KISAH ANGELINA

KISAH ANGELINA
DARI HATI KE HATI ANTARA ADIK DAN KAKAK KANDUNG


__ADS_3

Setelah Yurina masuk ke dalam kamarnya dan bergegas menuju kamar mandi... dia pun sejenak melamun dalam kamarnya... namun tiba-tiba lamunannya terhenti saat seseorang mengetuk pintu kamarnya.


" tok...tok...tok...tok....tok..." suara ketukan pintu


" Iya masuk gak di kunci..." sahut Yurina dalam kamarnya..


Lalu terlihat Bianka memasuki kamarnya Yurina.


" Ada apa kak...??" tanya Yurina atau Angelina.


" Ngak ada kakak hanya ingin dekat dengan adik ipar kakak saja..." seru Bianka membuat hati Yurina sedikit kecewa dia merasakan sedikit sakit di dadanya.


" Adi ipar ya kak.." gumam Yurina pelan.


" Kamu kenapa dek...?" tanya Bianka.


" Gak apa apa...kak.." seru Yurina


" Biasanya kalau adik kakak seperti kamu ini pasti dia lagi memikirkan sesuatu loh..." seru Bianka sambil menatap adik kandungnya itu.


" Kamu ada masalah...?" tanya Bianka.


" Hanya sedikit kak..." seru Yurina santai.


" Sedikit... emangnya apa masalah kamu sih... coba ceritain sama kakak.." seru Bianka.


" Aku hanya memikirkan apa aku bisa pergi ke kota Y dalam urusan praktek.." seru Yurina bohong...


" Jadi kamu mau ke kota Y..." seru Bianka.


" Hmmm." gumam Yurina berdehem


" Kenapa gak di kampung kedua orang tua kamu saja..." seru Bianka.


" Gak aku gak tau..." sahut Yurina cepat.


" Dek kamu yakin cuman itu saja masalah kamu... kamu gak mau cerita sama kakak apa masalah kamu dek...?" tanya Bianka.

__ADS_1


" Enggak kok kak cuma itu saja..." seru Yurina cepat.


" Tapi kakak merasa kamu sedang menyembunyikan sesuatu..." seru Bianka yakin.


" Enggak ada kok kak.... aku gak lagi nyembunyiin apa apa kok..." seru Yurina santai.


" Hmmm baiklah... besok... kakak dan abang mu mau pergi dek..." seru Bianka membuat Yurina menoleh ke arahnya cepat.


" Kemana kak...?" tanya Yurina sambil menatap sang kakak.


" Ke kota A... dek..." seru Bianka.


" Ooooohhh" seru Yurina ber oh ria saja.


" Oh aja... gak mau bilang sesuatu gitu sama kakak..hmmm..." seru Bianka sambil menatap wajah adiknya .


" Gak ada kak... aku hanya ingin katakan berhati hati ya...kak di sana...?" seru Yurina cepat.


" Iya dek... kakak boleh memelukmu tidak..." seru Bianka.


" Boleh....." seru Yurina lalu keduanya berpelukan.


" Kak... jika benar kamu adalah kakak kandungku maka aku akan berusaha mengingatnya." gumam Yurina dalam hati.


Setelah acara pelukan itu Bianka mengajak Yurina ke lantai dasar.


" Mah...pah..." seru keduanya.


" Eh anak mama sini nak..." seru mama Yana kepada Yurina.


Yurina pun menurutinya


" Ada apa dengan anak papa ini kenapa mukanya kusut sekali..." seru papa Yusman.


" Gak ada yang kusut pa... hanya sedikit kelelahan saja." seru Yurina santai.


" Oh... jadi sekarang anak papa sudah bisa main rahasian sekarang." seru papa Yusman

__ADS_1


" Hmmmm" dehem Yurina.


" Papa pengen kamu itu cerita sama papa apa yang sedang kamu pikirkan..." seru papa Yusman


" Gak ada kok pa...hanya saja sedikit lelah saja kok...gak lagi mikirin apa apa..." seru Yurina santai.


" Yur... kamu besok ke kampus...?" tanya Rinjani.


Yurina menatap Rinjani sekilas.


" Iya..." seru Yurina singkat tanpa menatap Rinjani.


" Kamu kenapa....?" tanya Rinjani.


" Gak apa-apa..." seru Yurina singkat.


" Aku yakin Yurina sedang menyembunyikan sesuatu..." gumam Rinjani dalam hatinya.


Saat Yurina ingin beranjak dari duduk nya tiba tiba handphone nya berdering.


" Siapa yang menelfonku..." gumam Yurina dalam hati sambil menatap layar handphonenya


Lalu dia mengangkat handphonenya itu


" Pah... mah..aku izin sebentar mau angkat telfon..." seru Yurina menatap kedua orang tuanya itu.


๐Ÿ“ฑ " Hallo maaf ini dengan siapa...?" seru Yurina


๐Ÿ“ฑ " Hallo Yur...ini gue Ajeng ..." seru Ajeng.


๐Ÿ“ฑ" Oh kamu jeng... ini nomor baru kamu..." seru Yurina.


๐Ÿ“ฑ " Iya bawel..." seru Ajeng.


๐Ÿ“ฑ " Ada apa kamu menelfonku....???" tanya Yurina.


๐Ÿ“ฑ " Begini... kamu bisa gak datang ke resto MK sekarang ada yang ingin aku sampaikan penting sekali bisa gak..." seru Ajeng.

__ADS_1


๐Ÿ“ฑ " Baiklah... aku akan segera pergi kesana..." seru Yurina dan mematikan sepihak telfonnya.


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน BERSAMBUNG ๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


__ADS_2