
Sepulang dari kantor... Yarman dan Yurina langsung bergegas menuju ke rumah mereka...
" Maaaaa mama..." teriak Yurina.
" Mama di dapur nak...." seru mama Yana sambil berteriak.
" Hehehe mama sedang memasak..." tanya Yurina sambil memperhatikan mamanya.
" Iya nak..." sahut mama Yana singkat.
" Mama... aku akan kuliah 2 tahun lagi... apa mama mengizinkan aku untuk ngekost ma... soalnya pulang balik kesini kan agak jauh mah..." seru Yurina
" Nantik kita bicarakan ya sama papa..." sahut mama Yana
" Oke deh kalau gitu aku ke kamar dulu ya ma..." sahut Yurina sambil mencium pipi mamanya dan dianghukan kepala oleh mamanya.
" Mama belum siap nak kehilangan kamu mama gak sanggup..." gumam mama Yana sambil menatap punggung anak angkatnya itu.
* SATU MINGGU KEMUDIAN *
Setelah Yurina mendapat izin untuk ngekost dengan banyak cara dia lakukan untuk membujuk kedua orang tuanya itu hingga akhirnya di setujui oleh papa Yusman. dan mama Yana akhirnya di setujui...
Meskipun sebelumnya ada penolakan dari Yordan yang sudah datang seminggu lalu bersama Bianka namun dengan cara Yurina akhirnya dia mendapatkan izin untuk ngekost....
__ADS_1
Setelah... Semua selesai... Bianka berbicara pada adiknya itu untuk memikirkan kembali keputusan sang adik..
" Dek... kamu hari ini beneran mau ngekost...?" tanya Bianka.
" Iya kak..." sahut Yurina sambil menaruh pakaiannya di dalam koper...
" Gak dipikirin lagi dek.." sahut Bianka.
" Enggak kak...keputusan aku sudah bulat..." seru Yurina sambil menatap kakak kandung ya yang belum dia ingat sama sekali.
" Iya sudah kalau begitu kamu sering sering kerumah ya dek kalau ada waktu senggang..." seru Bianka.
" Iya kak.. akan aku usahakan..." seru Yurina.
Setelah selesai merapikan pakaiannya di dalam koper akhirnya Yurina turun kelantai dasar... dan menemui keluarganya.
" Iya nak kamu hati hati... di sana ya.. sesekali datanglah kemari nak.." sahut papa Yusman sambil menatap putri angkatnya itu.
" Iya nak... papa benar... datang lah kemari jika kamu ada waktu.." sahut mama Yana yang menahan kesedihannya.
Lalu Yurina mendekat dan memeluk mama Yana...
" Maaa... makasih sudah merawat Yurina... memberi perhatian yang cukup buat Yurina... apapun yang terjadi mama akan selalu menjadi mamanya Yurina.. makasih ya ma..." sahut Yurina dalam pelukan sang mama Yana
__ADS_1
" Iya nak sama sama... mama sangat sayang sama kamu nak... makanya mama gak ingin kamu kenapa napa..." sahut mama Yana sambil mengelus punggung sang anak..
" Kalau begitu Yuri pamit ya mah..." seru Yurina dan diikuti oleh Yarman yang akan mengantarnya.
Sesampai di kost barunya Yurina
" Dek... sesekali datang lah ke rumah ya..." seru Yarman sambil menatap sang adik.
" Iya bang pasti..." seru Yurina singkat.
" Ya udah kamu masuk gih... nantik abang akan kirim mobil kesini..." seru Yarman dan mendapat gelenvan kepala dari Yurina.
" Tidak perluh bang..." seru Yurina.
" Kenapa dek...?" tanya Yarman.
" Kan kampus Yurina dekat bang dari sini..." seru Yurina sambil tersenyum
" Oh iya baiklah... kalau begitu abang permisi dulu kamu berhati hatilah di sini tetap kabarin abang kalau kamu kenapa napa ya dek... abang akan selu membantumu kapanpun kamu butuh bantuan abang..." sahut Yarman.
" Iya bang " seru Yurina singkat.
" Kalau begitu abang pergi dulu..." sahut Yarman dan berpamitan untuk pulang setelah Yurina menganggukan kepalanya.
__ADS_1
Yurina pun masuk kedalam kost dan merapikan pakaiannya....
πππ BERSAMBUNG πππ