
Saat Ardila keluar kelas ketiga orang itu mengejar Ardila sampai ke parkiran...
Sesampai ke parkiran mereka mencekal tangan Ardila..
" Dil lo jelasin ke kita apa salah kita..." seru Sonia
" Gue gak ada waktu gue mau ketemu sama SAHABAT gue dulu..." seru Ardila.
" Siapa...?" tanya ketiga orang itu.
" Kalian mau tau...?" tanya Ardila meremehkan.
" Iya..." jawab ketiganya bersamaan.
" Gue mau ketemu ANGELINA PUTRI HALIM bye..." seru Ardila lalu pergi memasuki mobilnya..
" Gue yakin lo semua pasti ngikutin gue hahaha ini saat nya gue melampiaskan kemarahan gue selama setahun ke kaliannn..." seru Ardila merasa kecewa kepada ketiga sahabatnya lalu menyalakan mobilnya dan pergi meninggalkan area kampus....
Betul saja dugaan Ardila ketiganya mengikuti mobil Ardila
" Di mobil Sonia..."
" Gue gak salah denger kan Ardila mau ketemuan sama Angel..." seru Sonia bahagia.
" Iya gie juga denger kok tadi..." seru Dewi.
" Apa Angelina sudah di sini..." seru Kiara
" Mungkin saja..." seru Sonia...
tak lama mobil Ardila sampai di sebuah pemakaman keluarga HALIM..
__ADS_1
" Loh kenapa Ardila kemari... tapi katanya dia mau ketemu sama Angelina..." pikir ketiga gadis itu..
" Eh coba lihat itu..." seru Kiara menunjuk ke arah papan
" PEMAKAMAN KELUARGA HALIM" seru Sonia dan Dewi bersamaan lalu ketiganya saling pandang.
" Kalau ini pemakaman milik keluarga HALIM lalu siapa yang di cari oleh Ardila..." tanya Sonia.
" Dari pada kita menebak nebak saja lebih baik kita turun kita cari tau bersama dengan Ardila" seru Kiara.
Lalu ketiganya turun dan melihat Ardila sedang membeli bunga tabur dan beberapa tangkai bunga melati kesukaan Angelina..
Sekilas Ardila menatap ketiganya dengan datar laku berjalan mendekati mereka...
" Kalian ngikutin gue..." sarkas Ardila.
" Iya ..." jawab ketiganya bersamaan.
" Kenapa...?" tanya Ardila sambil menatap datar ketiganya.
" Dan elu ngapain disini ..." tanya Sonia.
" Kan tadi gue udah bilang gue mau ketemu sama Angelina...." seru Ardila.
" Terus Anhelinannya mana...ngapain lo ketemuan sama Angelina di sini...?" tanya Sonia.
" Lo mau tau..." seru Ardila dan dianggukan kepala oleh ketiganya lalu tanpa kata kata Ardila lalu berjalan dan berhenti di sebuah batu nisan bersalib itu dengan nama yang terukir indah...
Ketiganya menatap nanar nama yang tertera di bati nisan tersebut.
" ANGELINA PUTRI HALIM... LAHIR 10 AGUSTUS XX WAFAT 25 MARET MM" seru ketiganya bersamaan menatap batu nisan itu
__ADS_1
" Dill... bilangbke gue ini gak benar kan ini pasti bohongan kan... ini pasti seperti 6 tahun lalu kan ini...ini hiks...hiks... ini gak bener gak ...hiks gak ...hiks..." seru Kiara tak percaya.
" Ini kenyataan coba kalian lihat dan ingat tanggal kematian dari Angelina itu... apa yang terjadi di tanggal itu..." seru Ardila menahan isak tangisnya..
" Dan kalian akan tau jawaban kenapa selama ini aku berusaha menjauhi kalian secara halus... jadi gak ada alasan kan kalian untuk tidak lari dari masalah ini..." sambung Ardila lalu menatap lurus.
" Ketiganya menatap san mengingat tanggal itu..."
" Ya ampun ja...jadi... du...dugaan gu...gue... bener....ini gak mungkin...enggak... inj gak mungkinnnnnnnn....." teriak Kiara histeris.
" Hiks hiks hiks maafin gue Lin...... maafin kita Angel..." seru ketiga nya sambil menangis tersedu sedu di nisan Angelina.
" Semua sudah terlambat lebih baik kalian perbaiki kesalahan kalian... jika ada masalah sebaiknya kalian bicara baik baik jangan saling menyalahkan..." seru Ardila sambil menaburkan bunga dia atas tanah itu...
" Jadi lo sudah tau hal ini dill..." tanya Sonia...
" Berapa lama lo tau..." tanya Dewi.
" Iya gue udah tau setahun lalu... dan itu yang membuat gue kecewa sama kalian... kalian tau dulu Angelina mengorbankan nyawanya demi gue. . dan sekarang kita kehilangan dia untuk kedua kalinya... jika takdir mempertemukan gue kembali di kehidupannya yang ketiga gie pastiin sia gak akan kenal sama kita..." seru Ardila merasa yakin sambil berjalan meninggalkan pemakaman setelah berdoa untuk Angelina.
" Gue permisi..." sahut Ardila lalu pergi.
Setelah kepergian Ardila ketiganya merasa terguncang dengan kenyataan yang membuat mereka merasa bersalah karna mereka satu nyawa melayang
Setelah puas dengan mengakui kesalahan mereka di depan pusara Angelina itu lalu
Mereka pergi meninggalkan pemakaman itu menuju rumah mereka masing masing untuk meditasikan pikiran mereka karna kenyataan lebih sakit dari pada di bohongi oleh orang yanv terdekat.....
LEBIH BAIK JUJUR MESKI HATI TERLUKA DAN KECEWA DARI PADA BERBOHONG YANG BERSIFAT HANYA SEMENTARA ITU LEBIH MUNAFIK DAN PENGECUT....
HANYA ORANH YANG PENGECUT YANG TIDAK MAU MENGAKUI KESALAHANNYA KEPADA ORANG LAIN...
__ADS_1
BELAJAR LAH BERSIKAP BAIK... JUJUR DAN MENJADI PRIBADI YANG LEBIH DEKAT LAGI KEPADA TUHAN MU....
πππ BERSAMBUNG πππ