
Keesokan harinya Kiara terbangun dari tidur nyenyak nya lalu dia melaksanakan ibadah subuh nya dan bergegas mengganti seragamnya dan berangkat sekolah. namun saat membuka pintu kamarnya dia sekilas melihat kado dari lina yang belum dia buka, lalu Kiara membuka kado pemberian lina itu... perlaha. dia membuka terlihat dari bungkusan kotaknya kalau isinya kamera yang selama ini sangat Dia inginkan.
" Haaaa kamera... ini kan kamera yang dulu aku inginkan tapi waktu itu sangat mahal hmmm. kok lina bisa tau ya." seru Kiara bahagia.
* Flahs back on *
saat jam pulang sekolah Kiara mengajak Lina untuk ke pusat perbelanjaan lalu mereka pergi dengan menggunakan motor milik Kiara. sesampai mereka di pusat perbelanjaan mereka langsung memilih barang yang mereka cari sedangkan lina saat itu hanya membeli cemilan saja.saat lina selesai membayar cemilannya dia mengikuti Kiara. namun Kiara terhenti saat melihat sesuatu Angelina pun mengikuti arah tatapan Kiara.
Hmmm. " aku akan belikan buat kamu sahabatku ." seru Angelina dalam hati nya.
* Flashback off *
" Hmmm ini kan satu-satunya keinginan ku ternyata kamu membelikannya buatku Lin aku janji akan menjaga pemberian dari mu aku merindukan mu saat ini cepat lah kembali jika kamu sedang tidak ada di kota ini." seru Kiara. saat dia mengangkat kamera itu dan ingin menstel kameranya dia melihat selembar surat yang terselipkan di kamera itu Lalu Kiara mengambil dan membacanya.
* isi surat dari lina *
Kiara kamu apa kabar oh ya SELAMAT ULANG TAHUN YA SAHABATKU YANG TERBAIK TERSAYANG TER THE BEST DAN SEGALAHNYA BUATKU SEMOGA PANJANG UMUR SEHAT TERUS DAN BAHAGIA SELALU. JIKA AKU MASIH BERNAFAS LAGI MAKA AKU AKAN MENEMUI.... TETAPI JIKA AKU TAK LAGI ADA DIDUNIA YANG SAMA DENGANMU MAKA DOAKAN SAJA AKU TETAP BAHAGIA... SELALU SEMANGAT MENGHADAPI MASALAH YA DAN JADILAH PRIBADI YANG DEWASA WISH YOU ALL THE BEST MY FRIEND FOREVER GOOD BYE.💜ðŸ‘kia mungkin saat ini aku tak lagi di samping mu tapi aku harap kamu mau menerima kado dariku ini hm.. kamu tau aku membelikan kamera itu pakai uang ku lo kamu jangan ngira kalau aku membelinya dengan uang orang tua ku. kamu bahagia terus ya hmmm jangan sedih Kiara kamu harus bahagia oke ... sekian dariku
SAHABATMU
ANGELINA P.H
Itulah pesan lina untuk Kiara hingga Kiara meneteskan air matanya.
Lalu Kiara bergegas ke sekolah sesampai di sekolah Kiara dengan lesu masuk kedalam kelas . Sonia yang melihat Kiara masuk kedalam kelas dengan wajah lesu langsung bertanya.
" Waioi. lo ngapa lesu gitu padahal baru kemaren lo ulang tahun malahan lesu begini." seru Sonia penasaran.
__ADS_1
" Hmmmm gue belum sarapan guys gue ke kantin dulu." seru Kiara
" Gue ikut.." seru Ardila.
Kedua nya pun berjalan berieingan ke kantin sesampai di kantin Kiara melihat Widya bersama dengan Stefani keduanya menghentikan langkahnya sambil mendengar percakapan kedua orang yang ada di kantin itu.
* Di meja Stefani san Widya *
" Fani hmmm kemaren lusa gue masuk kost nya lina...." seru Widya membuat Stefani tesedak makanannya.
" uhuk....uhuk...uhukkk.... " Stefani tersedak lalu dia meminum air nya.
" Tadi lo bilang apa." seru Stefani.
" Tadi gue bilang kemaren lusa gue masuk kedalam kost nya Lina dan gue nemuin sesuatu buat lo dan itu udah gue pindahin di kost gue nantik loh ke kost gue ya." seru Widya.
" Hmmmm." dibalas anggukan kepala Widya.
" Gue harap gak ada yang tau soal kematiannya Angelina." seru Stefani pelan namun hal itu mengagetkan Ardila dan Kiara sontak keduanya saling pandang dan tak parcaya.
" Hmmmm gue gak tau lagi Fani mau jawab apa kalau keempat sahabatnya lina bertanya soal kematian Lina gue gak sanggup lo tau kan Lina kak bianka saja gak ada semangatnya kalau bahas soal lina kak bianka terpukul Fani apa lagi jika keempat orang itu .mendengarnya bisa-bisa mereka histeris jika tau sahabat yang mereka tunggu-tunggu tak kunjung datang." seru Widya panjang kali lebar kali tinggi sambil menghela nafas kasaenya.
" Iya gue juga tau kalau hal itu pasti terjadi tapi setidaknya perlahan kita harus sampaikan kepada mereka... mereka berhak tau hal ini." seru Stefani.
Kiara dan Ardila yang mendengar itu tentu kaget setengah mati dan hal itu membuat Kiara sedih lalu dia berlari ke toilet di susul oleh Ardila.
Sesampai di toilet Kiara menangis histeris dan di ikuti oleh Ardila
__ADS_1
" Dil bilang ke gue itu tadi cuman bohongan kan mereka gak serius kan sama yang mereka bilang. hiks...hiks...hiks...hiks..." seru Kiara sambil terisak.
" Hiks...hiks ..hiks.... gue juga gak tau Kiara. gue gak tau..." seru Ardila sambil terisak juga
" Hmmm lebih baik kuta selidiki kebenaran ini kita kembali kedalam kelas." seru Ardila
" Kenapa tidak kita tanyakan saja langsung sama kedua orang tadi." seru Kiara sambil menghapus air matanya.
" Jangan kia. mereka pasti gak akan jawab pertanyaan kita lebih baik kuta cari tau dulu." seru Ardila.
" Hmm.baik lah." seru Kiara.
Mereka pun kembali ke dalam kelas.
Sesampai mereka di kelas mereka melihat Widya dengan tatapan membunuh widya yang ditatap seperti itu langsung melototkan matanya dengan tajam
" Ngapain loh ngeliatin gue begitu." seru Widya sinis.
Kiara tak menjawabnya dia hanya tersenyum sinis saja lalu duduk di kursinya sedangkan Ardila mengambil tasnya dan pindah duduk di sebelah Kiara. Sonia yang melihat Ardila pindah langsung berkomentar.
" Dil ngapain lo duduk di situ." seru Sonia.
" Hmmm gue lagi pengen disini saja" seru Ardila.
" Oh..." seru Sonia.
setelah beberapa menit pelajaran mereka di mulai dengan santai.
__ADS_1
~~~~~ BERSAMBUNG ~~~~~