
Saat Angel telah sampai di kampus Intan telah menunggunya didalam kelas.
" Kamu kok baru datang." tanya Intan.
" Hehehe😃 tadi aku bangun kesiangan." seru Angelina.
Saat Intan ingin bertanya terdengar dari luar suara heboh.
" Guys.. guys... kalian tau gak ada masiswi baru loh gays cantik lagi haduuu..." seru salah satu mahasiswa di kleas Angel.
Mendengar hal itu Intan dan Angel hanya geleng-geleng kepala.
Tak lama dosen masuk bersama masiswi yang tadi mereka bicarakan.
salah satu mahasiswa bertanya kepada dosennya.
" Pak Hans itu putri bapaka ya cantik banget pak kenalin dong pak." seru salah satu mahasiswa.
" Edo diam...." seru pak dosen yang bernama Hans itu dengan tegas.
" Perkenalkana nama kamu di hadapan para manusia-manusia ini." seru pak Hans.
lalu mahasiswi itu memperkenalkan namanya.
" Hai perkenalkan nama Saya DELIANA PUTRI saya biasa di panggil Del oleh keluarga bisa juga lia hmmm saya anak bungsu dari 3 bersaudara.agama kristiani hm sekian dari saya trimakasih." seru Deliana memperkenalkan diri.
" Oke cukup gak gak perluh ada yang bertanya jika ada cukup di luar kelas saya. dan kamu silakan duduk di belakang kursi Angelina.... Angel angkat tangan..." seru pak Hans.
Lalu Angel mengangkat tangan nya
" Pak kenapabsaya angkat tangan kan saya gak ada salah apa-apa pak." seru Angel bercanda.
" Biar dia tau sama kamu." seru pak Hans kepada Angelina.
Lalu Deliana pun berjalan menuju kursi yang di tunjuk oleh pak Hans. saat dia melewati kursi Angelina dia sekilas tersenyum kepada Angel😊 lalu dia berjalan dan duduk.
Mata kuliah pak hans di mulai.
Setelah satu jam kelas pak Hans berakhir mahasiswa baru bisa bernafas.
" Angel sumpaaah. ya aku baru bisa bernafas saat pak Hans keluar haduuuu..." seru Intan .
" Huuuuffff ngeluh aja kamu hmm." seru Angelina sambil menghela nafas panjang.
__ADS_1
" Eh nantik temenin aku ke mall yuk." seru Intan.
" Ngapain aku gak bawah duit aku aja kesini cuman minjam mobil paman aku." seru Angelina santai.
" Yaa nantik aku bayarin deh ongkos minyak ahahahah😃." seru Intan.
" Gak ada gak ada kita itu sahabat masa iya aku mintak beliin minyak yang bener saja aku temenan sama kamu bukan karna kamu itu orang punya tapi karna kamu mau temenan sama aku si mata empat ini." seru Angelina sambil menatap Intan.
" Ululululu ah aku jadi baper ini." seru Intan sambil menarik Angel kedalam pelukannya
" Haaa... kamu laper ya makan lah..." seru Angelina." Yaudah ke kantin yuk." seru Angelina.
" Hmmm Enggak deh kamu aja aku mau ke perpus." seru Angelina
" Ngapain ke perpus." tanya Intan.
" Aku ngapain ke perpus... aku mau beli bakso....." bisik Angelina namun masih bisa di dengar oleh Deliana yang sibuk dengan handponenya. ya Deliana masih berada di kelas karena sia gak tau mau kemana.
" Emang ada bakso si perpus." tanya Intan dengan bodohnya.
" Hahahah 😃 ada kok." seru Angelina
" Seriusan." seru Intan.
" Hahahha😃 yauda ha aku lapar bye bye muach...." seru Intan sambil mencium jarak jauh .
" Iah ish sejak kapan dia jadi genit begitu ya ... aneh sekali perasaan kemaren masih baik-baik aja au ah ..." seru pada dirinya sendiri lalu beranjak berdiri ingin keluar.
Namun saat langkahnya sudah berada di ujung pintu seseorang menghentikan langkahnya.
" Tunggu.." seru orang itu.
" Hai... kamu mau kemana...?" tanya orang itu.
" Hmmm aku...mau cari bakso." seru Angelina.
" Hmmm bukannya tadi kamu bilang ke teman kamu mau ke perpus." seru Deliana.
" Itu tau kenapa nanya lagi." seru Angelina sambil melanjutkan langkahnya yang tetunda.
" Aku boleh ikut gak sama kamu." seru Deliana.
" Boleh ayok." seru Angelina mereka pun berjalan beriringan bersama.
__ADS_1
Sesampai di perpustakaan keduanya memilih buku yang akan mereka baca dan setelah menemukannya mereka duduk dan sambil membaca.
Sekilas Deliana menatap Angel. Angel yang tau dia di tatap langsung berkata.
" Jika ada yang ingin kamu katakan dan tanyakan silakan katakan saja apa yang ingin kamu ketahui." seru Angelina tanpa mengalihkan tatapannya dari bukunya.
" Ah iya kamu berteman hanya berdua saja sama yang tadi itu." tanya Deliana.
" Enggak juga sih hmmm aku berteman bertiga kok. sama Bella dia itu teman aku sejak SMA dan dia satu kampus sama kita di sini cuman dia ambil spesialis kandungan." seru Angelina.
" Oh begitu.. senang ya kalau sudah punya temen deket itu apa-apa pasti barengan betul gak sih." tanya Deliana kepada Angelina.
" Hm.. iya betul kamu pasti kok dapat temen yang jauh lebih baik kok." seru Angelina.
" Ah mana mungkin kebanyakan temen itu suka bermuka dua kamu tau kan maksud aku." seru Deliana.
" Yaya aku paham kok." seru Angelina.
" Aku sama kakak aku sama-sama kiah disini belum tentu juga bisa dapat temen yang tulus." seru Deliana.
" Hmmm jadi kakak mu juga kuliah disini." tanya Angelina.
" Iya kita saudara kembar." seru Deliana.
" Ohhh begitu." seru Angelina singkat.
" Hmm. kenapa kita tidak mencoba untuk berteman." saran Deliana.
" Apa mencoba berteman... aku dan kamu mencoba berteman...." seru Angelina dandi anggukan kepala oleh Deliana.
" Enggak deh nantik kamu bisa di bulu habis-habisan berteman dengan aku." seru Angelina tak percaya diri.
" Loh kok gitu." seru Deliana.
" Yaaa aku kan di beri gelar sikutu buku dan aku juga orang nya ceplas ceplos kalau sama Bella dan Intan" seru Angelina.
" Iya gak apa-apa lah mau ya..." seru Deliana.
" Oke deh tapi sebulan ya..." seru Angelina kepada Deliana dan Del pun setuju mereka akan mencoba berteman baik dalam waktu satu bulan
Setelah keduanya selesai dari perpus mereka kembali kedalam kelas dan mata kuliah selanjutnya akan di mulai.
🌸🌸🌸 BERSAMBUNG 🌸🌸🌸
__ADS_1