
Setelah melihat performan sang abang, Salimah sudah memikirkan cara untuk meramaikan S S caffe and resto itu.
Salimah sudah mempertimbangkan hal itu dia juga menjadikan sang abang untuk pengisi suara, juga meminta teman-temannya untuk mengisi acara di caffe & resto yang saat ini masih di pimpin oleh sang bunda.
Salimah dan Flora saat ini sedang menikmati waktu berdua di ruangan sang bunda sambil mengerjakan tugas mereka, sepulang kuliah keduanya langsung berkunjung ke caffe and resto.
" Hmmm. selesai juga akhirnya " seru Flora sambil merenggangkan otot-ototnya
" Iya nih aku lelah banget lagi ngatuk juga " seru Salimah sambil merebahkan tubuhnya di sandaran sofa...
" Hmmmm aku tinggal ya mau kerja dulu " pamit Flora pada sahabatnya itu
" Akh iya kamu gak istirahat dulu " seru Salimah pada Flora.
" Enggak deh " seru Flora santai.
Saat Flora keluar sari ruangan milik bunda Angeluna seketika dia terpanah melihat Salman yang sedang bermain musik di depan panggung kecil yang telah tersedia...
Sebuah lagu yang Salman nyanyikan dengan penuh hikmah dan penuh bahagia.
...๐ผ๐ต๐ถJatuh cinta padamu - Vegetosz....
...Pertamaku melihat dirimu...
...Detak jantung ini tak menentu...
...Aku jatuh cinta padamu...
...Setiap langkahmu akan ku ikuti...
...Takkan pernah lelah ku arungi...
...Hingga engkau menjadi milikku nanti...
...Bila waktu beri kesempatan...
...Untukku lebih dekat denganmu...
...Jika Tuhan penuhi pintaku...
...Betapa bahagia hatiku...
...Pertamaku melihat dirimu...
...Detak jantung ini tak menentu...
...Aku jatuh cinta padamu...
...Setiap langkah akanku ikuti...
...Takkan pernah lelahku arungi...
...Hingga engkau menjadi milikku nanti...
...Bila waktu beri kesempatan...
__ADS_1
...Untukku lebih dekat denganmu...
...Jika Tuhan penuhi pintaku...
...Betapa bahagia hatiku...
...Bila waktu beri kesempatan...
...Untukku lebih dekat denganmu...
...Jika Tuhan penuhi pintaku...
...Betapa bahagia...
...Betapa bahagia...
...Betapa bahagia hatiku...
Salman menatap Flora yang juga menatapnya.
Flora langsung tersadar dari lamunannya dan langsung menuju ke arah dapur,
Dengan perasaan campur aduk, dia pun langsung ikut melaksanakan tanggung jawabnya
Dari jauh seseorang menatap interaksi antara Salman dan juga Flora barusan, dia pun hanya tersenyum,
" Sepertinya putraku menyukai gadis itu " gumam Angelina sambil menatap anaknya yang sedang manggung sambil memetik gitar
Ya Angelina sedang menatap putranya yang sedang berada di panggung sambil menghitung penghasilan bulanan yang sedang duduk di kasir.
Flora yang sibuk dengan pekerjaannya pun tak terusik dan tak menyadarinya jika dia sedang di perhatikan oleh seseorang
Tak lama Salimah keluar dari ruangan aang bunda dan mendekat ke arah abangnya yang sedang fokus memperhatikan Flora, Salimah pun tersadar, jika sang abang sedang memperhatikan sahabatnya, pun berusaha menggoda abangnya.
" Gak usah di lihatin begitu lah bang nantik jatuh cinta aku gak tanggung jawab loh ya " ledek Salimah sambil berjalan ke arah abangnya
" Dek " panggil Salman sambil menatap adiknya
" Iya kenapa ? " tanya Salimah kepada sang abang
" Flora sudah punga pacar belum dek " seru Salman sambil menatap sang adik.
" Hmmm dia lagi gak dekat sama siapa pun " seru Salimah.
" Tapi kalau suka sama seseorang sih ada " sambung Salimah
" Siapa ? " tanya Salman sambil menatap sang adiknya.
" Gak tau bang mungkin cinta pertama nya dia kali " seru Salimah kepada abangnya.
" Hmmmmm gitu " seru Salman sambil menganggukan kepalanya tanda mengerti, lalu Salman pun kembali menyanyikan salah satu lagu yang juga mewakili perasaannya.
...๐ถ๐ผ๐ตPupus-Dewa 19...
...Aku tak mengerti apa yang kurasa...
__ADS_1
...Rindu yang tak pernah begitu hebatnya...
...Aku mencintaimu lebih dari yang kau tahu...
...Meski kau takkan pernah tahu...
...Aku persembahkan hidupku untukmu...
...Telah kurelakan hatiku padamu...
...Namun kau masih bisu, diam seribu bahasa...
...Dan hati kecilku bicara (oh-wo)...
...Baru kusadari...
...Cintaku bertepuk sebelah tangan...
...Kau buat remuk s'luruh hatiku...
...Semoga waktu akan mengilhami...
...Sisi hatimu yang beku...
...Semoga akan datang keajaiban...
...Hingga akhirnya kau pun mau...
...Aku mencintaimu lebih dari yang kau tahu...
...Meski kau takkan pernah tahu...
...Baru kusadari...
...Cintaku bertepuk sebelah tangan...
...Kau buat remuk s'luruh hatiku...
...Baru kusadari...
...Cintaku bertepuk sebelah tangan...
...Kau buat remuk s'luruh hatiku...
...Baru kusadari (uh, baru kusadari)...
...Cintaku bertepuk sebelah tangan (bertepuk sebelah tangan)...
...Kau buat remuk s'luruh hatiku...
...S'luruh hatiku, oh-ho, yeah...
...Setelah menyanyikan lagu tersebut Salman pun pergi keluar dari ruangan meninggalkan Salimah yang bingung dengan sifat abangnya....
...๐๐ผ๐ท๐ธ๐ฑ๐ฎ๐ต๐ฒ๐ณ๐น๐๐๐๐ฟ...
__ADS_1