
Saat Angelina dan Ardila bersantai mereka di kagetkan dengan kedatangan ketiga sahabat mereka dan itu berhasil membuat Angelina tersedak hingga dia gugup dan salah tingkah
" Dilaaa." teriak Sonia sambil berjalan mendekati kedua sahabatnya.
" Uhuk... uhuk...uhuk..." Angelina tersedak sama minumannya.
Dila yang berada di depan Angelina ikutan panik saat Angelina tarbatuk batuk.
" Lin kamu gak apa-apa." seru Ardila sambil mengusap tengkuk lehernya Angel.
" Ah iya aku gak apa-apa uhuk...uhuk..." seru Angelina sembari batuk.
" Gak apa-apa bagaimana itu kamu masih batuk." seru Ardila khawatir.
" Udah aku gak apa apa kok santai saja ehemmmm... hmmmm." seru Angelina sambil berdehem batuk dan merapikan penampilannya dan bersikap santai.
" Kamu kenapa Angelina.?" Serua Kiara tiba-tiba.
" Ah aku gak apa-apa.?" seru Angelina maenatap Ardila.
Kiara yng bertanya Ardila yang Angel tatap.
" Lah kenapa menatapku begitu sih Lin. kan yang bertanya Kiara bukan aku..." seru Ardila bingung dengan tatapan Angelina.
Angelina sebenarnya memberi kode kepada Dila bahwa dia belum bisa bicara saat ini namun tatapan Angelina disalah artikan oleh Ardila. namun Sonia yang menangkap tatapan matanya Angel kepada Ardila langsung bersuara.
" Ehemmm hmmmmm begini gue gak tau mau mulai dari mana tapi gue pengen masalah yang tadi pagi ada yang mengklasifikasikan tapi sepertinya belum ada yang mau bicara dari tadi." seru Sonia sambil melirik dan menyindir halus Angelia.
Angelina paham betul apa maksud dari perkataan dari sindiran Sonia tapi dia harus bersikap santai tidak mungkin kan dia mengatakan alasan yang sesungguhnya.
Sebelum Angelina membuka suaranya dia pun menghela nafas panjangnya tanda dia lelah.
" Hmmmm baiklah aku akan cerita sedikit tentang alasan kenapa aku tidak ada kabar selama ini lalu Angelina menceritakan apa yang di sampaikannya pada Ardila tadi di taman X tadi dia menceritakan dari A-Z hingga selesai."
Setelah bercerita Angel meneguk habis minumannya.
" Maafin gue ya Lin udah salah faham sama elu." seru Sonia.
__ADS_1
" Iya gak apa-apa." seru Angelina datar
" Iya gak apa-apa tapi mukanya datar amat kayak tv saja." seru Sonia.
" Iya Lin aku juga mintak maaf." seru Dewi.
" Hmmmmm gak apa-apa." seru Angelina dengan muka 😐datarnya.
" Tuh kan datar lagi mukanya." seru Dewi.
Angel pasrah deh sama protes nya kedua sahabatnya itu.
" Aku gak tau mau bilang apa lagi jujur aku tu bingung sama kamu Angel gak biasa-biasanya kamu gak ngabarin kita ya setidaknya salah sati dari kita lah kamu kabarin ini lagi kalau dila gak ajak ketemuan kita pasti gak akan ngobrol begini kan." seru Kiara santai.
Angel terdiam dengar ucapan nya Kiara.
Dila yang mendengar Kiara berbicara begitu langsung memberi tatapan tajamnya ke arah Kiara. Kiara yang melihat tatapan membunuh dari Ardila hanya biasa-biasa saja.
" Angel kamu tau kan dari awal kita kenal aku tu selalu percaya sama kamu... kamu itu satu-satunya sahabat pertama aku sejak SMA kamu ingat itu kita sudah lama berteman tapi kamu seperti tidak menganggap aku ada kamu selalu aja pergi pulangnya dengan si Hanani itu." seru Kiara lagi.
" Aku gak tau da aku gak bisa marah sama kamu lama-lama kamu tau aku.... sangat merindukan kamu sahabatku." seru Kiara sambil mendekat ke arah Angelina dan langsung memeluknya tiba-tiba.
Kiara yang merasakan pelukannya di balas oleh sahabatnya itu langsung berbisik.
" Kamu tau aku sangat merindukan cerewetan kamu yang judes dan dingin itu." bisik Kiara. hal itu langsung membuat Angelina mendorong pelan tubuh Kiara dan melepas pelukan mereka lalu Angelina berkata dengan candaannya.
" Jika kamu hanya merindukan cerewetannya aku lebih baik kamu kembali saja ke masa kecil mu." seru Angelina membuat ketiga orang itu tertawa.
" Hahahahaha.😃" tawa ketiganya
Kiara yang di tertawakan oleh sahabatnya langsung memasang wajah marahnya😠😈
" Apa yang kalian tertawakan gak ada yang lucu tau gak." seru Kiara kesel.
" Udah ah gue lapar ini dari tadi main drama mulu lelah aku lelah pada kalian yang berdrama di sini memandang kalian aku pengen tidur." seru Ardila seraya bernyanyi drama.
" Cihh malah nyanyi lo cempreng suara lo woi." seru Dewi.
__ADS_1
" Mangapin aku yau." seru Ardila
" Woi maaf maaf bukan mangap lo yang mangap masuk tu lalat ke mulut elu dasar lo." seru Sonia.
" Iya itu maksud gue aelah elu ma keseleo dikit lidah gue ma elu malah protes gitu yang ada gue nya tepar entar." seru Ardila.
" Udah ih makan dulu pesan sana." seru Angelina.
" Oke siap biar aku yang pesan." seru Ardila
" Lo mau pesan apaan wi." seru Ardila pada Dewi.
" Samain aja punya elu." seru Dewi.
Lalu Ardila menatap Angel.Sonia dan Kiara.
Mereka bertiga pun berseru bersamaan
" Samain saja." seru ketiganya.
" Yeee kompakan ngomongnya cocok tu buat paduan suara." seru Ardila sambil memanggil pelayan.
" Pelayan.... hmmmm saya pesan nasi goreng sosis 5 dan minumnya mocacino juga 5." seru Ardila kepada pelayan itu.
" ditunggu ya mba." seru pelayan itu sambil berlalu meninggalkan meja kelima sahabat itu.
Tak lama pesanan mereka datang dan mereka makan bersama.
Setelah mereka selesai makan mereka pun bermain di area permainan menghabiskan waktu bersamaan Angelina yang melihat keempat sahabatnya hanya bisa tersenyum lalu dia mengabadikan moment itu dengan berfoto.lalu mempostingnya di instagram
di caption itu Angelina menulis
* KALIANLAH ALASAN AKU BAHAGIA *
Setelah puas bermain dan berfoto bersama mereka pun pulang kerumah masing-masing dan berjanji untuk besok bertemu kembali dan Angelina menyanggupi keinginan sahabatnya itu.
Setelah sampai di rumah Angel langsung masuk kedalam kamarnya dan bersih-bersih lalu dia pun tertidur.
__ADS_1
~~~~~ ° BERSAMBUNG ° ~~~~~