
Saat keduanya sedang berbicara dan bercanda tiba-tiba pintu ruangan Salimah terbuka dan terlihat lah siapa pelakunya.
" Astaga... " pekik Salman sambil melihat ke arah pintu.
" Imah im " seru ketiga sahabat Salimah bersamaan sambil memasuki ruangan rawat Salimah.
" Mereka siapa bang? " canda Salimah pada Salman
" Abang gak tau " seru Salman cuek.
" Ish Imah lo kok gitu sih " seru Tasya merajuk
" Dia beneran gak kenal sama kalian alias amnesia " seru Salman sambil menatap sang adik.
" Yaudah dek abang tinggal keluar dulu ya kamu kenalan gih sama mereka siapa tau ada yang cocok buat jadi ipar " seru Salman lalu pergi keluar tanpa melirik ke arah Flora
" Ish abang aku gak setuju salah satu dari mereka jadi ipar aku " seru Salimah
Deg...
Jantung Flora berdegup kencang saat Salimah mengatakan hal itu.
" Imah lo beneran gak ingat kita siapa? " seru Nada dengan pelan
Salimah menatap ketiganya tatapan Salimah jatuh pada Flora yang kelihatan pucat, seketika Salimah tersadar dari ucapan terakhirnya.
" Gue bercanda, gue kan cuman kelelahan doang masa iya sampai amnesia segalah " seru Salimah sambil tersenyum.
" Sebenarnya lo kok bisa sih duel basket sama Rosaline? " tanya Tasya pada sahabatnya itu.
" Panjang cerita nya kalau gue cerita sekarang gak bisa besok deh gue cerita ya oh ya kalian balik gih udah malam juga,, bukan gue ngusir kalian tapi takutnya kalian di cariin sama orang tua kalian " seru Salimah
" Uhhh perhatian banget deh sahabat gue " seru Nada seraya memeluk tubub Salimah
" Ya udah kita balik ya " seru Nada dan Tasya bersama an.
" Iya, " seru Salima
" Imah aku balik ya cepat sembuh " seru Flora
" Oke thanks ya " seru Salimah pada ketiganya
__ADS_1
" Sip " seru ketiga sahabatnya itu bersama an.
Tak lama setelah ketiga sahabat Salimah keluar Salman masuk
" Bang temenin mereka di jalan aku gak mau terjadi sesuatu sama mereka " seru Salimah pada abangnya.
" Kamu gak apa-apa abang tinggal kan " seru Salman
" Gak apa-apa bang " seru Salimah sambil tersenyum bahagia
" Ya sudah abang nemenin mereka dulu ya " seru Salman dan di anggukan kepala oleh Salimah.
Sesampai di parkiran Salman menatap ke arah ketiga sahabat adik nya itu
" Saya temenin kalian ya dari belakang " seru Salman.
" Apa gak merepotkan kak Salman " seru Tasya pada Salman
" Gak apa-apa " seru Salman
" Kak itu Flora bareng kakak ya " seru Nada pada Salman, Pria itu menatap ke arah Flora
" Gak usah aku bisa pesan ojek aja kok " seru Flora sesaat.
Flora yang di tatap begitu hanya terdiam saja.
Lalu mereka pun meninggalkan parkiran
Di dalam mobil Flora dan Salman saling diam tak Ada satu pun yang membuka suara. hingga tiba-tiba seeing telfon membuyarkan lamunan keduanya.
Salman melihat ke layar handphonennya dan tertera nama Sinta di layar tersebut dan sesaat Salman menatap ke samping nya ternyata Flora menatap dirinya saat itu juga.
Salman menerima sambungan telfon tersebut.
๐... Hallo ta Ada apa malam-malam begini menelfon? Salman bertanya dengan sambil menyetir.
๐ฑ.. Salman bagaimana keadaan Salimah? " Sinta bertanya.
๐.. Dia baik-baik saja Ada apa? " Salman pun bertanya kembali
๐ฑ " Enggak apa-apa Aku hanya khawatir sama dia " seru Sinta dari ujung sebrang Sana. sesaat terdiam tapi tiba-tiba
__ADS_1
๐ฑ"Salman besok temenin Aku ya makan siang sekalian Aku ikut kamu bezuk Imah " seru Sinta kepada Salman.
๐... " Hmmm baik lah Aku akan temenin kamu " seru Salman sambil melirik ke arah Flora.
๐ฑ " Terimakasih Salman Aku senang kamu gak berubah sama Aku " seru Sinta pada Salman
Salman tak menjawab namun dia langsung mematikan sambungan telfon nya.
Sesaat dia menatap ke arah Nada dan juga Tasya
" Kak Salman terimakasih sudah menemanin kita ya kak, kakak hati-hati di jalan titip teman kita ya kak " seru Nada pada Salman lalu mengedipkan mata nya ke arah Flora
" Sama-sama kalau begitu saya permisi dulu " seru Salman lalu menyalakan kembali mobil nya menuju rumah Flora.
" Kamu sudah makan? " tanya Salman sambil menatap ke arah Flora
" Belum kak " seru Flora jujur
" Kita makan dulu yuk " ajak Salman sambil turun dari mobil di susul oleh Flora ketika mereka sampai di warung nasi goreng.
" Kak " panggil Flora saat mereka sudah duduk
" Iya kenapa? " tanya Salman menatap Flora
" Kakak masih berhubungan dengan Sinta " seru Flora cemburu.
" Masih " seru Salman santai hal itu membuat Flora menatap ke arah Salman dengan tatapan yang sulit di artikan.
" Kenapa? " tanya Salman.
" Kakak gak mau hubungan kita di ketahui oleh orang lain " seru Flora.
Salman menatap ke arah Flora lalu.
" Bukannya kamu sendiri yang menginginkan hubungan kita ini tidak di ketahui oleh orang lain " seru Salman.
" Tapi kak aku_ " seru Flora terpotong saat pesanan merka datang
" Kita makan dulu " seru Salman sambil tersenyum tipis hingga Flora tidak dapat melihatnya.
Lalu mereka pun menikmati makan malam mereka berdua
__ADS_1
...โโโโโโโโฎโโขยฐโยฐโขโโฎ โโโโโโ...
...โโโโโโโโฎโโขยฐโยฐโขโโฎโโโโโโโ...