
Pagi sekali papa Martinus dan Briand mendadak harus terbang ke singapura mereka mendapatkan klien baru dari singapura dan meminta keduanya untuk ke singapura....
Dengan berat hati papa Martinus memerintahkan putrinya itu untuk menggantikannya di perusahan HALIM grup
Bianka pun dengan berat hati meng iyakan menggantikan sang papa.
Sesampai di HALIM grup Bianka di sambut hangat Olen karyawan karna semua karyawan sudah mengetahui putri dari pak Martinus.
Sesampai di ruangan papanya Bianka mulai mencek laporan perusahaan papanya...
Saat sedang sibuk memeriksa laporan tiba tiba terdengar suara ketukan pintu
" tok tok tok..." sura ketukan pintu
" Iya masuk..." seru Bianka dari dalam ruangan papanya dan masuklah seorang perempuan cantik namun sederhana.
" Buk pimpinan Perusahaan DIWANGSA grup sudah datang ..." seru sekretaris itu.
" Makasih ya Bening..." seru Bianka pada sekretaris papanya itu
* BENING HENDARMAN * putri kedua dari pemilik perusahaan HENDARMAN grup namun Bening lebih memilih bekerja di perusahaan HALIM grup ketimbang perusahaan papanya selain itu Bening dan Briand juga saling menyukai satu sama lain itu lah yang membuat Bening terpikat dengan pesona sang Briand yang memiliki kharisma tegas dan berwibawa bertanggung jawab serta berjiwa sosial meskipun terkadang jutek dan dingin kesemua orang tapi tidak membuat seorang Bening menyerah hingga suatu hari BENING berhasil mencairkan gunung es yang melekat di tubuhnya Briand... semua karyawan bum tau soal hubungan mereka hanya keluarga saja termaksud Bianka mereka akan bersikap profesional jika dalam urusan kantor.
back story.
" Lalu Bening dan Bianka menuju ruang meeting..."
" Selamat siang semuanya... perkenalkan NAMA SAYA BIANKA saya putri kedua dari pemilik HALIM grup ini" seru Bianka sambil memperkenalkan diri.
" Baiklah nona Bianka perkenalkan saya adalah YORDAN PUTRA DIWANGSA putra sulung dari YUSMAN DIWANGSA DAN YANA HARDISA
Kalau begitu cukup perkenalannya dan kita lanjut ke inti meeting kita..." seru Yordan pada Bianka.
dan mereka pun memulai meeting ...
Setelah menghabiskan waktu meeting selama 3 jam merekapun akhirnya menyelesaikan tugas mereka...
Setelah itu semua yang berada diruang meeting bergegas ke luar karna sudah jam istirahat makan siang.
Yordan seorang putra sulung dari keluarga DIWANGSA menatap Bianka dengan penuh selidik...
" Menarik.." gumam Yordan sambil menatap punggung Bianka yang sudah menjauh. namun tiba tiba Yordan mengajak Bianka untuk makan siang bersama...
" Nona Bianka..." teriak Yordan memanggil Bianka.
__ADS_1
" Iya tuan Yordan ada yang bisa saya bantu ..." seru Bianka menatap Yordan yang mendekat ke arahnya.
" Apakah anda sedang sibuk nona...?" tanya Yordan.
" Tidak tuan... ada apa ya...?" seru Bianka dan bertanya.
" Jika tidak keberatan sudikah nona makan siang bersama saya di resto depan sana..." seru Yordan sambil menunjuk sebuah restoran MK yang terletak tak jauh dari gedung perusahaan HALIM grup.
" Baiklah tuan kalau begitu saya masuk ke ruangan saya dulu.." seru Bianka dan di anggukan kepala oleh Yordan lalu biaka masuk kesruangannya dan meletakkan laptopnya di atas meja lalu keluar ruangan.
" Bening saya keluar dulu ... kamu jangan lupa makan siang oke... hmm nantik Briand khawatir sama kamu..hahaha" seru Bianka menggoda calon kakak iparnya itu.
" Bia.... cieee yang mau pdkt nieeee..." balas Bening menggoda balik Bianka saat melihat Yordan.
" Sirik aja.." seru Bianka dia bukannya malu di godain sama Bianka tapi malah justru biasa saja.
" Hahahaha" Bening pun hanya tertawa saja...
Lalu Yordan dan Bianka memilih tempat yang dekat dengan taman dan kolam ikan mereka memesan makanan yang kebetulan mereka memiliki selera yang sama.
