KISAH ANGELINA

KISAH ANGELINA
KEJUJURAN LINA KEPADA KIARA


__ADS_3

Setelah Angelina bertemu kedua saudaranya. dia pun kembali ke dalam kelasnya, sesampai dikelas dia melihat keempat sahabatnya sedang sibuk dengan handphone mereka masing masing kecuali Wiwid sekilas dia menatap Angelina yang sedang berjalan menuju kursinya. saat Angelina ingin duduk dia pun di kaget kan dengan suara teriakan Ardila.


" Yesssss!!! gue menang hahaha kalian kalah guys yuuuhhhuuuu." pekik Ardila kegirangan.


Angelina hanya geleng-geleng kepala saja melihat tingkah keempat sahabat nya itu.


Karna keempat itu sibuk tanpa mereka sadari Lina memperhatikan mereka tanpa ekspresi... namun lina hanya bisa menatap mereka dengan tersenyum bahagia.


" Apakah bisa aku terus bersama kalian dalam waktu yang lama." gumam lina dalam hati


Entah itu kebetulan atau dia bisa membaca isi hati lina. tiba-tiba sonia menyahuti perkataan lina saat dia sibuk menggengam handphonenya dia menanggapi omongan lina tanpa mengalihkan tatapannya dari handphonenya.


" Kenap lin kamu bicara seperti itu, kamu seperti mau pergi jauh saja." seru sonia tanpa mengalihkan perhatiannya. sontak hal itu membuat yang lain langsung menatap sonia dan beralih kepada lina. dan mereka langsung mematikan handphone mereka dan menyimpannya.


" Haaa.? kenapa Sonia bisa tau apa yg ku bicarakan." seru lina dalam hati.


Sonia yang melihat ekspresi. lina hanya bisa tersenyum.


" Lin jujur sama gue lo lagi ada masalah sampai lo berkata seperti tadi." seru Sonia.


" Enggak kok nia aku gak ada masalah apa-apa, tapi firasat ku berkata akan terjadi sesuatu hal kecil yang membuat kita akan berjauhan." kata Angelia seraya melirik satu persatu sahabatnya dan beralih menatap Wiwid. Wiwid yang ditatap oleh Angelina hanya membalas dengan tersenyum😊.


Lalu lina melanjutkan perkataannya, aku gak tau nia apa yang membuat hubungan kita akan jauh tapi ini fillingku mengatakan tak lama lagi akan ada ujian dalam persahabatan kita ini akan ada sedikit terjadinya percekcokan... aku gak tau apa itu yang jelas apapun yang terjadi aku sayang sama kalian...." kata lina tulus.


Keempat orang yang mendengar pernyataan lina sontak langsung memeluk lina dengan terharu.


" Sudah lah lin itu hanya perasaan kamu saja." seru Ardila.


" Enggak dil... itu benar akan terjadi PERCAYALAH dil... pegang kata kataku karna apa yang kukatakan pasti akan terjadi." seru lina kepada Ardila.

__ADS_1


" Hmmmm ya sudah sekarang kita fokus dulu belajar oke guys..." seru Sonia.


Kiara yang sedari tadi diam dia berfikir apa yang sebenarnya dikatakan oleh lina. karna Kiara ingin mengetahui sesuatu dari lina maka dari itu dia memutuskan untuk berbicara berdua dengan Angelina.


Setelah pulang sekolah... Sonia, Ardila, dan Dewi langsung pulang kerumah mereka masing-masing.


kecuali Kiara dia izin kepada kedua orang tuanya akan menginap di tempat kost nya lina, kedua orang tua Kiara pun mengizinkannya untuk menginap di kost. nya lina.


Kiara pun mencari tau apa yang sebenarnya dirahasiakan oleh sahabat terbaiknya itu.


Karna bagi Kiara lina lah paling terbaik baginya tempat dia berbagi cerita namun karna kesibukan mereka masing-masing itu yang membuat lina dan Kiara agak berjauhan


Saat malam tiba


Kiara mengajak lina untuk berbicara santai...


" Lin... aku mau kamu jujur sama aku ap yang sebenarnya kamu rahasiakan." seru Kiara.


" Lin.... kalau kamu nganggap aku sebagai sahabat kamu ma katakanlah apa yang saat ini mengganggu pikiran kamu." seru Kiara dengan nada lembut.


Lina masih tetap terdiam.


" Lin... apa kamu sudah gak percaya lagi sama aku,,,, kalau kamu jujur dan percaya sama aku,,, aku akan lebih terbuka lagi sama kamu,,, ayo lah lin kamu gak mau cerita sama aku lin." lanjut Kiara.


Lina juga masih tetap tak bergeming membuat Kiara menghelah nafas panjang.


" Baiklah lin kalau kamu gak mau bicara gak apa-apa kita tidur saja sudah mam juga." seru Kiara sambil merebahkan tubuhnya ke ranjang kasur milik Angelina.


Tapi saat Kiara sudah merebahkan tubuhnya seketika terhenti saat Angelina tiba-tiba bersuara.

__ADS_1


" Kia... aku gak tau harus memulai dari mana tapi rasanya kalau aku simpan sendirpun aku gak tau harus bagaimana aku bingung kia.... aku juga gak mau membuat orang terdekatku sedih dan merasa aku merepotkan mereka aku juga gak mau melihat mereka sedih kia.... aku harus bagaiman kia..."seru Angelina lirih dan terisak.


Seketika Kiara langsung terbangun dan memeluk Lina dari sampingnya.


" Kamu gak sendirian lin,,,, ada aku yang siap membantumu..." seru Kiara.


" sekarang kamu tenangkan dulu pikiran kamu dulu baru lanjutkan cerita kamu." seru Kiara.


Setelah Lina sudah merasa tenang lina pun menceritakan tentang penyakitnya kepada Kiara dan tentang hubungan dewi dan gilang yang berstatus pacaran


Pernyataan lina barusan membuat Kiara tak bisa di percaya.


" Jadi lin dewi itu pacaran sama gilang tapi diam diam man begini." seru Kiara tak percaya.


"Tapi lin kamu tau darimana." tanya Kiara.


" Aku gak sengaja melihat mereka sedang berpelukan. saat aku hendak memasuki kelas dan saat itu juga aku melihat mereka. tapi mereka merahasiakan hubungan mereka dari kita." seru Lina.


" haaa yasudah lah biarin saja." seru Kiara.


" Tpi lin kamu serius sama penyakit kamu itu. itu bahaya loh lin." seru Kiara lagi.


" Iya kia aku tau tapi aku juga gak mungkin cerita sama mama papa aky tentang hal ini aku gak mau membuat mereka sedih kia." seru lina.


" Iya lin aku tau itu kom. hmmm saran aku kamu lebih baik banyak konsumsi buah dan sayur biar kamu tetap sehat teru lah berolah raga setidaknya luangkan waktu mu hanya beberapa menit dan berjemur lah selama 15 menitan oke👌 kata Kiara memberi semangat.


" Yaudah lin sekarang sudah malam besok kita lanjutin lagi ya ngobrolnya aku ngantuk banget ini." seru Kiara.


Dibalas anggukan oleh Angelina. keduanyapun tertidur sangat pulas dan damai.

__ADS_1


~~~~~ BERSAMBUNG ~~~~~


__ADS_2