
* Satu tahun kemudian....*
Sudah setahun SOKIARDE tidak mengetahui keberadaan Angelina yang sesungguhnya kecuali Ardila yang sudah mengetahui segalanya... apa yang terjadi di taman dekat caffe X.
Sejak dia tau jika ketiga sahabatnya terlibat atas kematian Angelina .... Ardila mulai menjaga jarak dari ketiga orang itu dengan cara halus... seperti saat ini saat keempat orang itu baru keluar dari kelas mereka.
" Dill lo sibuk gak hari ini....?" tanya Dewi.
" Hmmm gue ada urusan di kantor papa gue..." seru Ardila jujur sebab di sela perkuliahannya dila juga membantu papanya mengurus perusahaan.
" Iya... lo sibuk terus dill... kapan lu bisa ngumpul bareng kita lagi sih..." seru Sonia.
" Kapan kapan aja ya guys... yaudah gue balik dulu..." seru Ardila sambil memasuki mobilnya dan meninggalkan area kampus...
Setelah pergi dari kampus di menuju kantor papanya yaitu perusahaan SJY Corp
Sesampai di ruangan sang papa dia pun membantu papanya menyelesaikan tugas tugasnya.
" Pah... aku pulang duluan ya... udah sore..." seru Ardila berpamitan pada papanya.
" Iya nak hati hati..." seru papa Ardila.
" Iya pah..." seru Ardila lalu pergi meninggalkan ruangan papanya.
Dia pun pergi sesaat dia melewati sebuah taman dia teringat dengan Angelina yang selalu mengajaknya ke taman itu.
" Lihat lin... tiap hari aku melewati jalan ini tapi masih tetap sama gak ada berubah Lin..." gumam Ardila sambil menatap taman itu
Sesampai di rumah Ardila menghela nafas dengan berat lalu tertidur.
* Di lain tempat *
Tiga orang gadis sedang tertawa bercanda di caffe X tempat dimana mereka biasa ngobrol bersama . mereka mengenang masa masa saat berlima dengan Ardila dan Angelina
" Eh... udah setahun ini gue perhatiin Ardila kek ngejauhin kita gitu ya... ada apa sih sama dia...?" seru Dewi lalu bertanya.
" Gue juga gak tau sih... ada apa sama dila..." seru Sonia.
" Gue rasa kita ngelakuin satu kesalahan yang belum kita ketahui.... " tebak Kiara.
" Kek nya enggak deh..." seru Dewi menerka nerka
" Dari pada kalian bingung mending besok kita tanyakin aja sekalian sama orangnya langsung..." seru Sonia.
" Ide yang bagus..." seru Kiara.
" Hmm. udah kalian makan dulu gih.." seru Sonia.
" Eh tapi ada satu masalah lagi..." seru Dewi tiba tiba.
" Apaaannn..." seru Sonia dan Kiara bersamaan.
__ADS_1
" Soal Angelina guys..." seru Dewi.
" Oh iya biasanya dia update terus di medsos..." seru Sonia.
" Iya terutama di ig ya kan.." seru Kiara.
" Hmmm itu yang gue pikirin biasanya dia selalu update... tapi kalau gue lihat instastory nya sih terakhir dia update itu seminggu sebelum kita berantem sama dia itu aja yang gue lihat dan terakhir..." seru Dewi.
" Iya ya gue bingung ini... maunya gue mau mintak maaf sama dia.... ahk sudah lah...." seru Sonia....
* Keesokan harinya *
Di kampus K...
pagi itu Ardila berangkat lebih pagi... namun di tengah perjalanan dia tak sengaja melihat orang yang dia kenal....
" Eh itu bukannya Ayumi ya... ada apa dengannya..." gumam Ardila sambil mengemudikan mobilnya dan mendekati Ayumi
" Tin...tin..tin.." suara klaksonnn...
" Hei... kamu Ayumi kan.." tebak Ardila.
" Iya Ardila... ini gue Ayumi ada apa...?" tanya Ayumi.
" Motor kamu kenapa...?" tanya Ardila.
" Batuk nih motor..." canda Ayumi.
" Iya bisa lah dil .... kalau kamu haus... terus tenggorokan kamu kering .... kamu butuh apa coba..." seru Ayumi santai.
