KISAH ANGELINA

KISAH ANGELINA
PERTEMUAN TAK TERDUAGA DAN KEBAHAGIAN ARDILA


__ADS_3

Keesokan harinya karna hari minggu angelina ingin mengecek data perusahaannya. tapi tiba-tiba aktivitasnya terganggu oleh kedatangan kakaknya.


" Dek keluar yuk." ajak kak Bianka.


" Lagi malas kak." seru Angelina.


" Yaampun dek mumpung kamu lagi di Indonesia lo dek masa iya kamu gak mau nemenin kakak sih kita ajak Kalina aja Gimana." seru kak Bianka sambil tersenyum.


Sejenak lina menghentikan jemarinya di laptop seraya berpikir.


" Ya sudah ayok aku ganti baju dulu sudah sana keluar." usir adiknya


lalu Bianka pun menghubungi Kalina.


dengan senang hati Kalina mau ikut dengan Bianka dan Angelina.


Skip sampai di pusat perbelanjaan kota Y.


Bianka sibuk memilih baju dan segalah perlengkapan kuliahnya sedangkan angelina dan Kalina sibuk cari baju couple cewek. mereka memilih baju jam tangan dan segalah macam yang menurut keduanya couple. setelah memilih Angelina pun membayar semuanya dengan menggunakan kartu black card nya. setelah membayar semuanya Angelina dan Kalina memilih menunggu kakaknya itu di restoran.


dia ingat betul restoran itu adalah tempat berkumpulnya 5 serangkai dia sangat merindukan keempat sahabatnya itu apa lagi Widya sesaat Angelina termenung. namun lamunannya terbuyarkan saat kakaknya menegurnya.


" Dek kalian sudah pesan makanan belum." seru kak Bianka sambil duduk .


" Belum kak." seru Kalina.


" Dek kamu mau pesan apa." tanya kak Bianka pada adiknya.


" Aku nasi goreng sosis sama minumnya mocacino saja kak." seru Angelina.


" Kalau Kalina maun pesan apa." tanya kak Bianka kepada Kalina


" Hmmm punyaku samain saja kak sama punyanya Angelina minumnya juga kak." seru Kalina.


" Ternyata kalian berdua ini suka yang murah juga ya dek." seru kak Bianka sambil tertawa.


" Kak jika ada yang murah kenapa cari yang mahal betul gak sih kak." seru Angelina.


" Iya aku setuju sama angel kak." seru Kalina menyetujui perkataan Angelina.


" Iya deh." seru kak Bianka sambil memberikan kertas pesanan mereka kepada pelayan.


" Eh ya dek emangnya kamu tiap hari pakai kacamata tebal begitu dek kalau di sekolah di sana." tanya kak Bianka.


" Iya kak aku suka." seru Angelina.


" Oh begitu kamu banyak berubah ya dek." seru kak Bianka.

__ADS_1


" Hmmm iya kak. hmm kak aku ke toilet bentar ya kak." seru Angelina.


" Iya hati-hati nantik di culik." ledek kak Bianka.


" Siapa juga yang mau nyulik aku kak." seru Angelina sambil berjalan santai


kak Bianka dan Kalina tertawa mendengar jawaban dari Angelina.


Sesampai Angelina di toilet handphonenya berdering. lalu diapun mengangkat telfonnya saat tau siapa yang menelfon.


πŸ“ž Angelina: Hallo yas apa kabar kamu.


πŸ“žYasmin : Hallo lin aku baik kamu, papa dan keluarga disana gimana kabarnya.


πŸ“ž Angelina : Kita semua baik Yas.


πŸ“ž Yasmin : Syukur deh kalau begitu aku jadi kangen sama kamu nih.


πŸ“ž Angelina : belum seminggu aku disini kamu sudah kangen hei.


πŸ“ž Yasmin : ya lin rindu irubkan berat lin mana tahan aku.


πŸ“ž Angelina : udah ah aku mau ke toilet ini bye" lina mematikan telfonnya sepihak membuat Yasmin kesel setengah mati.


tanpa lina sadari ada seseorang si balik pintu toilet yang mendengar suara Angelina.


Lalu tak lama Angelina keluar dari toilet saat dia keluar dia terkejut setengah mati


" Ardila." seru angelina pelan tapi masih bisa didengar sama yang punya nama.


" Ka...kamu ta....tau na...nama sa...saya ya." seru Ardila gugup.


" Hmmm apa ini saat nya aku mengatakan yang sebenarnya kepada Ardila." gumam Angelina dalam hati.


