KISAH ANGELINA

KISAH ANGELINA
KEMBALI KE NEGARA KELAHIRAN DAN KEBAHAGIAN KELUARGA MARTINUS HALIM


__ADS_3

Keesokan harinya lina bangun dan bersiap untuk kembali kenegara Y dia sudah gak sabar ingin bertemu keluarganya hal itu tidak di ketahui kakaknya yang tau kondisi lina saat ini setelah selesai bersih bersih dia pun menyeret kopernya untuk dia bawah dia hanya pergi sebulan karna dia akan kuliah di negara A. sesampai di lantai dasar mereka pun sarapan setelah sarapan lina pun pamit kepada keluarga pamannya.


" Lin berjanjilah untuk kembali kemari ya." seru Yasmin


" Iya aku akan kembali aku pamit ya tante semua nya ." seru Angelina dan pamannya bersamaan...


Lina dan pamannya sudah sampai mereka pun menempuh 5 jam untuk sampai di negara Y.


Sesampai mereka di negara Y mereka mulai menaiki taksi untuk sampai kerumah orang tua lina


Sekarang keduanya telah sampai di depan rumah Angelina dan orangtuanya angel mulai deg...deg an


" Paman aku deg...deg an begini paman." seru Angelina.


" Ya sudah biar paman yang masuk lebih dulu..." seru paman Marwan.


saat ingin melangkah kaki Paman Marwan terhenti karna terdengar suara pintu akan di buka


setelah pintu terbuka terlihat lah sosok paruh baya yang masih terlihat gagahnya. dia kaget saat melihat orang yang berada di depannya saat ini.


" Marwan bang...." seru keduanya bersamaan.


Angelina yang saat itu memakai kacamata minus tidak di kenali oleh papa nya karna angelina terlihat berbedah


" Kamu kapan tibanya dan kenapa kamu bisa tau alamat rumah abang dek." seru papanya Angelina


" Bang apa abang akan biarkan kami di luar saja ini." seru paman Marwan.


" Ah iya maaf ayo masuk." seru papanya Angelina.

__ADS_1


Lalu ketiga orang itu langsung masuk terlihat keluarga lina sedang berkumpul belum sempat ketiga orang itu duduk terdengar suara Bianka heboh melihat pamannya dan kedatangan adiknya yang dia rindukan walaupun adiknya memakai kacamata tebal minus tetapi dia masih mengenali adik kesayangannya itu lalu dia.berlari dan memeluk adiknya itu


" Adiiikkkkku yang nakallll ya Tuhan dek kamu baik-baik saja kamu pulang dek ya Tuhan kakak sangat sangat merindukan kamu dek." seru kakak Bianka. hal itu di lihat oleh keempat orang yang berada di ruang tamu namun membuat kedua orang tua mereka bingung begitupun dengan Briant.


" Ya Tuhan kak... kakak tidak pernah berubah ya sudah hampir 4 tahun kita gak ketemu masih saja teriak-teriak emang ini hutan." seru Angelina santai.


Ketiga orang yang seperti mengenali suara itu lalu bergumam.


" Suara itu." gumaman ketiga orang itu bersamaan.


" Udah ah kak aku capek ini lihat semua mata memandang ke arah kita kita harus me jelaskan sama mama dan papa tentang hal ini." bisik Angelina.


" Iya dek kamu benar." seru kak Bianka sambil melepaskan pelukannya.


Setelah itu papa Martinus mengajak Paman Marwan untuk makan siang dan setelah makan siang baru lah mereka bicara tentang tujuan kedatang mereka kerumah papa Martinus.


" Bang jadi begini abang tau siapa orang yang di sebelah Marwan ini... " seru paman Marwan.


" Mba tau siapa yang di damping Marwan ini." hal yang sama di lakukan oleh mama Mariana.


" Coba deh mbak perhatikan baik-baik apakah ada sesuatu yang menarik perhatian mbak." seru Paman Marwan.


Lalu mama Mariana memperhatikan wajahnya Angelina dengan penuh teliti setelah dia melihat detailnya mama Mariana menatap tajam ke arah Bianka.


Bianka yang di tatap begitu hanya menganggukan kepala lalu menundukannya. setelah mendapat ekspresi begitu dari Bianka mama Mariana paham lalu beranjak dari duduknya dan berpindah duduk kesamping Lina.


Setelah lebih dekat mama Mariana tau siapa orang yang ada di depannya saat ini lalu dia menutupi mulutnya dengan kedua tangannya lalu memeluk erat Angelina sambil menangis histeris di pelukan anak yang selama ini dia anggap sudah meninggal


papa Martinus dan Briant yang melihat mamanya memeluk orang yang tak mereka kenali justru bingung dan heran.

__ADS_1


Lalu paman Marwan menjelaskan tanpa memberitahukan siapa orang yang sedang dipeluk oleh mama Mariana.


" Bang asal abang tau dia ini berjuang untuk hidup dengan mendapatkan pendonor jantung si negara Marwan setelah Marwan mendapat kabar dari Bianka kalau putri bungsu abang membutuhkan jantung karna akan melakukan transplantasi jantung hal itu yang membuat Marwan mencari pendonor lalu setelah Marwan mendapatkan tim media dari sini memalsukan data agar abang dan keluarga tidak khawatir dengan keadaan putri bungsu abang sendiri jadi orang yang ada disampingku saat ini adalah....." seru paman Marwan terjeda karna papa Martinus lebih dulu menyelah


" Jadi dia adalah Putri ku Angelina anakku."seru papa Martinus sambil berjalan mendekati anak dan istri nya lalu memeluk keduanya.


" Paman ini beneran adik bontotku." seru Briant antusias.


Pama. Marwan hanya menganggukan kepalanya tanda setuju.


" Lalu Briant pun ikut memeluk adiknya.


Karna lina sudah kehabisan stok oksigen perlahan dia melepaskan pelukannya nya


" Ma pa maaafin lina ya selama ini lina gak ada kabar li a sayang sama mama dan papa." seru Angelina


" Jadi sama mama papa aaja dek kamu kangen sama abang kamu gak kangen ini." seru bang Briant pura - pura sedih.


" Hmmm enggak bang aku gak kangen sama abang." seru Angelina.


" Is nyebelin deh." seru Briant kesel.


mama dan panha lina sangar bahagia


" Pa ma bianka juga mintak maaf karna bianka ikut andil juga dalam hal ini." seru kak Bianka.


" Oh jadi kamu juga terlibat dek... oh pantesan kami santai saja waktu di pemakaman waktu itu gimana ceritanya sih kalian bisa melakukan ini." tanya Briant kepada Bianka.


Bianka pun menceritakan segalanya kepada keluarganya seperti di episode ( SADARNYA ANGELINA DARI KOMA-53 )

__ADS_1


Setelah mengetahui segalanya keluarga halim bahagia putri yang selama ini mereka anggal telah tiada ternyata masih hidup dan berkumpul bersama mereka ma.anya lina lun tak ingin melepas putrinya itu diapun tidur di kamar nya Lina melepaskan kerinduan yang terpendam selama 4 tahun ini. setelah itu semua keluarga kembali ke kamar masing-masing.


~~~~~ BERSAMBUNG ~~~~~


__ADS_2