
πππππππ π π ππππππ
Setelah angelina masuk kedalam kost annya, dia kepikiran soal pembicaraannya dengan widya.
"Ah berarti dia akan satu sekolah denganku heheehe ada uji coba ini hmmm good kita lihat besok akan ada drama baru hahaha." seru lina dalam hati.
Keesokan harinya
Saat lina membuka pintu kost nya bersamaan dengan keluarnya widya.
widya yang melihat lina keluar kost langsung menyapa.
" Pagi lina." sapa wiwid.
" Pagi wid." sapa balik lina dengan tersenyumβΊ.
" Berangkat bareng yuk." sambung lina.
" Emangnya kita se arah ya." sahut Wiwid yng tidak tau kalau Angelina satu sekolah juga dengan dia.
" Hahaha,π lihat nantik saja ya." sahut lina sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
" Hahahaπ kamu kenapa kutuan." sahut wiwid sambil mereka berjalan.
" HahahahaβΊπ enggak kok." sahut lina cengengesan.
Sepanjang jalan mereka berbicara dan bercanda ria. sesampai mereka di sekolah SMA BINA BANGSA. langkah lina terhenti dia ingin widya dulu yang masuk baru lah dia menyusul.
" Lin aku duluan ya." sahut widya sambil memasuki gerbang sekolah.
" Iya sampai bertemu kembali." seru lina.
Widya pun memasuki koridor sekolah banyak siswa memandang wiwid. namun wiwid hanya cuek saja dan bersikap tenang dia terus berjalan hingga sampai ke ruang kepala sekolah.
Sedang Angelina sedari tadi dia sudah masuk kedalam kelas dengan santai dan menampilkan wajah juteknya itu.
Sesampai dikelas dia disambut oleh keempat sahabatnya.
" lin... lo tau gak." sahut sonia terpotong.
" Aku gak tau." sahut lina santai.
" Iya gue kan belum selesai bicara bisa gak sih kalau gue bicara itu gak usa disela kek." sahut sonia cemberut.
__ADS_1
" Aku tau apa yang ingin kamu sampaikan." sahut lina sambil mengeluarkan buku-bukunya.
" Emang apaan, sok tau kamu." sahut sonia tang masih cemberut.
" Kamu mau bilang kalau ada siswi baru kan." sahut lina menebak.
" Ih pinter nya,,,, eh tapi aku gak bilang cewek apa cowok lo, kamu kok bilang siswi." sahut sonia.
" Tadi aku dengar dari teman-teman dari luar gerbang yang melihatnya.
" Wah begitu sudahlah." sahut sonia.
Tak lama kemudian bel berbunyi.
Lina mengeluarkan kotak yang isinya kacamata minus lalu dia memakainya.
sampai keempat sahabatnya terheran dan bertanya.
" Lin kok kamu pakai kacamataπ." seru Kiara dan dewi bersamaan.
" Lahi pengen tampil berbedah saja, emang kenapa gak boleh ya." sahut lina santai.
Tak lama gurupun masuk kedalam kelas bersama siswi baru itu.
"Pagi buk." jawab murid-mueid bersamaan.
" Baiklah hari ini kita kedatangan teman baru.
Lalu anak baru itupun masuk kedalam kelas lalu memperkenalkan dirinya dengan santai dan dingin.
" Nia hawanya dingin banget ya." bisik dila dari belakang kursi nya sonia.
" Hahahaπ benar banget." bisik Sonia.
Setelah memperkenalkan diri widya pun duduk disebelah Ardila.
dia hanya diam dan cuek saja
Lina yang melihat tingkah lakunya widya hanya tersenyum saja.
Perasaan kemaren dan tadi pagi dia masih senyum ramah dan menyapaku kenapa tiba-tiba di jutek begitu aneh sih apa ini sifat aslinya. ah sudah lah." pikir lina.
Setelah beberapa jam bel/ loncengπstirahat sekolah berbunyi.
__ADS_1
"Lin. ke kantin yuk." ajak sonia dan Kiara bersamaan.
" Enggak deh aku gak lapar kalian saja." seru lina dengan tersenyumπ.
" Iya sudah kalau gitu kita berempat ke kantin ya bye." seru Ardila.
" Iya." seru lina.
Lalu keempat orang itu pergi meninggalkan lina dari kelas menuju kantin sekolah.
Di kelas hanya ada Lina dan siswi baru tadi yang tak lain adalah widya.
Saat lina ingin berdiri tiba-tiba seseorang masuk kelas dan bicara kepada lina.
" Lin tumben dikelas biasanya udah ngumpet di perpus." sahut orang itu.
" Ah Tristan kamu bisa aja aku lagi pengen dikelas aja." sahut lina santai
Ya yang masuk kedalam kelas tadi adalah Tristan.
" Lah kamu ngapain dikelas biasanya juga kamu ikut latihan basket." seru lina
"Iya ada yang mau ku ambil dulu di tas ku ini." seru Tristan sambil mengambil sebuah kotak bekal.
" Oh." lina hanya ber o riah saja.
" Yaudah aku pamit dulu." sahut Tristan sambil berlalu.
" Hmmmm okeπ." sahut lina sambil mengatupkan jarinya.
Lalu suasanapun hening sesaat.
Tiba-tiba wiwid mendekati meja lina dan duduk dikursi didepan lina dan menghadap ke arahnya.
" Kamu sepertinya tidak asing buat saya, apa sebelumnya kita pernah bertemu." sahut wiwid.
" Hmmmmm mana saya tau." kata luna santai.
" Tapi saya serius, wajah dan suara kamu seperti gak asing buat saya, nama kamu siapa sih." seru wiwid penasaran.
" Kamu gak perluh tau namaku siapa nantik juga kamu tau dan shock kalau tau namaku." seru lina santai lalu berdiri dan berjalan menuju luar kelas.
πππππππππππππππ
__ADS_1