" Ha tidak mungkin wajahnya saja yang mirip iya betul." seru Angelina.


" kok aku merasa deg deg an begini sih apa dia Angelina ah gak mungkin." seru Ardila dalam hati.


" Dila pasti tau aku siapa yaudah aku jujur saja sama dia hm aku kirim pesan ke kakk dulu. setelah mengirim pesan kepada kakanha lalu dia menatap sekilas wajah arsilay lalu di bukalah kacamata tebalnya Angelina sambil merapikan rambut poninya lalu berpura-pura membersihkan kacamatanya sesaat dia memandang wajah Ardila lalu menunduk dan berkata.


" Tolong jangan memandang ku seperti itu aku tau aku cantik tapi jangan memandang aku begitu oke." seru Angelina sambil melangkahkan kakinya namun baru dua langkah Angelina berjalan terdengar suara memanggil namanya.


" Angelina Putri Halin tunggu." seru Ardila sambil membalikkan tubuhnya menghadap Angelina.


" Hmmm kamu memanggil saya." seru Angelina.


" Iya apa kamu Angelina." seru Ardila.

__ADS_1


Angelina hanya menganggukan kepalanya.


tanpa banyak kata Ardila langsung memeluk erat tubuhnya Angelina. lalu dia meneteskan air matanya di pelukan Angelina.


" Ini beneran kamu kan lin...hiks...hiks...hiks..." seru Ardila.


" Kamu siapa sih." seru Angelina sambil melepaskan pelukannya berpura-pura tak mengenali Ardila.


" Ini aku Ardila sahabat kamu." seru Ardila sambil menunjuk diri nya sendiri.


" Aku gak punya sahabat yang namanya Ardila maaf mungkin kamu salah orang." seru angelina masih pura-pura gak kenal sambil melanjutkan jalannya.


" Jadi kamu tidak mengenali ku atau kamu pura-pura lupa denganku jika memang benar kamu melakukan itu maka aku tidak akan lagi mengingat mu." seru Ardila putus asa


Angelina yang mendengar perkataan Ardila merasa bersalah.


" Ardila aku sudah membuat kalian kecewa dengan kematian yang ku buat untuk menghindari kalian dan keluargaku apa pantas aku kembali menjadi sahabat kalian." seru Angelina sambil membalikkan tubuhnya menatap wajah sendu sahabatnya itu.


" Hmmm lebih baik kita cari tempat untuk bicara." seru Angelina sambil berjalan menuju taman belakang restoran dan di ikuti oleh Ardila.


setelah sampai tujuan barulah Ardila mengungkapkan segalah perasaannya saat ini.


" Lin 4 tahun aku meyakinkan diriku untuk bisa kembali bertemu denganmu hingga aku di katain gila dan susah move on dari mu lin..." seru Ardila sambil terisak.


" Aku yakin lin kamu punya alasan di balik itu semua dan aku percaya sama keyakinan ku buktinya kamu sekarang berada di samping ku hiks...hiks..." seru Ardila sambil terisak.


Lina yang melihat Ardila terisak langsung menariknya dalam pelukannya.


" Udah dil aku gak bisa lihat kamu menangis begini aku mohon berhentilah menangis dil jika kamu tak berhenti menangis maka aku akan pergi." seru Angelina.


Ardila pun langsung berhenti menangis dan membalas pelukan sahabatnya itu.


setelah itu mereka pun bercerita.


" Lin kamu kuliah disini ya." seru Ardila.


" Maafin aku dil aku gak bisa karna aku sudah daftarkan diri di negara A untuk masuk fakultas kedokteran dil. tapi aku janji dil tiap libur semester aku akan kemari d." seru Angelina.


" Hm.. baiklah kalau begitu kita foto sebagai kenangan." seru Ardila sambil mengeluarkan hpnya untuk berfoto. namun dia tak mengunggah di media sosialnya karna permintaanya Angelina.


" Hmm. dil udah sore lain kali kita jalan-jalan ya aku sebulan kok disini." seru Angelina.


" Yaudah besok ya." hmm nomor kamu mana." seru Ardila.


" Sini hp kamu." seru Angelina meminta hp Dila.


lalu Dila memberi hpnya lina mengetik nomornya dan lalu mengembalikan hp Dila. setelah itu mereka pun pulang kerumah masing-masing.

__ADS_1


~~~~~ BERSAMBUNG ~~~~~


__ADS_2