
...Begitu banyak cerita...
...Ada suka, ada duka...
...Cinta yang ingin kutulis...
...Bukanlah cinta biasa...
...Dua keyakinan beza...
...Masalah pun tak sama...
...Ku tak ingin dia ragu...
...Mengapa mereka selalu bertanya?...
...(Nungguin, ya?)...
...Cintaku bukan di atas kertas...
...Cintaku getaran yang sama...
...Tak perlu dipaksa, tak perlu dicari...
...Kerna ku yakin ada jawabnya, ho...
...Andai ku bisa merubah semua...
...Hingga tiada orang terluka...
...Tapi tak mungkin, ku tak berdaya...
...Hanya yakin menunggu jawapnya...
...Janji terikat setia...
...Masa merubah segala...
...Mungkin dia kan berlalu...
...Ku tak mahu mereka tertawa...
...Diriku hanya insan biasa...
...Miliki naluri yang sama...
...Tak ingin berpaling, tak ingin berganti...
...Jiwaku sering saja berkata, oh...
...Andai ku mampu ulang semula...
...Ku pasti tiada yang curiga...
...Kasih kan hadir, tiada terduga...
...Hanya yakin menunggu jawapan...
...Jawapan...
...(One, two, three, let's go)...
...Cintaku bukan di atas kertas...
...Cintaku getaran yang sama...
...Tak perlu dipaksa, tak perlu dicari...
...Kerna ku yakin ada jawabnya, oh...
...Andai ku bisa merubah semua...
...Hingga tiada orang terluka...
...Tapi tak mungkin, ku tak berdaya...
...Hanya yakin menunggu jawabnya, ho-hoo...
...Diriku hanya insan biasa...
...Miliki naluri yang sama...
...Tak ingin berpaling, tak ingin berganti...
...Jiwaku sering saja berkata...
...Andai ku mampu ulang semula...
...Ku pasti tiada yang curiga...
...Kasih kan hadir, tiada terduga...
...Hanya yakin menunggu...
...(One, one, two, two)...
__ADS_1
...(One, two, three, let's go)...
1 Bulan sudah berlalu dan selama sebulan itu hubungan Salman dan Flora tidak ada yang mengetahuinya termasuk teman-temannya Salman juga Flora kecuali Salimah sendiri.
Sepasang kekasih itu menutupi status mereka dengan diam.
Flora yang biasanya terlihat ramah juga baik sekarang hanya menunjukan sikap datarnya saja sedangkan Salman pun juga begitu pria itu lebih bersikap dingin kepada orang yang dia temui termaksud mantannya sendiri dia juga bersikap dingin tidak biasanya sehingga men buat teman sekelasnya bertanya-tanya tentang perubahan Salman.
Salimah pun diburu pertanyaan oleh teman-teman abangnya itu
Namun dengan gampangnya Salimah menjawab
" Gue gak tau kalau lo temannya pasti tau gue bukan orang yang peduli sama siapapun termaksud abang gue sendiri jadi gue minta jangan pada hanya sama gue oke " seru Salimah ketika di tanya Ada apa dengan Salman.
Saat ini Salimah baru saja sampai di kelasnya dia langsung duduk di samping Nada. biasanya dia akan duduk di samping Flora. Namun saat ini Salimah duduk di samping Nada secara tiba-tiba
" Nad gue sini ya duduknya " seru Salimah sambil menatap ke arah Nada
" Oke " seru Nada dengan senyuman khasnya
Sedangkan Flora merasa aneh dengan sikapnya Salimah yang tidak biasa nya.
Saat di kantin Salimah yang biasnya ikut ketiga sahabatnya itu sekarang menikmati waktunya sendirian di taman
" Guys kantin yuk " ajak Nada pada ketiganya.
" Hmmm maaf ya gue gak gabung sama kalian tapi gue ada urusan bentar kalian ke kantin aja " seru Salimah lalu pergi meninggalkan kelas tanpa izin ketiganya.
Ketiga sahabatnya itu merasa aneh dengan sikap Salimah yang tidak seperti biasanya.
" Gue kok merasa ada yang di sembunyiin oleh Imah deh " seru Nada pada Tasya
" Kayaknya sih gitu " seru Tasya menanggapi.
