
Meskipun sonia sudah merasa tenang tapi hatinya masih kepikiran dengan kata-kata yang diucapkan oleh Kamelia kepada teman-temannya. rasanya ada sesuatu yang mengganjal perasaan seorang Sonia, dia gak tau apa makna dari perkataan Kamelia itu tapi satu yang membuat Sonia mengerti dia harus siap menerima kenyataan kalau suatu saat apa yang dia khawatirkan terjadi.
" Udah lah sonia apa sih yang elu pikirin." sahut Ardila.
" Gak ada apa-apa gue masih linglung aja." sahut Sonia.
" Udah lah nia gak usah dipikirin apa yang tadi aku katakan." sahut Angelina.
" Lin..... Gimana gak kepikiran coba kamu kan tau aku tu tipe orang introvert jadi aku bingung gini, kalian benar-benar gak lagi nyembunyiin sesuatu kan dari aku." seru Sonia sedih.
" Enggak." seru ketiga orang itu bersamaaan.
" Maafin aku ya nia aku belum bisa jujur saat ini sama kalian soal apa yang aku sembunyikan dari kalian." gumam Lina dalam hatinya.
Saat keempat orang itu masuk kelas ternyata sudah terlihat ramai fan tak lama guru pun masuk dan memulai pelajaran mereka
Setelah beberapa jam
Waktunya jam pulang pun tiba kelima sahabat itu berkumpul di kost an Angelina.
Sonia yang sedari tadi hanya diam tiba-tiba bersuara.
" Lin lo gak mau ngomong sesuatu gitu sama gue." kata Sonia penuh selidik.
" Emangnya apa yang mau lina ngomongin sama kamu." sahut Lina.
__ADS_1
" Hmmmm yakin lo gak mau ngomong sesuatu gitu." sahut Sonia kekeh
" Emang apa sih yang lina sembunyikan dari kita." sahut dewi.
" Gak ada wi yang aku sembunyikan."sahut Angelina.
" Hmmm ya sudah deh kalau begitu." sahut Sonia pasrah.
" Aku tau lin kamu sedang nyembunyiin sesuatu dari kita tpi apa lin? kenapa kamu gak cerita sama kita, apa susah nya sih kamu cerita ke kita." sahut Sonia dalam hati.
Sonia memang merasakan ada yang disembunyikan oleh kedua sahabatnya namun ia hanya berdiam dulu sampai waktu ke ingin tahuannya selesai.
siang itu soni dan yang lain hanya membuat tugas lalu .mereka pulang dengan hati yang bahagia namun tidak dengan hati Sonia, dia masih kepikiran soal kegelisahannya terhadap Angelina.
Sonia masih merasakan hawa ketidak jujuran diantara dewi dan lina.
Sonia selalu tau jika keempat sahabatnya selalu bisa menyimpan masalah mereka dengan baik.
*Hari weekend dimanfaatkan lina untuk bersih-bersih kost nya dia tidak berkunjung kerumah orang tuanya, dia hanya ingin bersih-bersih dan duduk santai saat ini lina butuh waktu untuk menyiapkan hati agar sewaktu waktu dia bisa jujur tentang penyakitnya kepada keluarganya.
Saat lina sedang bersih-bersih seseorang menyapa lina.
" Hai,,,," sapa orang itu
" Iya hai juga." sahut lina dengan tersenyumπ.
__ADS_1
" Kamu ngekost disini." sahut orang itu.
" Ah iya aku ngekost disini, ada apa ya." sahut lina.
" Ah enggak aku hanya bertanya saja kebetulan kost an kita berdekatan aku baru datang kota C, oh ya kenalin namaku HANANI WIDYA PUTRI (Wiwid)." kata wiwid.
" Oh hai wid, hmmm aku senang ada temannya heheheβΊ." sahut lina.
" Oh ya aku Angelina Putri Halim." sahut lina.
" Panggil saja aku lina." sambung lina.
" Kamu ada ada apa jauh-jauh kesini." sahut lina kembali.
" Ah iya aku akan bersekolah di SMA BINA BANGSA." sahut Widya.
" Ah benarkah hmmm begitu, kapan kamu akan sekolah disana." sahut lina.
" Besok pagi lin." sahut Widya.
" Oh ya semangat ya." sahut lina.
" Yasudah wid aku lanjut bersih bersih ya." seru lina sambil berlalu.
"Okeπ lina, bye sampai jumpa." sahut widya sambil masuk kedalam kost annya.
__ADS_1
πππππππ π π ππππ°π°π°