" Iya kalau aku haus ya minum air lah.... emang minum apa lagi..." seru Ardila yang tidak tau menau maksud dari Ayumi.
" Ya tinggal minum bensin aja susah amat..." seru Ayumi.
" Hahaha lucu kamu..." seru Ardila...
" Jadi..." seru Ardila.
" Jadi ya motor aku kehabisan bensin nona... itu aja gak tau..." seru Ayumi kesel.
" Hahahaha oke oke aku ngerti... gini deh kamu telfon orang biar jemput motor kamu bawah kerumah aja terua kamu ikut aku ke kampus biar gak telat..." seru Ardila.
" Oke...tadi sih udah telfon bentar lagi ke sini kok " seru Ayumi.
Tak lama seseorang datang dan membawa motor Ayumi kerumah keluarga Angelina.
Di mobil Ardila.
" Gimana yum kabarnya...?" tanya Ardila.
" Sejak Angel di kabari meninggal aku dan keluarga di suruh menetap di rumah keluarganya... keluarga HALIM termaksud om dan tante udah sangat. baik sekali sama keluarga ku Dil... oh ya kamu tau kak Bia memiliki insting sangat baik..." seru Ayumi.
__ADS_1
" Apaaann..?" seru Ardila penasaran
" Jika Angelina masih hidup... sama seperti kabar duka beberapa tahun lalu .." seru Ayumi.
" Kamu serius..." seru Ardila antusias.
" Iya ini baru pradugaan kak Bia..." seru Ayumi
" Mudah mudahan itu beneran..." seru Ardila.
" Tapi kita harus menyembunyikan ini dulu karna keselamatan nya Angelina harus di jaga aku percaya Angelina masih hidup...." seru Ayumi yakin.
" Kenapa kamu bisa seyakin itu..." tanya Ardila
" Karna filling seseorang gak pernah salah... coba deh kamu rasakan pasti kamu akan tau rasanya..." seru Ayumi bangga.
" Iya ya... aku percaya padahal ya aku lebih kenal dia udah cukup lama tapi aku gak bisa rasakan hal itu..." seru Ardila merasa cemburu kepada Ayumi.
" Sudah lah gak usah merasa bersalah begitu... dah ya... oh ya makasih sudah izinin aku nebeng sama kamu aku duluan kekelas ya... bye makasih..." seru Ayumi sambil keluar dari mobil Ardila
" Iya sama sama..." seru Ardila lalu tersenyum.
Setelah itu Ardila pun memarkirkan mobilnya lalu keluar dan pergi menuju kelasnya...
Di kelas dia sudah melihat ketiga sahabatnya... laku dia duduk di sebelah Dewi tanpa menyapa ketiganya.
" Woi dil... diam diam bae lu... kenapa lu..." seru Sonia.
" Apa...dia nanya gue kenapa.... gak salah denger gue nih..." gumam Ardila dalam hati sambil menatap datar Sonia.
" Kenapa tuh muka lo kek baju gak di setrika aja lu.." sewot Sonia.
" Loh bisa diam gak sih... gue tuh lelah tau gak..sih.." seru Ardila kesel.
" Lo kenapa malah marah marah sih gue kan nanyanya baik baik.." seru Sonia.
" Sudah sudah ngapain pada brantem sih..." seru Kiara.
" Kalian gak usah gangguin gue terus gue lelah plis kasih gue ketenangan untuk sesaat..." seru Ardila.
SKIP selesai jam kuliah
Sonia Dewi dan Kiara merasa heran ada apa dengan Ardila kenapa dia marah marah... berbagai pertanyaan muncul di benak dan pikiran ketiganya...
" Dengan penuh keberanian ketiganya mendekati Ardila dan bertanyan tentang kesalahan mereka...."
" Dil... lo kok diemin kita sih... kita salah apa sama elu..." seru Sonia
" Iya dil... kasih tau kita apa sih salah kuta sampai sampai lo gak mau bareng kita lagi..." seru Dewi.
" Gue udah bilang JANGAN GANGGUIN GUE.... GUE SIBUK PAHAM GAK SIH KALIAN DENGAN BAHASA MANUSIA..." seru Ardila marah lalu keluar dari kelas meninggalkan ketiga orang tersebut
__ADS_1
π·π·π· BERSAMBUNG π·π·π·