" Flora lo kok lo diem aja " tanya Nada pada Flora
" Lah gue harus jawab apa " seru Flora cuek, gadis itu juga merasa dirinya seperti di jauhi oleh sahabatnya itu.
" Tau akh susah kalau ngomong sama elu " seru Nada kesel kepada Flora.
Lalu mereka menikmati makanan mereka.
Di taman seorang gadis sedang menatap layar laptopnya ๐ปdengan tenang sehingga dia tidak menyadari kehadiran seseorang di sampingnya.
" Ekheeemmm " dehem seorang pria, seketika Salimah menoleh dan melihat dosennya sedang duduk di sampingnya
" Tumben sedirian " tanya Samuel dosen Salimah
" Eh bapak iya pak lagi fokus dulu pak sama urusan priadi " seru Salimah kikuk.
" Salah satunya saya sedang jaga jarak sama bapak dan ketiga sahabat saya tapi untuk alasannya saya gak mau di teror sama fans nya bapak tapi kalau sahabat saya itu urusan saya sendiri jadi saya mohon pak bapak jangan dekatin saya.. saya di sini bukan mau tebar pesona dengan siapapun tapi saya ingin menuntut ilmu pak.. kalau begitu saya permisi " seru Salimah panjang lebar lalu berdiri dari duduknya dan pergi meninggalkan dosennya itu sendiri an.
Salimah pergi dengan langkah cepat hingga dia bertemu seorang gadis yang sering sekali mengajak dirinya ribut.
" Wah wah wah Imah loh sendirian mana 3 temennya elu apa mereka udah bosan ya temenan sama cewek macam elu ha " seru gadis itu yang tak lain tak buka adalah Rosaline.
" Ros gue gak lagi cari ribut ya sama elu seru Salimah pada gadis bernama Rosaline itu
" Wait wait wait santi dong biasa aja ngomongnya " seru Rosaline dengan santainya
" Dari pada lo sendirian mendingan lo gabung sama gue dan lainnya " seru Rosaline.
" Gimana " sambung Rosaline
Sesaat Salimah terdiam lalu dengan cueknya dia langsung berjalan melewati Rosaline, namun baru beberapa langkah dia berjalan , langkahnya terhenti saat mendengar penuturan dari Rosaline
" Gue akan berubah gak akan gangguin elu dn 3 sahabat elu itu asalkan lo mau gabung sama gue dan lainnya itu janji gue sama elu oke mungkin selama ini lo ngiranya gue benci banget sama elu tapi jujur iya gue sangat benci banget sama elu makanya gue suka nyari ribut ama elu " seru Rosaline sambil melipat kedua tangannya di dada.
" Bagaimana? " seru Rosaline kembali.
Salimah memutar tubuhnya kembali menghadap ke arah Rosaline
" Lo mau gue gabung sama elu " seru Salimah menatap Rosaline dan gadis itu mengangguk senang
" Iya " seru Rosaline bahagia.
" Oke gue mau asalkan lo mau tanding basket sama gue sore ini di lapangan " seru Salimah sambil menatap Rosaline
" Oke deal " seru Rosaline tanpa ragu dan tanpa pikir panjang.
" Oke " seru Salimah lalu pergi meninggalkan Rosaline yang tersenyum bahagia.
" Gila lu Ros lu mau terima tantangan dari dia " seru seseorang tiba-tiba
" Ini yang gue tunggu gak apa-apa asalkan kita bisa dapat partner kerja yang solid gue percaya dia bisa diajak kerja sama " seru Rosaline pada orang itu
***Rosaline Samizdat Akbar seorang putri bungsu dari pengusaha batu bara di Kalimantan yaitu Akbar Hamdan dan desainer cantik Mirdad ibunya Rosaline
Memiliki 3 orang kakak laki-laki dan satu saudara kembarnya bernama Rusinta Samizdat Akbar***
Rosaline sering kali mengusik Salimah dan ketiga sahabat nya itu karena dia ingin Salimah mau ikut gabung dengannya ber gabung di komunitas pencinta Alam dan pemberdayaan masyarakat atau ( **KPAPM)
Rosaline memiliki 4 orang sahabat yaitu**
...โฌ๏ธ...
