
๐น๐น๐น๐๐๐๐๐๐๐บ๐บ๐บ๐ป๐ป๐ป
Pagi-pagi sekali Angelina terbangun dengan mata yang sembab karna diakibatkan menangis sepanjang malam.
Lina pun pergi bergegas untuk berangkat sekolah.
tak butuh waktu lama untuk sampai ke seolah Linapun sudah sampai disekolah
sesampainya disekolah Lina pun langsung masuk kedalam kelas tanpa menghiraukan panggilan dari Kiara.
" Lin.... lina ye elah kamu malah melamun linnnn..." sahut Kiara yang tak mendapatkan jawaban dari Lina.
Lalu kiarapun memukul lengannya Lina barulah lina tersadar.
" Eh kia kamu sudah datang maaf ya aku gak tau." seru lina dengan tersenyum.
" Hmmm kamu kenapa sih. apa yang sedang kamu lamunin lin..." seru Kiara.
" Gak ada kok ki, aku hanya lamunin soal hmm.. itu soal..." kata lina gugup.
" Soal apa, kok kamu ngomongnya gugup begitu sih." seru Kiara.
" Hehehe๐ itu soal hmmm masalah keluarga saja, aku dah lama gak pulang kerumah." sahut Angelina dengan cepat.
" Hmmm yakin cuman masalah keluarga saja nih kamu gak lagi ngenyembunyiin sesuatu kan dari aku." seru Kiara.
__ADS_1
" Enggak kok ki, aku gak nyembunyiin apapun kok dari kamu." sahut lina cepat.
" Hm.m gitu terus kemarin aku ngeliat kamu dirumah sakit ngapain kamu kerumah sakit." tanya Kiara.
" Aduuh Kiara kamu ngintrogasi aku kaya orang penjahat saja, kemarin aku kerumah sakit habis bezukin teman aku yang sakit. " sahut Angelina.
" Ah yasudah kalau begitu." sahut Kiara.
Angelina menghelakan nafas panjangnya.
" Hm.. syukur lah Kiara percaya sama apa yang aku katakan." sahut Lina dalam hatinya.
Tak lama kemudian kelas sudah ramai dan sudah banyak siswa siswi berdatangan.
Guru pun masuk dan memberikan materi pembelajaran.
Saat jam istirahat tiba Angelina lebih sering berdiam diri dikelas dan menyendiri hanya sesekali dia ikut dengar teman-temannya.
Seperti saat ini.
" Lin.. kekantin yuk." ajak sonia dan dewi.
" Hmmm enggak deh aku mau ke perpustakaan." sahut Lina sambil berjalan keluar menuju perpustakaan.
" Ada apa dengan dengan Lina.??" tanya Ardila.
__ADS_1
" Sudahlah gak usah dipikirin mungkin dia lagi sibuk aja." sahut Sonia santai sambil berjalan keluar kelas.
DIPERPUSTAKAAN
" Akhh sakiit aku gak bisa aku harus kembali kedalam kelas." sahut Lina lirih.
Lina pun kembali kedalam kelas dan meminum obat penahan rasa perih nya.
" Lina pun terdiam sesaat. Aku harus bangkit aku harus kuat dan bisa nahan sakit ini aku harus sembuh." gumam lina pelan.
Tak lama bel istirahat selesai dan semua siswa siswi memasuki kelas mereka
Angelina hanya tersenyum kecut aja melihat tingkah teman-temannya.
" Lin... loh udah dari perpus tadi." tanya Dewi.
" Iya gitu deh, emang kenapa." sahut Angelina.
" Enggak gue kira loh gak beneran keperpus tadi." sahut Dewi.
" Hahaha๐ kan tadi Lina udah bilang ogep luh nya aja yang gak denger dasar lu bolot." sahut Ardila.
Angelina hanya terdiam dan tersenyum sajaโบ๐ Dia gak lagi cemberut seperti sebelumnya dia hanya menyembunyikan lukanya sendiri.
Sesekali kedua saudaranya memperhatikan sikapnya Lina dan sesekali juga mereka memperhatikan sikap curiga kepada adiknya itu.
__ADS_1
" Aku harus apa, aku gak mungkin cerita sama keluargaku kalau aku sakit, akh lebih baik aku diam saja dari pada aku cerita aku gak mau keluargaku kepikiran soal masalahku aku harus bangkit dari semua masalah yang aku hadapi." seru lina dalam hati.
~~~~~ BERSAMBUNG~~~~~