari sahabatnya Flora.


" Pak saya permisi dulu mau ke taman? " seru Salimah kepada Samuel.


" Mau ngapain? " tanya Samuel sambil mengikuti Salimah berdiri dari duduknya dan berjalan keluar caffe.


" Mau cari cowok tampan juga tajir melintir pak " seru Salimah dn di akhiri dengan suara tawanya


" Lah say juga tajir melintir Imah, kamu kita saya gak bisa biayain hidup kamu " seru Samuel.


" Bapak gak tau kalau makan saya lebih banyak daripada bapak " ledek Salimah.


" Saya gak percaya, kalau pun benar kenapa kamu masih terlihat kurus dan ideal begitu " seru Samuel

__ADS_1


" Kurus kurus begini pak banyak yang melirik lo pak " seru Salimah tersenyum penuh kemenangan


" Akh baiklah saya kalah sama kamu, " seru Samuel sambil keduanya duduk di kursi yang berada di taman.


Saat itu keduanya saling tatap dan sesaat mereka terdiam.


" Jadi wanita yang menyukai saya itu Salsa? " tanya Samuel sambil menatap dalam mata Salimah.


" Hmmmmmmm dehem Salimah, membuat Salimah juga heran.


" Saya gak sengaja lewat taman jadi mendengar semua pembicaraan kalian " seru Samuel.


" Gak apa-apa, jadi bapak mau kan untuk memulai hubungan dengan Salsa " seru Salimah tanpa menatap wajah tampan dosennya tersebut.


" Saya hanya ingin mencintai wanita yang saya sangat cintai " seru Samuel sambil menatap ke arah Salimah.


" Sampai kapan bapak mau mencintanya pak "" seru Salimah


" Sampai kamu menerima saya menjadi kekasihnya saya " seru Samuel


" Maaf Pak saya gak ingin menerima bapak sebagai kekasih bapak " seru Salimah sehingga Samuel menatapnya begitu dalam.


DEG....


Jantung nya berdegup kencang saat ini sesaat mereka saling diam, karena mendengar penuturan Salimah yang begitu serius dan tegas, Samuel menyerah, mungkin belum keberuntungan nya saat ini.


...πŸŽπŸŽ‹πŸπŸŒΎπŸ’πŸŒ·πŸŒΉπŸ₯€πŸŒ»πŸŒΌπŸŒΈπŸŒΊ...


...-\=β‚ͺ۩۞۩β‚ͺ\= BERSAMBUNG \=β‚ͺ۩۞۩β‚ͺ\=-...

__ADS_1


...πŸŽπŸŽ‹πŸπŸŒΎπŸ’πŸŒ·πŸŒΉπŸ₯€πŸŒ»πŸŒΌπŸŒΈπŸŒΊ...


__ADS_2