__ADS_1
...***Keyshia_Alinda...
...Naurinsi_Charista...
...Dinda_Lovelia...
...Maurensia_Divia....
Sedangkan Rusinta memiliki 5 orang sahabat dekat yaitu***.
...โฌ๏ธ...
...***Aluna_Baklin...
...Bella_Devisa...
...Mirnayanti...
...Denisa_Saurifan...
...Ayunda_Delina...
back story***
Rosaline memang sengaja mencari ribut dengan Salimah. memang kelima gadis itu terkenal galak juga sadis mampuh membuly banyak orang yang mereka kenal sedangkan dengan Salimah cs dia hanya mengusik Salimah bukan ketiga sahabatnya namun dengan cara yang sehat tidak dengan mengompori atau memfitnah orang lain.
...Terkadang kita memandang seseorang hanya dari sampulnya saja tapi coba kita mendekat dan saling mengenal kita akan tau sifat mereka seperti apa... ?...
......Maka dari itu kita jangan cepat menilai sesuatu hanya karena di luar nya terlihat jelek......
Back***
" Emang nya dia mau gabung sama kita? " tanya Dinda.
" Hmmm " dehem Rosaline
" Kok lo main iya iya in aja sih sama apa yang Salimah bilang emang lo bisa main basket " seru Keyshia bertanya.
" Mana mungkin gue gak bisa hahahahaha " seru Rosaline sambil meninggalkan keempat sahabatnya itu dengan bingung.
Di tempat lain
Di Kantin MB dn Kantin FKD
Bersamaan mereka mendapatkan notifikasi ๐grup chat ๐ฌ tentang pertandingan one by one antara Salimah dan juga Rosaline yang terkenal sarkas dan juga jutek itu
Isi grup chat room ๐ฌ๐
081234xxxxxx
๐ฌ" Di beritahukan kepada seluruh teman-teman mahasiswa dan mahasiswi untuk menghadiri pertandingan one by one antara Salimah dari jurusan MB dan Rosaline dari jurusan modeling pada sore ๐hari ini tepat pukul 03.00 sore.. sekian dan terimakasih "
banyak pesan yang masuk saat itu juga.
081200xxxxxx
๐ฌ" Wah bakalan seru nih "
081345xxxxxx
๐ฌ Wah luar biasa Imah dan Rosaline bakalan tanding one by one gak sabar gue pengen lihat mereka
banyak pesan grup๐ฌ yang masuk saat itu juga.
Lain halnya dengan ketiga sahabatnya Salimah itu yang belum membuka pesan grup sama sekali.
Namun salah satu teman sekelasnya mereka datang dan memberitahukan kepada mereka.
"Nada, Flo, Tasya itu Salimah beneran mau ikut tanding sama Rosaline " seru teman sekelasnya mereka.
Ketiganya saling menatap lalu menatap gadis itu.
" Lo ngomongin apa an sih " seru Nada.
" Lah kalian belum baca grup? " tanya gadis itu.
Ketiganya makin bingung namun mereka hendak bertanya kembali, gadis itu sudah lebih dulu melihat ke arah Salimah
" Gue tanya Salimah aja mumpung orangnya ada " seru gadis itu dan berjalan ke arah Salimah yang berjalan ke arah penjual minuman๐ป
Sedangkan ketiganya langsung mencek handphone mereka masing-masing.
Setelah itu mereka saling pandang setelah membaca pesan ๐ฌ chat ๐grup.
" Lah ini beneran " kaget Nada sambil (โช็โช) menatap ke arahTasya juga Flora
Mereka hendak menyusul Salimah ke tempat yang di tunjuk gadis tadi namun saat mereka sudah berada di tempat itu mereka tidak menemukan keberadaan Salimah.
" Mbak Lihat Imah gk? " tanya Tasya pada mbak yang punya warung.
" Tadi jalan kearah taman " seru mbaknya
" Oke mbak makasih " seru Nada tersenyum ke arah mbak itu.
Lalu mereka pergi ke arah taman. ๐ก
__ADS_1
...๐บ๐๐ธโ๏ธ๐ผ๐ฟ๐ป๐ฟ๐ฅ๐ฑ๐น๐ด๐ท๐ณ๐๐...