" Nona saya senang bisa bekerjasama dengan perusahaan HALIM grup semoga kerjasama kita lancar terus.." seru Yordan
" Amin dan semoga tuan bisa membantu masyarakat yang susah juga.." seru Bianka.
" Oh ya nona jadi anda hanya berdua dengan tuan Briand..." tanya Yordan saat mereka selesai makan siang... sesat Bianka yang ingin meraih gelas nya dia urungkan karna mendengar perkataan Yordan..
" Sebenarnya kami bertiga... tapi setahun lalu adik saya yang perempuan meninggal akibat kecelakaan.... tapi saya entah kenapa memiliki perasaan kalau adik saya itu masih hidup ... saya gak tau dia berada di mana sekarang.." seru Bianka..
" Maafkan saya nona saya tidak tau.." seru Yordan merasa bersalah.
" Tidak apa apa tuan Yordan..." seru Bianka.
" Jangan panggil saya tuan lah cukup panggil saya Yordan saja..." seru Yordan sambil tersenyum
" Kalau begitu anda juga memanggil saya Bianka saja atau Bia cukup itu saja.." seru Bianka membalas senyuman Yordan
" Oke Bianka kalau begitu terimakasih sudah menemani saya makan siang semoga ini buka pertemuan terakhir kita kalau begitu saya permisi Bianka.." seru Yordan sambil membayar bil.
" Iya Yordan " seru Bianka singkat.
Setelah kepergian Yordan... Bianka pun kembali keruangannya.
" Cieeeee ekhemmm yang baru selesai makan siang nieee sama hmmm gebetan.... gimana... gimana...?" seru Bening seraya menggoda Bianka itu.
__ADS_1
" Hahaha bisa aja lhu neng..." seru Bianka seraya memasuki ruangan sang papa.
Sesaat Bianka tersenyum mengingat pertemuannya dengan Yordan.
" Hm bahagianya aku..." seru Bianka sambil tersenyum bahagia.
Saat Bianka hendak membuka laptopnya tiba tiba handphonenya berdering.
" Intan.." gum Bianka sambil menatap layar handphonenya.
๐ฑ " Hallo ntan.... ntan apa kabar...?" tanya Bianka.
๐ฑ " Hallo kak Bia... aku baik kak... kakak gimana di sana.." seru Intan sambil bertanya.
๐ฑ " Kakak baik dek... ada apa menelfon kakak..?" seru Bianka.
๐ฑ " Gini kak... hmmm aku semalam mimpi seseorang mirip banget sama Angelina kak.... tapi seraya nyata banget kak dia gak kenal sama kita tapi Intan bisa kenal sama dia kak.." jelas Intan pada Bianka.
๐ฑ " Kamu serius mimpi begitu dek..?" tanya Bianka memastikan.
๐ฑ " Iya kak..."seru Intan.
๐ฑ " Iya kamu benar jadi kita yakin kalau Angelina memang hilang Intan soalnya kemaren kakak dan Ayumi serta Ardila menemukan sebagian barang Angelina yang belum terbakar masih utuh... yaitu hp dan sepaket pakaian.." jelas Bianka.
๐ฑ " Seriusan kak.." seru Intan.
๐ฑ " Iya Intan... kakak serius.." seru Bianka.
๐ฑ " Iya sudah kalau gitu kak aku cuman bilang itu saja jadi fiks Angelina masih hidup.." seru Intan.
๐ฑ " Iya ntan kakak senang bisa yakin hal itu..." seru Bianka.
๐ฑ " Ya kak ..." seru Intan
๐ฑ " Ya sudah intan kakak lanjut pekerjaan kakak dulu ya... oh ya gimana kantor di sana..." seru Bianka.
๐ฑ " Lancar kak aman tentram dan damai..." seru Intan semangat.
๐ฑ " Oke dek kalau gitu kakak tutup dulu semangat ya..." seru Bianka.
๐ฑ " Oke kak.." seru Intan sambil menutup telfon nya.
Setelah mematikan telfon dari Intan... Bianka pun menaruh handphonenya di dalam saku bajunya. dan melanjutkan pekerjaannya dengan tentram damai hingga jam pulang kerja berakhir....
__ADS_1
๐ฎ๐ฎ๐ฎ BERSAMBUNG ๐ฎ๐ฎ๐ฎ