KISAH ANGELINA

KISAH ANGELINA
PENYAMARAN TRIO Y DAN TUGAS MULIA


__ADS_3

Setelah ketiga saudara itu keluar dari gedung perusahaan sang papa mereka menaiki mobil mereka masing masing... dan menuju tujuan utama mereka...


Saat Yurina memasuki mall DW mereka berbelanja sembako....


" Bang udah belummm " seru Yurina sambil mengambil sekardus mie instan.


" Belum dek... ini baru beras... kamu juga ambil beras ya..." seru Yarman pada adiknya.


" Oke bang..." seru Yurina


" Dek... udah belum punya kamu..." teriak Yordan pada adiknya.


" Semuanya sudah lengkap... sekarang tinggal bayar..." seru Yurina semangat.


Yordan pun pergi membayar semua belanjaan itu.. dan pegawai memasuk kedalam mobil mereka masing masing... lalu ketiga bergegas menuju toilet umum untuk bertukar pakaian...


" Bang... ini cukup bagus juga dalam penyamaran... gimana kita buat prank aja bang...kek di tv tv itu lo.." seru Yarman.


" Itu sama saja kita pamer... gak abang gak setuju..." sahut Yordan cepat..


" Yaudah lah.." seru Yarman.


" Bang... gimana kita jalan jalan dulu atau langsung membagikannya.." tanya Yurina.


" Kita jalan dulu bawah mobil dari sini terus kita turun agak jauh dari permukiman warga.... lalu kita berjalan jalan mencari siapa yang layak mendapatkan bantuannya..." saran Yordan lalu berjalan menuju mobil mereka masing-masing


Tak lama ketiganya sampai di tempat tujuan....


Dengan penyamaran itu mereka leluasa mengenal warga sekitar tanpa mengetahui status ketiganya.


Ketiganya berjalan layaknya warga biasa mereka hanya celingak celinguk melihat sekitaran hingga mereka mendapatkan satu rumah yang begitu miris tak layak huni... ketiganya saling memandang...


" Gimana menurut kaliannn..." seru Yordan ....


" Gini deh bang... abang kesitu... biar adek di mobil nantik mengambil barangnya sama bang yarman dan ini di pakai tiup sekali jika ibuk itu setuju tiup 2 kali untuk membawa barangnya langsung..." seru Yurina sambil memberikan sebuah peluit kepada Yordan.


" Baiklah sekarang kalian pergi lah dulu dan ingat kalian juga perhatikan sekitar ini..." seru Yordan dan dianggukan kepala oleh keduanya.

__ADS_1


Lalu Yordan menuju rumah yang tak layak huni itu untuk sekedar istirahat.


" Permisi buk.... saya boleh numpang istirahat sebentar tidak buk... sambil menunggu kedua adik saya..." seru Yordan.


" Ah silakan nak..." seru Ibuk paru baya itu.


" Sepertinya kamu bukan warga sini ya nak..." sambil ibuk itu.


" Iya buk saya dari kampung sebelah habis jualan botol bekas sama adik adik saya tadi buk.." seru Yordan mendapatkan ide...


" Maafkan saya bukk saya gak niat untuk berbohong..." gumam Yordan dalam hati.


" Begitu rupanya... " sahut ibuk paru baya itu dengan tersenyum.


" Oh ya buk ini rumah ibuk sendiri atau dikontrak buk..." seru Yordan bertanya.


" Ini rumah ibuk sendiri..." seru ibuk paru baya itu.


" Hmmm nama ibuk siapa...kalau boleh tau.." tanya Yordan.


" Oh buk lilah...saya yogi... buk.." seru Yordan memperkenalkan nama samaran nya...


" Oh ya sebentar ya nak..." seru buk lilah itu sambil masuk ke dalam setelah Yordan menganggu kan kepalanya.


Tak lama ibuk itu kembali keluar dengan membawakan segelas air putih bening.


" Ini nak di minum dulu..." seru ibuk lilah sambil memberikan segelas air itu kepada Yordan


" Ah makasih ya buk saya jadi merepotkan ibu..." seru Yordan sambil menerima gelas itu.


" Gak apa apa nak.yogi..." seru ibuk lilah tulus.


" Emangnya adik adik nak yogi kemana...?" tanya ibuk lilah...


" Katanya sih mau beli makanan tapi lama sekali mmm buk saya boleh memanggil merek dengan ini boleh ya buk.." seru Yordan sambil menunjukan sebuah peluit pemberian adiknya tadi dan di anggukan kepala oleh ibuk lilah...


Yordan pun meniupnya 2 X lalu Yurina dan Yarman menyiapkan sebelahnya...

__ADS_1


Tak butuh waktu lama keduanya sudah kembali..


" Maaf bang kami lama..." seru Yurina.


" Gak apa-apa dek perkenalkan ini buk lilah... dan buk ini kedua adik saya... namanya Yuri.. dan Yari..." seru Yordan


" Lalu mereka berkenalan..."


" Buk kami boleh ngobrol sama ibuk sebentar tidak di dalam..." seru Yordan


" Boleh nak yogi... ayo nak masuk.." seru ibuk lilah.


" Ibuk sendirian disini...?" tanya Yurina sambil memasukan barang yang di bawa tadi.


" Enggak nak.. ibuk bertiga sama kedua anak ibuk mereka sedang sekolah..." seru ibuk lilah ...


" Jadi begini buk... kami sebenarnya ingin memberikan ini buat ibuk... tolong di terima ini sebagai rasa kemanusiaan kami buat para warga yang dalam masa sulitnya buk mohon diterima...dan saya harap ini bisa bermanfaat buat ibuk dan sekeluarga..." seru Yordan sambil memberikan sembako yang dibawah oleh Yarman dan Yurina.


" Ibuk Lilah itu pun mengucap syukur dan bersujud menyebut nama tuhannya..."


" Makasih nak yogi... nak yuri sama nak yari." seru ibuk lilah bahagia


" Sama sama buk" sahut ketiganya bersamaan.


" Dan ini ada sedikit rezeki buat ibuk dan adik adik juga semoga bermanfaat..." seru Yurina sambil memberikan sebuah amplop kepada ibuk lilah...


" Ibuk lilah pun kembali mengucap syukur..."


" Terimakasih nak Yuri..." sahut buk Lila sambil menerima amplop itu.


" Iya buk sama sama kalau begitu kami permisi... selamat siang..." seru ketiganya bersamaan dan pamit.


Lalu ibuk lilah mengantar ketiganya sampai depan pintu lalu ketiganya pun pergi meninggalkan rumah buk Lila...


Banyak tetangga buk Lila bertanya tanya tentang ketiga orang itu namun tak satu pun di jawab oleh buk Lila...


🌷🌷🌷 BERSAMBUNG 🌷🌷🌷

__ADS_1


__ADS_2