
Pagi hari
Salimah berjalan ke arah Ayah dan bundanya.
" Bun yah " seru Salimah kepada kedua orang tuanya
" Kenapa sayang "seru sang Ayah.
" Imah boleh bawah mobil gak yah soalnya Imah ikut Sosiallisasi bareng teman Imah Yah , bun " seru Salimah sambil menatap kedua orang tuanya itu.
" Emang nya teman kamu yang mana sih Im " seru Salman bertanya pada sang adik
" Itu lo bang Rosaline cs " seru Salimah.
" Oh mereka " seru Salman sambil melanjutkan makannya.
" Boleh sih tapi kamu harus berhati-hati dalam membawa πmobilnya ya " seru Ayah Daniel kepada Salimah
" Siap Yah " seru Salimah sambil tersenyum
" Ya udah Imah berangkat ya Bun ayah " seru Salimah sambil mencium punggung tangan kedua orang tuanya lalu berjalan keluar rumah dan menaiki mobil berwarna hitam lalu meninggalkan rumah dengan santai dia mengendarai mobilnya menuju rumah Flora karena gadis itu searah.
Tin tin tin bunyi klakson mobil Salimah tak lama Flora keluar.
" Hai Imah kangen " seru Flora sambil memeluk sahabatnya itu
" Ah lebay lo " seru Salimah sambil melepaskan pelukan keduanya.
" Wah lo bawah mobil Im tumben " seru Flora heran
" Iya hari ini gue akan ikut sama Rosaline Flora " seru Salimah santai sambil keduanya masuk kedalam mobil
" Lo udah benar-benar sehat " seru Flora bertanya kepada sahabatnya itu.
__ADS_1
" Udah dong " seru Salimah sambil tersenyum kepada sahabatnya itu.
" Ah gue senang banget " seru Flora bahagia.
" Hmmmm " dehem Salimah sambil tersenyum.
Tak lama keduanya sudah sampai di kampus lalu memarkirkan mobilnya di samping mobil abangnya
" Wah bang Salman markir di sini " seru Salimah sambil melirik ke arah mobil milik abang nya itu.
" Kenapa abang kamu markir sini? " tanya Flora saat dia baru keluar dari dalam mobil.
" Gak tau " seru Salimah sambil menatap ke arah mobil abangnya lalu berlalu begitu saja dan Flora pun mengikuti Salimah dari arah belakang.
Sesampai di kelas di melihat ketiga sahabatnya yang sedang membelakangi pintu.
Dengan perlahan di masuk dan mengagetkan ketiganya.
" Aweeee aweeea " latah Nada sambil berdiri dari kursinya.
" Akhhh Sahabat queee " pekik Salsa kepada sahabatnya itu., lalu memeluk sahabatnya itu.
" Kangen gue " seru Salsa kepada sahabatnya itu
" Gue enggak tuh " seru Salimah sambil duduk di kursi samping Flora.
" Ihs sebel deh gue " seru Salsa sambil merenggut.
" Imah lo udah baikan " seru Tasya
"Udah " seru Salimah sambil menatap ke arah Tasya dengan cuek.
" Cuek amat sih neng " seru Nada kesel pada Salimah.
__ADS_1
Salimah yang jengah dengan perkataan para sahabat tiba-tiba bangkit dari duduknya dan berjalan menuju pintu keluar
" Mau kemana? " tanya Nada pada Salimah
" Toilet... mau ikut lo ago " seru Salimah
" Ogah " seru Nada ketus.
" Ngapain ke toilet " teriak Salsa.
" Shoping " seru Salimah sambil berjalan ke arah pintu keluar.
Di luar di berpapasan dengan seorang gadis yang berhijap sambil menyapa Salimah yang hendak keluar
" Hai " sapa gadis ber hijab itu.
" Hmmm " gumam Salimah sambil ber lalu keluar kelas.
Setelah selesai dari toilet Salimah keluar dan dia melihat Rosaline beserta keempat sahabatnya sedang berjalan menuju Salimah
" Hai bagaimana keadaan lo " seru Rosaline sambil melipat kedua tangan nya kedada.
" Seperti yang lo lihat " seru Salimah sambil menatap tajam ke arah Rosaline cs
" Gimana keputusan lo " seru Rosaline
" Ya gimana emang gue punya pilihan lagi selain menerima nya " seru Salimah kesel
" Oke sore nantik kita pergi bareng " seru Rosaline sambil tersenyum bahagia lalu pergi meninggalkan Salimah. dan Salimah pun pergi menuju kelas nya dengan rasa dongkol dan dengan tatapan datarnya dia memasuki kelas nya
...ββββββββ ΰ³α¦ πΊ α¦ΰ³ ββββββββ...
...ββββββββ ΰ³α¦ πΊ α¦ΰ³ ββββββββ...
__ADS_1