KISAH ANGELINA

KISAH ANGELINA
HANGOUT BARENG CALON ADIK IPAR


__ADS_3

POV RINJANI


* Aku gak tau aku salah apa sama adik angkat pacarku itu... tapi aku merasakan hal itu dia seperti menghindari dariku... entah lah apa yang saat ini dia pikirkan .... aku memang baru mengenalnya beberapa bulan tapi jika aku bersama dengannya bisa merasakan kedamaian ya g ada di hatinya... Dia pandai menyembunyikan perasaannya kepada siapa pun termaksud dengan Yarman..


Sejak kemaren dia selalu menghindar dari ku... entah lah apa salah ku padanya tapi jujur aku tidak tau.. ingin rasanya aku lebih dekat dengannya seperti dirinya dengan Ajeng tapi sepertinya dia menjauhkan dirinya dariku... entahah apa yang saat ini dia pikirkan...


Dengan segalah cara aku lakukan untuk bisa dekat dengannya... kebetulan saat ini di mansion Yarman sedang kehabisan bahan tadi pagi Yarman menyuruh ku untuk berbelanja dia memberikan ku kartu kredit nya untuk berbelanja... dan mengajaknya namun dia menolak karna dia ada kesibukan sendiri....


Lalu aku pun mengajak Yurina... awalnya dia Ingin menolak jika saja abangnya tak menjawabnya dengan cepat...


Dengan berat hati sia menolaknya....


Saat ini kami sedang di pusat perbelanjaan


" Yuri...kamu mau beli apa...?" tanyaku pada Yurina...


Dia hanya menatapku sekilas lalu tersenyum... aku curiga dengan senyumannya yang sangat berbeda dari biasanya.


" Sepertinya dia merencanakan sesuatu...?" gumamku dalam hari.

__ADS_1


Lalu aku menatapnya sekilas... dia mengambil beberapa cemilan lalu memberikan padaku...


" Ini... saja cukup aku gak mau membeli makanan batik gak habis..." seru Yurina kepadaku.


" Gak apa apa beli saja yang lain jika kamu mau..." seru ku padanya.


" Tidak tidak..." katanya.


" Kamu gak mau nih aku bayarin..." seru ku padanya.


" Tidak.." seru Yurina sambil berjalan mendahuluinku.


" Hmmm sudah itu saja aku tunggu di mobil..." seru Yurina saat aku baru membayar belanjaan sambil membantuku membawakan barang dia pergi duluan


" Oke fiks dia menghindari ku." gumamku dalam hati sambil memasuki mobil dan duduk di sebelahnya.


" Yuri... kamu sebenarnya kenapa....sih kek menghindari aku saja ada apa...?" seru ku lada Yurina lalu bertanya padanya.


Jujur aku lebih suka dia menggodaku atau menjahili atau apalha dari pada melihatnya mendiamkanku seprti ini aku bingung dengan sikapnya yang sulit ku tebak ini... Entahlah apa yang dia pikirkan aku gak tau..

__ADS_1


Yang jelas aku ingin membuat dia bisa dekat denganku....


Dia lebih nyambung bicara kalau masalah pribadi....nyaman juga... kalau kita serius bicara dengannya maka keluarlah kata kata bijak dari calon pendeta ini.


Aku pun sering berbagi cerita dengannya...... saat itu juga aku menilainya pribadi yang dewasa... memiliki tanggung jawab yang sangat luar biasa. ..pantasan saja om Yusman dan tante Yana mengangkatnya jadi anak... sedangkan keluarga kandung nya saja orang orang hebat....


juju jika suatu saat dia mengingat semuanya dia pasti melupakanku.


* Hahaha aku gak bisa lagi dengar canda tauwanya itu....*


Gak terasa mobil Yurina sudah sampai di mansion DIWANGSA.


Aku dan Yurina pun turun lu dia membantuku membawakan barang belanjaan dia menaruhnya di depan kulkas.


" Saya ke kamar dulu nantik kalau saya gak lagi mager saya akan bantu..." seru Yurina berkata formal denganku.


" Nah kan dia begitu biasanya dia akan memanggilku sebagai kakak ipar atau embel embel calon kakak ipar kadang juga dia memanggil namaku... tapi ini apa dia berkata 'saya' tanpa menyebut namaku..." seru Rinjani dalam hatinya..


Ah sudah lah aku pun langsung mengganti pakaian ku dan bersih bersih.....

__ADS_1


POV RINJANI END


🌲🌲🌲 BERSAMBUNG 🌲🌲🌲


__ADS_2