
πΉπΉπΉπππππππΌπΌπΌπΊπΊπΊ
" Sonia dan yang lainnya kembali kedalam kelas, dikelas mereka hanya melihat lina sedang membaca buku,"
"Lina kamu kenapa sih?" tanya kiara.
" Aku enggak apa apa kok aku hanya gak suka aja kalau aku sedang makan ada orang yang mengganggu ku makan aku gak suka." seru lina dengan muka ketusnya.
" Udahlah lin, kita sudah negur dia" seru sonia.
" Eh guys gilang itu tampan ya " sahut dewi.
" Hahahahah tampan darimana wi" sahut sonia ketus.
" Hahahahahaha kayaknya ada yang suka nieee sama si gilang yuhuuui" sahut ardila menggoda dewi.
" Apaaan sih dil siapa juga yang suka sama dia sih." seru dewi malu malu
" Alah bilang aja lo suka sama gilang lihat noh muka lo aja udag kek kepiting rebus hahaha" seru dila yang semakin menggoda dewi.
" Linapun yang tadinya cemberut dan kesel sekarang tersenyum namun tak ada yang menyadarinya karna mereka fokus kepada dewi yang katanya menyukai gilang."
" Linapun langsung duduk santai disebelah kiara."
Setelah beberapa jam, jam pulang sekolahpun tiba.
" Linapun pulang kerumah orangtuanya karena besok libur jadi lina memutuskan untuk pulang"
Sesampau dirumah linapun masuk dan berteriak memanggil mamanya.
" Mama..... lina pulang..... yuhuuuu mamaku sayang lina pulang." teriak lina.
" Gak usah teriak teriak nak mama ada di dapur," sahut mamanya lina dari arah dapur.
" Hai mamaku sayang..." sapa lina sambil berjalan , menyalam dan mencium mamanya.
" Ingat rumah juga kamu dek," sindir mamanya lina.
" Ih mama aku sebel dan kesel ah, aku mau kekamar aja lah males adek disini" sahut lina sambil berjalan menaiki tangga dan masuk menuju kamarnya.
__ADS_1
" Dikamarnya dia merebahkan tubuhnya, dan langsung terbang ke alam mimpinya."
" Saat makan malam tiba, semua keluarga berkumpul untuk makan malam,"
" Mama linapun menaiki tangga menuju kamarnya lina, dan masuk membangunkan putri tidur itu.."
" Sayangnya mama bangun hei makan malam dulu nantik sambung lagi tidurnya sayang." sahut mamanya lina sambil menggoyangkan tubuhnya lina.
" Ma bentar lagi ya aku masih ngantuk ini mamaku sayang." sahut lina tanpa membuka matanya.
" Enggak ada bentar bentaran kamu makan gih cepetan nantik kalau kamu belum bangun juga mama akan ambil air untuk nyiram kamu loh dek, cepetan ya."
" Lina pun akhirnya bangun dari tidurnya dan pergi kekamar mandi untuk membasuh wajahnya, setelah itu dia turun dan bergabung untuk sarapan bersama keluarganya."
Setelah selesai sarapan lina dan keluarganya berkumpul diruang keluarga
" Dek ingat pulang juga kamu dek" sindir ppanya lina.
" Tau ah lina kesel, gak pulang salah, udah pulang juga salah, sebenarnya lina males pulang tapi karna kangen sama masakan mama ya terpaksa lina pulang" sahut lina pura pura cemberut.
" Oh jadi cuman kangen masakan mama saja ,π hmmm jadi kamu gak kangen nih dek sama mama dan papa," sahur mamanya lina
" Emang kita kenal ya," sahut lina.
" Oh gitu ya sama abang oke fiks" sahut briant pura pura ngambek
" Hahahahahaπππ abangku yang tampan gak boleh cembelut gitu dong nantik tampannya hilang loh," sahut lina menggoda abangnya.
" Hahahaha πππ adek abang ini udah pintar banget ngegombal," sahut briant dengn tersenyumπ.
" Kak bianka, dari tadi diam diam bae nawon kak". sahut lina.
" Kakak gak ada yang mau kakak bahas sama kalian dek," sahut bianka.
" Kakak yakin gak ada yang mau kakak omongin," sahut lina selidik.
" Iya dek" sahut biangka singkat.
linapun menganggukan kepalanya.
__ADS_1
" Lalu linapun mengambil handphonenya dan mengetik sesuatu disana."
π " Kakak yakin gak mau cerita sama aku soal orang yang lagi deket sama kakak, hmmm apa perluh aku yang cerita sama papa dan mama kak soal pria itu" pesan lina ke kakaknya
" Tak lama terdengar suara notif pesan di handphonenya bianka"
" Sekilas dia melihat nama sipengirim, saat dia tau, biankapun melirik adiknya dan sambil membaca pesan itu, sungguh adiknya jahil sekali , biankapun kaget."
" Lina yang melihat ekspresi kakaknya langsung mejahili kakaknya."
" Papa hmmm lina mau memberitahukan sesuatu" kata lina sambil melirik kakaknya
" Bianka yang dilirikpun memberikan isyarat agar adiknya itu tak memberi taukan kalau dia sedang dekat dengan seseorang."
" Emang adek mau bilang apa" sahut papa Martinus"
" Itu pa besok lina pengen jalan jalan boleh dong lina mintak uang jajan" kata lina sambil tersenyum ππππππ.
" Kirain kamu mau bilang apa taunya cuman mintak jajan doang, beres itu aman nantik papa kirim ke atm kamu ya dek, " sahut papa Martinus.
" Makasih papaku tersayang, " sahut lina sambil tersenyu π dan memeluk papanya.
" Giliran ada maunya aja bilang makasih dasar kamu anak nakal." sahut papa Martinus sambil mencubit hidungnya lina.
" Yasudah kalian pergi tidur gih ini sudah malam" perintah mama Mariana sambil berjalan pergi kekamarnya.
" Iya ma beres" kata ketiga bersaudara itu. ketiganyapun langsung bergegas menuju kamar mereka masing masing. namun bianka mengikuti luna masuk kekamar adiknya.
" Ada apa kak bianka masuk ke kamar ku" tanya lina datarπ
" Dek gak usah pasang muka datarmu itu, kakak hanya ingin kamu jawab jujur kamu tau darimana kalau kakak sedang dekat dengan seseorang dek" tanya bianka.
" Kakak lupa kalau adikmu ini satu sekolah denganmu," kata lina dengan muka datarnyaπ. jadi aku tau semuanya kak.
" Hmmm baiklah kalau begitu cukup kamu aja yang tau," kata bianka.
" Aku gak janji kak" sahut lina sambil merebahkan tubuhnya dikasur empuknya.
" Terserah padamulah dek aku mau kekamarku" sahut bianka sambil berjalan keluar kamar adiknya.
__ADS_1
πBERSAMBUNG........πΉπΉπΉπΉπΉπΉ