KISAH ANGELINA

KISAH ANGELINA
PENJELASAN ANGELINA


__ADS_3

Satu bulan kemudian...


Sikap Angelina yang terlihat dingin dan datar membuat keempat sahabatnya bingung dan bertanya pada diri mereka....


" Ada apa dengan sahabat mereka itu.... "


Namun dengan cueknya Angelina hanya berdiam saja... jika keempatnya mendekatpun dia selalu menghindari sahabatnya itu... selama sebulan ini...


Karena sudah tidak tahan lagi dengan sikap Angelina.... Diandra ... Bella dan Deliana menemui Angelina saat itu yang sedang bersama Savira.


" Angel kita mau bicara sama kamu bisa kan..." seru Diandra.


" Ah baiklah..." seru Angelina sambil tersenyum samar.


" Ada apa...?" tanya Angelina tanpa dosa.


" Ada apa...? ulang Diandra...


" Harusnya kita yang nanyain begitu.... kamu yang ada apa sama kita kenapa kamu mala nyuekin kami.... emang kami ada salah apa sama kamu sih..." seru Diandra.


" Ngel... kalau kita ada salah kasih tau... jangan diem diem aja kita gak tau loh salah kita itu dimana... lagian ini dah sebulan kita ke gini apa iya kamu terus terusan begini ke kita...." seru Deliana lembut tapi tegas.


" Iya Angel kalau ada apa apa cerita ke kita dan kalau kita ada salah kasih tau dong biar kita perbaiki kesalahan kita itu bukan malah di diemin begini..." sahut Bella....


Sesaat suasana tenang lalu Angelina menjawab sambil berdiri dari duduknya...


" Kalian gak salah apa apa..." seru Angelina membuat ketiganya heran.


" Terus kalau kami gak salah apa apa kenapa kamu cuekin kami selama ini..." sahut Diandra lalu bertanya.


" Aku hanya butuh waktu sendirian.... sampai waktu yang akan jawab apa yang kurasakan saat ini..." seru Angelina ambigu.


" Maksudnya..." tanya Deliana.

__ADS_1


" Maksudku.... aku pernah bermimpi seorang pemuda tampan datang bersama keluarganya melamarku namun......-" seru Angelina terhenti lalu menatap Deliana dan Diandra bergantian...


" Namun apa...?" tanya Diandra penasaran.


" Gak mungkin kan aku bilang kalau dalam mimpiku itu terlihat mereka juga ahkk kesel aku bagaimana ini..." gumam Angelina dalam hati lalu.


" namun aku kaget saat tau siapa pemuda itu yang datang bersama keluarganya ternyata dia seorang CEO mudah di perusahaannya aku kaget sekali jadi aku diam dan berpikir selama ini apa iya ada pemuda tampan yang datang kerumah hanya untuk menanyakan soal pekerjaan bersama keluarganya... kan gak mungkin..." seru Angelina.


" Ohhh jadi itu tang menjadi kegelisahan mu saat ini..." seru Diandra.


" Iya bawel...." seru Angelina.


" Hahahaha maafkan kami... kami pikir kamu sudah tak mau lagi berteman dan bersahabat dengan kami hehehe..." seru Bella.


" Hmmm mungkin Ngel dia datang melamarmu kali...." seru Deliana.


" Ah ngawur kamu..." seru Angelina lalu dia menatap Diandra yang sedang menyeruput minumannya sambil berdiri...


" Ahk iya baiklah aku duduk kalau gitu gak usah di pikirin lagi Tuhan akan Memberimu jawaban terbaik lewat sebuah mimpi kembali hahahaha..." seru Diandra.


" Sudah lah kalau gitu kita baikan jangan ada RAHASIA diantara kita..." seru Deluan menekankan kata rahasia.


" baiklah nona..." sahut ketiganya bersamaan.


" Gooodd..." seru Delian sambil menujukan ibu jarinya๐Ÿ‘ke arah ketiga sahabatnya sekaligus kembarannya itu.


" Eh iya.... si Intan kemana...?" tanya Angelina saat tak melihat Intan bersama mereka.


" Hei ada yang nyariin aku ya..." seru seseorang lalu bergabung bersama keempat sahabat itu.


" Kamu dari mana saja Intan..." tanya Angelina.


" Hehehehe tadi aku habis di panggil sama dekan jadi aku kesana dulu mau ngurus hal yang lain...hehehe..." seru Intan sambil tertawa lalu tersenyum ๐Ÿ˜

__ADS_1


" Ah yaudah aku kesana dulu ya..." seru Angelina sambil menunjuk ke arah Savira.


" ah yasudah ingat ya kata kataku tadi..." sahut Diandra.


" iya iya bawel bye sampai jumpa..." seru Angelina lalu pergi....


Intan yang bingung pun langsung bertanya.


" Ada apa...?" tanya Intan kepada ketiga sahabatnya itu...


Lalu Diandra menceritakan apa yang di katakan oleh Angelina kepada mereka namun setelah Diandra bercerita Intan menyambutnya dengan ber oh ria saja itu membuat ketiganya kesel kepada Intan.


" Lo... itu di ceritain malah oh doang jawabnya..." seru Diandra kesel.


" Itu mah gue dah tau guuys..." seru Intan santai membuat ketiganya terngangah langsung.


" Apa...??? lo udah tau..." seru Deliana kaget dan dianggukan kepala oleh Intan dengan santai.


" terus kenapa lo gak kasih tau kita sih....?" seru Diandra kesel.


" Iya itu karna permintaannya Angelina sendiri lah..." seru Intan santai.


" Setidaknya kan lo cerita ke kita aja.." seru Diandra.


" Ya gak bisa lah... kita itu di kasih amanah sama orang ya harus di jalankan apa lagi kalau sudah janji..." seru Intan bijak.


" Salut gue sama elu..." seru Bella kepada Intan bangga karena bisa menjaga rahasia sahabatnya dengan baik.


" Iya gue juga salut sama elu.." sahut Deliana.


" Ya udah lah yuk kita ke kelas... kalian gak ada kelas kan gue sama Deliana ke kelas dulu bye..." seru Intan kepada Bella dan Diandra lalu kepada Deliana mereka menuju kelas mereka dan meninggalkan Diandra dan Bella yang berada di kantin kampus.


๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’ BERSAMBUNG ๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’

__ADS_1


__ADS_2