
Setelah Salman berpamitan kepada keluarganya Sinta dia pun pamit untuk pulang.
Sinta pun mengantarkan kekasihnya itu ke depan pintu
" Yank tadi ngomongin apa saja sih sama papa " seru Sinta penasaran.
" Gak ada aku hanya bicara soal hubungan kita tapi ...m " seru Salman terhenti saat mamanya Sinta keluar
" Nak Salman kapan-kapan main lagi ya kerumah jangan sungkan jangan takut sama om oke " seru tante Endriana.
" Iya tante" seru Salman
" Kalau gitu Salman balik ya tante, hmm aku balik dulu ya " pamit Salman sambil bersalaman dengan mamanya Sinta
" Iya hati-hati di jalan " seru Sinta sambil tersenyum.
Lalu Salman pun pergi meninggalkan rumah Sinta.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Pagi Harinya Salman dan Salimah sedang berada di rumah
" Bang kamu gak jemput Sinta untuk ke kampus " tanya Salimah kepada Salman.
" Kalau aku jemput Sinta kamu mau naik apa dek ? " tanya Salman.
" Ya kita barengan aja nantik aku duduk di belakang aja nantik " seru Salimah.
" Yaudah yuk pamit sama bunda sama ayah " seru Salman sambil berjalan ke arah kedua orang tuanga untuk berpamitan
" Yah bun kita berdu pamit ya " seru kedua anaknya itu bersamaan
__ADS_1
" Ya nak kalian hati-hati " seru kedua orang tuanya mereka
" Ya bun " seru keduanya bersamaan..
Lalu mereka pun pergi ke kampus, sebelum nya Salman menjemput Sinta, namun yang di jemput sudah berangkat bersama papanya.
Keduanya pun akhirnya memutar arah untuk langsung ke kampus.
Sesampai di kamus Salimah menasehati saudaranya itu
" Lain kali kalau mau jemput pacar itu kasih tau dulu " seru Salimah kwpada saudaranya itu dan turun dari mobil milik Salman.
Salman pun hanya menganggukan kepala tanda paham, lalu dia memarkirkan mobilnya di parkiran
Terlihat Sinta sudah menunggunya sambil tersenyum saat melihat Salman sudah turun dari mobil.
" Hai "sapa Sinta pada kekasihnya namun Salman tak menjawabnya doa hanya melewati Sinta, membuat Sinta menjadi bingung.
" Sayang kamu kenapa ? " tanya Sinta pelan saar keduanya sedang berjalan beriringan
" Gak apa-apa kok " seru Salman datar.
"Kamu gak apa-apa bagaimana, sejak pulang dari rumah kamu kok di amin aku begitu sih papa bicara apa sama kamu yank sampai kamu gak bicara begini sama aku " seru Sinta bertanya dengan suara lirih
" Gak ada " seru Salman lalu duduk di kursi nya karena dia sudah sampai di dalam kelasnya.
" Baik lah kalau kamu gak mau cerita sama aku gak apa-apa " seru Sinta kecewa.
" Sinta " panggil Salman sambil menahan pergelangan tangan Sinta
" Ada apa ? " tanya Sinta
__ADS_1
" Kamu jangan marah ya aku hanya ngobrol saja kok sama papa juga mama kamu " seru Salman sambil menatap sang kekasihnya itu.
" Yaudah yuk kekakntin " ajak Sinta pada kekasihnya itu keduanya pun langsung menuju kantin untuk sarapan
Sesampai di kantin keduanya di ledek habis-habisan....
" Cieeeeeee cieewew yang udah resmi jadian jangan lupa traktir ya guys " ledek Rio
" Siapa yang jadian " seru Salman singkat
sedangkan Sinta yang awalnya tersenyum langsung menatap wajah Salman dengan sendu.
" Ya elu lah " seru Rio
" Gue jadian sama siapa ? " tanya Salman
" Itu yang di samping ' seru Rio sambil menatap kw arah Sinta yang berada di sampingnya.
Salman melihat ke arah Salma, lalu dia tersenyum ke arah Rio
" Oh iya dong gue dah jadian nih sama cewek cantik baik hati dan tidak sombong " seru Salman sambil merangkul bahu sang kekasih dengan bangga membuat Sinta menatapnya dengan penuh cinta dan salah tingkah.
" Jadi di traktir gak nih " seru Harun
" Beres yaudah pesan gih " seru Salman pada Rio
" Sayang duduk sini " seru Salman sambil menarik kursi untuk di duduki oleh Sinta
" Terimakasih sayangku " seru Sinta sambil tersenyum bahagia dan menatap ke arah Salman yang juga menatapnya penuh sayang
...💐🌼🌷🌸🌱💮🌲🏵🌳🌹...
__ADS_1