KISAH ANGELINA

KISAH ANGELINA
Season 2 ( Salmantha Sang Idola Caffe )


__ADS_3

Setelah berpamitan kepada adiknya , Salman pun pergi ke fakultasnya bersama Alya sepupunya,


Sesampai di kelas Salman duduk di kursinya dengan santai tanpa beban,,,


" Man lo dari mana aja sih kita cariin juga " seru Rio pada Salman dianggukan kepala oleh Harun


" Dari jonggol gue " seru Salman seraya bercanda.


" Hahahahaha bercanda aja lo " seru Harun


" Seriusan lo habis dari mana sih " seru Harun


" Tadi gue dari fakultas adik gue,,, dia ngajak gue makan bareng , terus dia ngejodohin gue sama teman-temannya gitu " bohong Salman tanpa menatap ke arah kedua sahabatnya itu.


" Seriusan " seru Rio tak percaya.


" Iya lah " seru Salman sambil mengeluarkan buku dari dalam tasnya.


" Ya ampun Salman mana ada cewek yang mau sama cowok kek elu.. rambut kek mangkok gini akh gilak emang lo " ledek Harun, seketika Salman mengehentikan kegiatannya.


" Lo benar gak ada saru pun cewek yang tahan sama gue,,, kalau pun ada dia adalah gadis yang bodoh... " seru Salman, sentak saja ucapan Salman barusan mampu membuat Sinta menatap ke arah punggung Salman


" Gue sadar gue gak tampan juga gak romantis sama cewek,, siapa coba yang tahan sama gue... emang gue gak tau lagi mau bilang apaan ?? " seru Salman sambil menatap lurus


" Udah dong gak usah di pikirin kita mintak maaf deh " seru Harun


" Gak apa-apa " seru Salman


Tak lama dosen masuk dan memulai mata kuliah mereka.


Saat jam pulang kuliah Salman yang biasanya akan ikut dengan kedua temannya itu untuk latihan basket namun berbedah saat ini dia lebih memilih untuk pulang lebih dulu,


" Salman latihan yuk " ajak Rio


" Gak deh gue buru-buru mau handle resto bunda, soalnya bunda kerumah sakit banyak pasien katanya " seru Salman beralasan


Ya Salman sudah meminta kepada sang ayah dan bunda untuk mengurus sesaat restoran sedangkan Salimah diajak sang ayah mengurus perusahaan bersama sepupu-sepupunya yang lain.


Saat ini Salman sedang berada di parkiran bersama kedua temannya.


" Lo seriusan mau ke resto bukannya adik lo yang ngurus resto ya " seru Harun pada Salman


" Gue sama Imah itu udah ngadain live musik jadi gue yang ngisi acaranya gitu " seru Salman sambil menaiki motor miliknya.


" Wah seriusan lo yang ngisi acara live musiknya " seru Harun tak percaya.


" Iya " seru Salman sambil menatap ke arah kedua sahabatnya itu.


" Wah kapan-kapan kita kesana ya boleh kan " seru Rio


" Boleh dong " seru Salman senang.


" Yaudah gue balik dulu lo berdua semangat oke " seru Bagas


" Oke sippp " seru Harun sambil tersenyum bahagia.


Lalu Salman pun menyalakan motornya dan pergi meninggalkan kampus


Di sisi lain


" Imah... " teriak Nada sambil menatap kesel ke arah Salimah

__ADS_1


" Apaan " seru Salimah yang hendak keluar kelas bersama Flora


" Lo berdua sibuk terus kapan coba kita berempat bisa pergi jalan bareng gitu " seru Nada di anggukan kepala oleh Salsa.


" Sorry guys kita sibuk banget ya lain kali aja deh " seru Salimah hendak melangkah keluar kelas


" Tunggu bentar deh " cegah Salsa sambil menahan lengan Salimah


" Kalian berdua gak lagi sembunyikan sesuatu kan ya dari kita berdua " seru Salsa penuh selidik.


" Gak ada gak usah curiga deh " seru Salimah sambil menepis pelan lengan Salsa.


" Ya udah san gih " usir Nada dengan ketus...


