
Setelah dokter edo keluar dari memeriksa keadaan Angelina yordan dan papa Yusman baru masuk...
" Mah... gimana kata dokter tadi..." tanya papa Yusman yang melihat mama Yana senyum senyum gitu.
" Mah....mama kenapa senyum senyum begitu mama gak kesambet kan.." seru Yordan yang langsung mendapat tabokan kulit jeruk di mukanya.
" Sembarangan kamu kalau bicara..." seru Mama Yana bahagia
" Tadinkata dokter ada kemungkinan Angelina akan sadar dari tidur panjang nya ini..." seru mama Yana menjelaskan.
" Mama serius..." seru Yordan dan papa Yusman bersamaan..
" Iya pah... mamah serius..." seru mama Yana jujur...
" Jadi mama sudah siap dong kalau Angelina akan kembali kepada keluarganya..." seru Yordan menggoda sang mama namun tiba tiba senyum mama Yana langsung surut mendengar penuturan sang anak..
Niat hati ingin menggoda sang mama malah membuat mamanya baper...
Namun dengan santai nya Yordan berkata.
" Mama harus iklas apa yang akan terjadi jika nantik dia sadarkan diri. ." seru Yordan
" Iya mama akan iklaskan semua nya jika nantik dia akan sadarkan diri..." seru mama Yana sambil menatap sendu wajah Angelina.
Sekitaran pukul 15 :30 Dokter masuk ke ruangan Kamelia dan memeriksa keadaan Kamelia.
__ADS_1
" Bagaimana dokter...?" tanya papa Yusman.
" Keadaannya sekarang sudah sangat membaik kita tunggu saja dia sadarkan diri... kalau gitu saya permisi..." seru de edo.
" Iya dokter terimakasih ..." seru papa Yusman.
Sedangkan mama Yana sedang melamun dengan tatapan kosongnya.
" Mah... mama gak usah sedih jika nantik dia sadarkan diri kita bisa meminta dia kepada kedua orang tuanya papa sangat kenal dengan tuan Martinus... dia memang tidak akan membiarkan orang lain menyentuh atau melukai anaknya jadi kita harus iklas apa yang akan terjadi..." seru papa Yusman membuat mama Yana menatap lurus.
" Papa tau kan selama setahun mama mengurusnya dengan keadaan begitu mama baru merasakan bisa memiliki seorang anak perempuan pah... apa iya mama harus mengikhlaskan dia untuk pergi pah.." seru mama Yana sendu.
" Sudah lah mah.. kita masuk dulu kita lihat keadaannya.." seru papa Yusman.
" Nak... meskipun kamu bukan anak kandung saya... tapi kamu sudah saya anggap sebagai anak saya sendiri... kamu bangun ya... nantik kedua abang kamu akan datang kesini..." bisik mama Yana di telinga Angelina
Angelina pun merespon dengan mengeluarkan air matanya... mama Yana pun melihat hal itu.
" Pah.... lihat pah... Dia merespon mama..." seru mama Yana senang saat melihat Angelina meneteskan air matanya
Papa Yusman pun sangat senang melihat Angelina bisa merespon mama Yana saat itu
Tak lama terlihat Angelina menggerakkan tangannya perlahan dan saat bersamaan dua pria tampan masuk ke dalam ruangan Angelina di rawat.
" Ma...pah... sapa kedua putra pak Yusman.
__ADS_1
" Yordan... Yarman kalian datang nak..." seru mama Yana sambil menatap kedua putra nya.
" Jadi ini calon adik bungsuku wah cantik sekali bang... andai dia tidak dianggap saudara aku ingin mempersunting nya bang..." seru Yarman bercanda.
" Sembarangan kamu... dia akan jadi adik kamu gak ada suka suka sama adik sendiri... ingat kamu masih ada Rinjani ...." seru mama Yana mengancam Yarman.
" Iya mah iya... aku hanya bercanda..." seru Yarman sambil duduk di samping Yordan.
" Pah... gimana keadaan Angelina..." tanya Yordan pada sang papa...
" Kata dokter sih sudah mulai membaik kita tunggu jika dia sadar..." seru papa Yusman
Lalu Yordan mendekat ke arah Angelina dan mendekatkan dirinya lalu berbisik di telinga Angelina.
" Hei... nona cantik adikku yang manis cepat lah bangun aku ingin kamu memanggilku abang meskipun kamu bukan saudara kandung abang tapi kamu akan jadi adik abang..." bisik Yordan.
Angelina pun kembali merespon dengan menggerakkan tangannya... Yordan melihat itu pun tersenyum.
" Kau mendengarkan ku... cepat lah sembuh....mah...lihatlah dia meresponku mah..." seru Yordan bahagia. lalu ketiga orang itu mendekat dan melihat bahwa Angelina mulai menggerakkan tangannya... saat itu juga papa Yusman memanggil dokter edo.
Setelah dokter edo memeriksa keadaan Angelina dan terlihatlah raut wajah bahagianya
Lalu dokter eso mengatakan keadaanya sangat baik cuman kita akan tau jika saat dia sadarkan diri... tunggu lah beberapa saat lagi..." seru dokter itu dan langsung berpamitan.....
🌺🌺🌺 BERSAMBUNG 🌺🌺🌺
__ADS_1