KISAH ANGELINA

KISAH ANGELINA
KEJUJURAN ANGELINA KEPADA BIANKA DAN WIDYA


__ADS_3

Setelah pelajaran usai semua murid berhamburan keluar kelas menuju kantin....


" Lin ke kantin yuk." ajak Kiara.


" Males ah aku mau tiduran ngantuk inj." seru lina.


" Ih dasar Putri tidur." ledek Dewi.


" Heeleeeh kayak kamu enggak aja." seru lina meledek balik Dewi.


" Tauh ah gelap...." seru dewi dan langsung keluar kelas.


" Yaudah lin gue sama yang lain kekantin ya." seru Sonia.


" Hm..."dibalas deheman oleh lina.


" Hmmmm doang nih.." seru Sonia


Lina menegakkan kepalanya menatap Sonia...


" Kalau gak merepotkan aku titip mocacino satu ya kup aja ya." seru Angelina.


" Oke sip seru Sonia sambil berlalu pergi ke kantin....


Widya melihat keadaan sekitar lalu dia duduk disebelah lina...


" Lin... lina aku boleh nanya gak sama kamu." seru Widya.


" Kamu mau nanya apaan Wid." tanya Lina.


" Kamu punya saudara yang sekolah disini ya." seru Widya yang langsung membuat lina kaget.


" Hmmmm iya mereka namanya kak Bianka dan bang Briant.mereka kelas XI. emang kenapa Wid.? seru Angelina.


" Hmmm enggak aku cuman nanya saja.... tapi kamu kok gak pernah bareng sama mereka." seru Widya penasaran.


" Hmmm itu karnaL aku memang gak terlalu dekat sama kedua saudara saudariku itu....


" Oh begitu rupanya." seru Widya. saat widya ingin melanjutkan perkataannya terlihat keempat sahabat lina masuk ke dalam kelas. Kiara yang melihat widya duduk di kursinya langsung melototkan matanya...


" Woi loh ngapain duduk di kursi gue ha..." seru Kiara kesel.


Widya yang gak mau cari ribut dia pun kembali ke kursinya sebelum dia beranjak dia berbisik kepada lina.


" Teman kamu kalau ngamuk serem bae kayak mak lampir haha.😄." seru Widya tertawa kecil


Lina yang mendengar bisikan Widya hanya tersenyum saja dan dia menahan tawanya.


Kiara yang melihat Widya bisik-bisik dan lina sahabatnya tertawa langsung bertanya.


" Ngapain loh bisik-bisik sama sahabat gue mending lo sampein saja ke gue..." seru Kiara sambil menduduki kursinya....

__ADS_1


" Lin dia bilang apa sama kamu." seru Kiara


" Dia gak bilang apa-apa." seru Lina.


" Ah masa sih aku gak percaya pasti dia ngatain aku kan." seru Kiara


" Kepedean banget sih lo." seru Widya tiba-tiba.


" Apa lo ha." seru Kiara ketus.


Lina yang melihat perdebatan kedua teman nya hanya bisa menghela nafas dan geleng-geleng kepala saja


Tak lama bel berbunyi tanda jam istirahat telah berakhir.lina pun menghabiskan minuman yang di belikan sonia tadi.


Setelah beberapa jam kemudian semua siswa pulang


Lina dan Widya yang saat itu berjalan menuju kost an mereka tiba-tiba terhenti saat seseorang meneriaki nama lina...


" Anggelina Putri Halim." seru orang yang manggil lina.


Lalu lina dan Widya berbalik menghadap ke belakang dan melihat siapa yang memanggil namanya.


" Kak bia ngapain dia." gumam lina pelan tapi masih bisa di dengar oleh Widya yang berada di sebelahnya.


" Mungkin ada perlub kali sama kamu lin." seru Widya.


" Ada apa kak." seru Angelina saat kakaknya sudah ada tepat si hadapannya.


" Hmmm ya sudah ke kost aku aja kak." seru Lina sambil berjalan.


" Ya sudah ayok." seru Bianka sambil mengikuti langkah adiknya...


