
Setelah keluar dari toilet Yurina bergabung bersama kedua orang tuanya sertan Yarman dan Rinjani.
" Kamu kenapa kusut gitu mukanya nak..." tanya mama Yana sambil menatap ke arah putrinya itu.
" Aku kesel mah..." seru Yurina.
3 kata yang keluar dari mulut manis nya Yurina mampu menghipnotis kedua besan mama Yana dan papa Yusman.
Mereka terpaku mendengar suara yang begitu lama mereka tak dengar..
" Yarman yang saat itu dekat dengan mertua abangya tiba tiba mengajak Yurina serta Rinjani jalan jalan sekitaran taman..."
" Dek... dari pada kesel... lebih baik ikut abang... jalan jalan yuk..." seru Yarman sambil berdiri dan diikuti oleh Yurina dan Rinjani.
" Yaudah iya deh malas nya aku disini..." seru Yurina.
" Abang tau dek kamu lagi kesel tapi setidak nya jangan lah ramah- ramah...-" seru Yarman terhenti.
" JANGAN MARAH MARAH BANG....." ralat Yurina dengan ketus lalu meninggalkan sepasang sejoli yang sedang menertawakannya
" Hahahhaa lucu sekali dia..." seru Rinjani dan dianghukan kepala oleh Yarman.
Setelah Yurina meninggalkan kedua sejoli itu dia pun duduk di bangku taman ... sesat kepala nya terasa pusing terlihat seperti puzzle dalam bayangannya...
" Akhkkkk kenapa kepalaku sakit... itu tadi bayangan apa ya.... sepertinya tempat ini aku pernah datangi... tapi kapan dan dengan siapa bukankah ini pertama kali aku kesini tapi seperti aku sudah lama mengenal tempat ini....." seru Yurina dalam hati sambil menyentuh kepalanya yang terasa sakit dan berat itu.
Yarman yang melihat adiknya menyentuh kepalanya berpikir... jika ingatan sang adik mulai terulang ...
" Dek ada apa...?" tanya Yarman saat sudah mendekat ke arah adeknya.
" Gak apa apa hanya saja aku seperti merasa sudah pernah datang kemari..." seru Yurina.
" Oh begitu... ya lah kamu pernah kesini kan kamu lahir dan besar disini dek..." seru Yarman santai.
" Benarkah.... aku baru tahu...." seru Yurina..
" Iya tahu tempe...tauge... telur ... terung lalu di campur dengan cabe cabean..." seru Yarman ngasal.
" Enak dong..." sahut Rinjani dan Yurina bersamaan.
" Hahahahhaa..." ketiganya tertawa lepas.
Namun tanpa mereka sadari ada beberapa orang yang melihat ketiga orang itu...
" Belll... lo lihat apa yang gue barusan lihat kan..." seru Intan..
" Iya ntan gue lihat... suaranya... wajahnya hampir mirip banget dengan Angelina... apa jangan jangan....-" seru Bella terhenti.
" Angelina..." sahut keduanya bersamaan.
" Nah itu yang gue pikir.." seru Intan.
__ADS_1
" Eh coba deh lo telfon Diandra..." seru Bella.
" Oke... bentar..." seru Intan sambil mencari kontak Diandra...
Tak lama Diandra dan Deliana datang bersama..
" Ada apa...?" tanya Deliana.
" Coba deh perhatiin ke arah sana... kalian tau itu siapa..?" tanya Intan sambil menunjuk ke arah Yarman Rinjani serta Yurina.
" Ya TUHAN itu kenapa dia mirip sekali dengan Angelina seru Deliana..
" SIAPA DIA KENAPA SIA MIRIP SEKALI DENGAN ANGELINA apa jangan jangan dia itu Angelina..." seru Diandra.
" Bisa jadi... kami juga berpikran begitu.." seru Bella
" Wah gak bisa di biarin ini kita harus cari tau siapa gadis itu ...." seru Intan.
" Setuju..." seru ketiganya bersamaan...
* back to Yurina *
Setelah berjalan jalan sebentaran Yurina beserta Yarman dan Rinjani kembali ke gedung.
Rinjani dan Yarman naik ke atas panggung...
sedangkan Yurina duduk di samping papa Yusman dan mama Yana
jreng....( sura gitar dari Yarman )
π¨π΅
* Kamu memang kamu memang yang aku mau
* Kamu memang kamu memang yang aku rindu
* Istimewa kau sungguh sangat istimewa
* Istimewa di dalam hatiku
π΅
* Maukah kamu terima cintaku
* Tanpa syarat tulus dari hatiku
* Tanpa syarat kamu terima aku
* Tanpa syarat untuk selamanya
π©π΅
__ADS_1
* Bila iya tolong kau bilang saja iya
* Bila tidak tolong kau bilang saja tidak
* Istimewa kau sungguh sangat istimewa
* Istimewa di dalam hatiku
π΅
* Maukah kamu terima cintaku
* Tanpa syarat tulus dari hatimu
* Tanpa syarat kamu terima aku
* Tanpa syarat ku di dalam hidupmu
* Maukah kamu terima cintaku
* Yang kurasa tulus dari hatiku
* Kan ku jaga kamu seumur hidup
* Kan ku jaga kamu seumur hidup
* Kan ku jaga kamu selamanya
π«π΅ ( Yarmam & Rinjani )
Maukah kami terima cintaku
Tanpa syarat tulus dari hatimu
Tanpa syarat kamu terima aku
Tanpa syarat ku didalam hidupmu
π« π΅ ( Yarman & Rinjani )
Maukah kamu terima cintaku
Yang kurasa di dalam hatimu
Kan ku jaga kamu seumur hidup
Kan ku jaga kamu selamanya 3X
Di akhir lagunya Rinjani dia tersenyum hangat kepada Yarman. dan Yarman membalas dengan mengedipkan sebelah matanya kepada Rinjani. lalu keduanya turun dari panggung dan bergabung bersama keluarga pak Yusman.
π΅π΅π΅ BERSAMBUNG π΅π΅π΅
__ADS_1