
Setalah latihan Salman mendekat ke arah adiknya
" Dek abang mau pergi ke rumah teman abang jadi nantik bilang ke bunda abang pulang telat ya " seru Salman kepada Salimah
" Oke, aku pulang duluan ya bang bye " seru Salimah lalu berlau begitu saja.
Salman tiba-tiba mendekat ke arah Salma yang sedang menunggu jemputan
" Pulang sama siapa ? " tanya Salman saat dia sudah berdiri di samping Salma
" Hmmm niih aku lahi nungguin ojol " seru Salam sambil.menatap layar handphonennya
" Oh gitu motor kamu kemana ? " seru Salman bertanya.
" Udah di bawh di bengkel sama sepupu aku tadi " seru Salma.
" Begitu ya udah batalin saja pulang bareng aku aja yuk " seru Salman sambil menarik pergelangan tangan Salma, namun
" Gak akh makasih, takut nantik ada yang marah " seru Salma sambil melepaskan genggaman tangannya Salman dengan lembut.
" Gak ada kok Sinta udah balik duluan yuk aku anterin " seru Salman
" Beneran kamu mau nganterin aku " seru Salma ragu.
" Iya yuk " seru Salman sambil tersenyum
Lalu Salma pun menurut kepada Salman,
Tak lama mereka pun meninggalkan kampus
" Sal kamu sudah makan belum ? " tanya Salman di selah dia mengendari mobilnya.
" Belum " seru Salma
" Kita makan dulu mau gak " seru Salman sambil melihat ke samping.
__ADS_1
" Gak deh aku langsung pulang aja mau makan di rumah saja " seru Salma
" Hm... gitu beneran kamu gak mau makan bareng aku " seru Salman kecewa.
Salma melihat raut wajah kecewa Salman jadi gak enak
" Ya sudah aku ikut kamu makan deh " seru Salma pasrah.
" Beneran " seru Salman senang
" Iya " seru Salma singkat
Tak lama mobil Salman berhenti tepat di sebuah taman.
" Kok kita ke taman ? " tanya Salma
" Hmmmmm itu kita makan di sini aja " seru Salman sambil berjalan ke warung sate.
" Bang sate ketupat 2 piring ya bang " seru Salman
" Kamu sudah sering kesini ? " tanya Salma heran karna penjual bakso itu mengenal Salman
" Iya kalau aku pulang latihan basket sering kesini " seru Salman
" Sama Sinta " seru Salma kepada Salman dan di balas gelengan kepala oleh Salman.
" Kenapa ? " tanya Salma saat melihat Salman geleng kepala.
" Karena Sinta kalau diajak nungguin aku untuk latihan basket dia sibuk banget " seru Salman.
" Kadang aku sering pergi kesini sendirian " seru Salman sedih
" Hmmm gitu " seru Salma singkat.
" Aku pikir orang seperti kamu gak suka makan di pinggir jalan begini " seru Salma heran
__ADS_1
" Gak juga kok aku suka makan di sini " seru Salman
Tak lama makanan mereka datang
" Wah den Salman datang sama pacarnya ya " seru penjual sate itu namun Salman tak menghiraukan nya hanya tersenyum saja
" Terimakasih bang " seru Salman dan Salma bersamaan.
" Sama-sama neng , den Salman " seru penjual sate tersebut.
Lalu Salman dan Salma menikmati sate tersebut dengan penuh hikmat dan dalam.keadaan diam dan tenang
Selesai makan, Salman membayar tagiha. makanan mereka
" Sal aku ada yang mau sampaikan ke kamu apa kamu ada waktu sal " seru Salman sambil.menatap ke arah Salma.
" Apa yang ingin kamu sampaikan Man ? " tanya Salma kepada Salman.
" Hmmm kita duduk dulu ya di situ ?? " seru Salman sambil menunjuk kursi yang berada di taman.
" Jadi .... " seru Salma ketika mereka sudah berada di kursi taman.
" Salma aku..... aku.... hmmmm AKU MENCINTAI KAMU ???? " seru Salman dengan lantang dan tegas membuat Salma kaget hingga menatap ke arah mata milik Salman
...πΊπ΄π»π΅πΌπΎπ·πΏπ±ππ²ππ³π...
Kira-kira jawaban Salma apa ya????
**Apakah salma menolak atau salma menerimanya.
Secara Salma sudah tau jika Salman memiliki kekasih...??? dan juga mereka memilik keyakinan yang berbedah
Apakah di terima???
Atau di tolak** ???
__ADS_1