
Setelah sampai fakultas Salman langsung masuk kelas.
" Woi " teriak Harun membuat Bulan cs menatap Harun
" Apaan berisik " seru Rio
" Gue tadi nyusul kalian tapi malah gue gak nemuin kalian gimana sih " seru Harun
" Wah tadi kita ketemu ciwi-ciwi cantik banget " seru Rio kepada Harun.
" Dasar otak lo ya ciwi-ciwi muluk " seru Harun mencibir Rio.
" Yeeee biasalah " seru Rio
" Salman mana ? " seru Harun
" Astaga gue lupa " seru Rio menepuk keningnya.
" Io Salman manan? " tanya Windi.
" Si lapangan " seru Rio
" Run yuk latihan " seru Rio sambil menarik lengan Harun menuju lapangan.
" Hmmmm " gumam Harun
" Hmmmm baik lah " seru Windi sambil bangkit dari duduknya dan pergi ke lapangan basket.
Terlihat Salman sedang bermain basket dengan sanitanya.
Tak lama Sinta juga menyusul bersama Bulan, Sisil, juga Melfani...
keempat gadis itu melihat Salman bermain basket dengan sangat tenang.
" Wah Salman memang terbaik " seru Sisil
" Gue salut sama Salman " seru Melfani
" Ya gue setuju " sambung Sisil
" Akh gue pen peluk Salman boleh gak ya " seru Sisil sambil melirik ke samping nya dimana Sinta duduk dan hanya memandang lurus ke depan.
" Akh Salman semangat " teriak Windi paling heboh,,,,
__ADS_1
Salman menyugarkan rambutnya ke belakang.
Tak lama Salimah datang bersama ketiga sahabatnya dia duduk di samping seorang gadis berkacamata.
" Hai kami boleh duduk di sini " izin Salimah pada gadis berkacamata itu
" Ya silakan " seru gadis itu
" Aku Salimah " seru Salimah sambil mengulurkan tangannya kepada gadis itu.
" Aku Faridah " seru Faridah kepada Salimah sambil menerima uluran tangan gadis itu
" Nama yang bagus " seru Salimah sambil melepaskan tangannya.
" Terimakasih " seru Faridah sambil tersenyum
Sedangkan dari bagian barisan atas Sinta melihat Salimah datang bersama ketiga sahabatnya merasakan sesak di dadanya saat melihat adik orang yang dia cintai lebih dekat dengan orang lain ketimbang dirinya yang notabane kekasih abangnya.
" Apakah aku bisa bahagia bersama Salman sedangkan adiknya tak pernah menyukai kehadiran ku " seru Sinta dalam hati.
" Bukan aku tak menyukai dirimu tapi aku tak suka dengan dirimu yang terus bergaul dengan banyak pria tanpa memperdulikan perasaan saudara ku... camkan itu aku paling gak suka sama wanita seperti kamu " seru Salimah yang tiba-tiba sudah duduk di sampingnya membuat Sinta seketika kaget dengan kedatangan Salina barusan.
Setelah mengatakan itu Salimah pun kembali duduk di samping gadis berkacamata tadi.
Dia tersenyum penuh kemenangan terhadap Sinta...
Bisa di pastikan hubungan Salimah dengan Sinta kurang sehat.
" Kenapa dengan Imah ada apa dengannya " seru Salma dalam hati..
Seketika padangannya tertuju kepada Salman yang menyugarkan rambutnya ke belakang hingga membuat para wanita bersorak heboh melihat Salman bertingkah seperti itu
" Dasar saudara tebar pesona " seru Salimah lalu berdiri dari duduknya.
" Flo kita pulang yuk aku laper " seru Salimah sambil berdiri dan diikuti oleh Flora.
" Loh kalian mau pada kemana ? " hanya Nada
" Mau balik " seru Salimah
" Oh " seru Nada membialtkan bibirnya.
Lalau Salimah dan Flora pun pergi meninggalkan lapangan tempat Salman latihan....
__ADS_1
...πΊπ΄π΅π»πΌπΎπΏπ·π±πππ²ππ³...
...π΅πΆπΆ...
...( "Indah Pada Waktunya" )...
...Ada waktu tuk berduka...
...ada waktu tuk bersuka...
...ada waktu tuk berdiam...
...ada waktu tuk berkata...
...Namun diatas s'galanya...
...ku tahu Allah ku bekerja...
...mendatangkan kebaikan bagi yang mengasihiNya...
...Di saat yang kualami...
...tak sp'erti yang kuingini...
...di saat tiada jawaban...
...mengapa harus terjadi...
...Namun diatas s'galanya...
...ku tahu Allah ku bekerja...
...mendatangkan kebaikan bagi yang mengasihiNya...
...Reff:...
...Mungkin tak kupahami...
...apa yang kini aku alami...
...namun ku tahu pasti...
...Kasih Allahku takkan berhenti......
__ADS_1
...kan ku s'rahkan semua pergumulanku padaMu Yesus...
...karβna ku tahu pasti semuanya kan jadi indah pada waktunya......