Lalu Salimah dan Flira meninggalkan kelas dengan wajah keselnya Salimah


Sesampai di parkiran Salimah menaiki motor milik Flora mereka langsung menuju SS resto& caffe


" Flo gimana hubungan lo sama bang Salman ? " tanya Salimah pada saat mereka berhenti di lampu merah


" Hmmm seperti yang kamu lihat biasa-biasa saja " seru Flora santai


" Ku pikir kalian sudah melakukan candle light diner hahahaha " ledek Salimah


" Kita juga baru memulai hubungannya ya kemaren kan ya " seru Flora santai


" Lo serius gak sih sama hubungan lo dengan abang gue " seru Salimah


" Gue serius Im gue gak mungkin mempermainkan perasaan abang lo yang begitu tulus mencintai gue gitu " seru Flora


" Makasih lo udah menerima abang gue, jika suatu saat li sama abang gue gak bersama lagi gue harap kalian bisa menjadi teman bukan musuhan " seru Salimah sambil turun dari motor milk Flora karena mereka sudah sampai di depan SS resto & caffe milik Salimah juga Salman.


" Pasti Im " seru Flora sambil mematikan motornya.


...Pelabuhan Cintaku...


...🎵🎶...


...Aku telah memilihmu...


...'Tuk jadi pendamping hidupku...


...Aku telah meminangmu...


...Jadikan kau pelabuhan cintaku...


...Kuharapkan kau menerimaku...


...Seperti ini aku yang engkau tahu...


...Aku telah milikimu...


...'Tuk jadi penjaga hatiku...


...Aku telah punyaimu...


...Jadikan kau peraduan rasaku...


...Kuharapkan kau menerimaku...


...Seperti ini aku yang engkau tahu...

__ADS_1


...Inilah rasaku, ungkapan isi hatiku...


...Hanyalah untukmu, pelabuhan cintaku...


...Engkaulah hidupku dan juga matiku...


...Hanyalah dirimu, peraduan cintaku...


...Aku telah memilikimu...


...'Tuk jadi penjaga hatiku...


...Aku telah mempunyaimu...


...Jadikan kau peraduan rasaku...


...Kuharapkan kau menerimaku...


...Seperti ini aku yang engkau tahu...


...Inilah rasaku, ungkapan isi hatiku...


...Hanyalah untukmu, pelabuhan cintaku...


...Engkaulah hidupku dan juga matiku...


...Hanyalah dirimu, peraduan cintaku...


...Aku telah milikimu...


" Waw amazing abang suaramu menggema di seluruh ruangan ini " seru Salimah sambil masuk ke dalam caffe bersama sahabatnya Flora


Flora menatap ke arah kekasihnya itu, banyak pasang mata yang memandang ke arah Salmantha saat itu juga.


" Ish apa-apaan sih mereka menatap cowok gue kek begitu " seru Flora dalam hatinya kesel.


" Sungguh gue pngen banget deh nyolok tuh muka mereka ngeliat cowok gue " seru Flora kesel dalam hati..


" Flo lo nyumbang lagu kek gitu duet noh sama abang sana lihat no ara pengunjung seakan ingin menerkam abang lo tu " seru Salimah mengompori


" Gue duet apaan sama abang lo sih " seru Flora menatap ke arah Salimah.


" Ya nyanyi lah " seru Salimah santai.


" Gue gak bisa nyanyi suara gue jelek " seru Florq


" Lo gak mau gitu menunjukan kalau lo sebagai pemiliknya apaan " seru Salimah.


Tunjukin ke mereka kalau pacar nya Salmantha itu juga jago nyanyi " seru Salimah


Sejenak Flora berpikir ,


" Benar apa yang di bilang Imah gue harus tunjukan kalau gue bisa nyanyi kek cowok gue pasti bisa " seru Flora sambil menampilkan senyuman manisnya


" Gimana ? " tanya Salimah


" Gue setuju " seru Flora semangat


" Oke good semnagat buat lo, tapi sebelum tampil lo harus minum dulu biat tenggorokan lo gak kering amat saat nalyanyi nantik oke " seru Salimah dan diikuti oleh Flora dengan patuh,


Salimah bangkit dari duduknya dan berjalan ke arah panggung saat Salman telah berhenti be nyanyi satu lagu dan Salimah membisukan sesuatu kepada Salman sehingga pemuda tampan itu langsung tersenyum saat mendengar bisikan sang adik yang menurutnya luar biasa sekali ide adiknya itu.

__ADS_1


Sambil menunggu Flora Salmantha pun memulai memainkan gitarnya sambil tes drive lagu yang akan dinyanyikan nya nantik bersama sang kekasih.


...~*****~*****~...


__ADS_2