" Oh ya kak kenalin ini Widya teman kost aku di sebelah." seru Lina sambil memperkenalkan Widya.


lalu kedua orang itu pun berkenalan.


" Wid mampir dulu yuk." ajak lina kepada Widya


" Gak usah lin kamu duluan saja." seru Widya tak enak hati.


" Udah masuk aja sekalian ada yang mau aku sampaikan sama kamu." seru Angelina sambil me.buka pintu kostnya.


Widya menatap kakaknya lina... lalu kakaknya lina berkata.


" Enggak apa-apa ikut saja." seru kakaknya lina.


Mereka pun masuk sedangkan. kakak ya lina. mengambil handphonenya lalu menekan sesuatu di dalamnya.


" Kak mau minum apa." seru Angelina


" Apa saja dek." seru kakaknya.

__ADS_1


" Oke." jawab singkat oleh Angelina.


" Dek kakak sudah pesan makan siang buat kita bentar lagi datang." seru kakaknya angelina.


Tak lama kemudian pesanannya kak Bianka datang.


Lalu mereka makan siang dengan nikmat tanpa hambatan... setelah makan siang kak Bianka langsung to the point....


" Dek kakak gak mau basa basi kakak mau to the point saja ya." seru kakaknya Lina.


Lina pun menganggukan kepalanya. sebelum kakaknya berbicara lina menyela


" Kak lina tau apa yang ingin kakak tanyakan pada lina biar lina jelaskan tapi selama lina menjelaskan. jangan ada yang menyela omongan lina sebelum lina selesai berbicara." seru Lina.


Widya dan kak Bianka mendengarkan lina dengan menganggukan kepalanya.


" Jadi begini kak.... beberapa bulan yang lalu lebih tepatnya awal mula aku mulai masuk sma di sini dan dari situ aku baru tau penyakit jantung yang saat ini aku alami kak tapi jangan khawatir kak aku selalu meminum obat dan rutin kerumah sakit. " seru lina santai namun hatinya perih untuk menyampaikannya.


" Jadi sudah selama itu kamu nyembunyiin penyakit kamu dek." seru kakaknya lina tak percaya dengan adiknya itu.


dan lina hanya menganggukan kepalanya.


" Lin jadi kamu selama ini merasakan sakit itu sendirian dong berarti kamu gak boleh yang namanya kerja berat lin." seru Widya.


Hampir saja Widya mengatakan kalau lina bekerja... kalau kakaknya tau dia bekerja bisa bisa lina akan di sidang...


" Kak berjanjilah untuk tidak memberitahukan kepada papa dan mama serta abang ya kak." seru lina sambil mengatupkan kedua tangannya di hadapan kakaknya.


" Kakak gak bisa janji dek kakak takut dek ." seru kakaknya lina.


" Kak aku mohon mama dan papa serta abang jangan sampai tau ya kak." seru lina.


" Baiklah dek tapi kamu juga janji sama kakak kamu akan selalu kabarin kakak kalau kamu sakit ya dek." seru kakaknya lina.


" Iya kak aku janji." seru Angelina.


" Tenang saja kak Widya akan jagain adik kakak ini." seru Widya dengan antusias.


" Makasih ya Widya kamu sudah mau jagain adik nakalnya kakak ini." seru kakaknya lina.


" Ya sudah dek kakak pulang dulu kamu hati-hati sini ya.... Wid titip anak nakal itu ya..." seru kakaknya lina sambil berjalan menuju pintu keluar...


" Oke kak👌 beres itu kak." teriak Widya.


" Wid sekarang kamu sudah tau kan jadi aku harap kamu gak kasih tau siapa-siapa." seru Angelina.


" Iya tenang saja itu beres kok." seru Widya.. yaudah lin aku kesebelab besok kita lanjut karna akj ngantuk oke bye...." seru Widya sambil berjalan menuju pintu kost nya.


Lina yang melihat kepergian Widya hanya geleng-geleng kepala deng tingkah sahabatnya itu. lina pun masuk kedalam kamarnya dan merebahkan tubuhnya untuk beristirahat.


~~~~~ BERSAMBUNG ~~~~~

__ADS_1


__ADS_2