
Sesampai di rumah sakit SL Angel di masukan ke dalma ruangan UGD dan Ardila menunggu di luar ruangan lalu Ardila menelfon grup SOKIARDE dengan tangan yang bergetar dia menelfon Sonia, Kiara dan Dewi.
saat sambungan terhubung.
" Hallo dil kenapa lo." seru ketiganya bersamaan.
" Ha......hallo gu...gue itu hmmmm." seru Ardila terhenti.
" Woi loh kenapa gagap begitu woi ngomong yang jelas." teriak.Sonia.
" Gue mauuu ka.kasih tau soooo..,soal Angel." seru Ardila terhenti.
" Soal Angel.... lo udah ada kabar soal dia Dil." tanya Kiara bahagia.
" Emang loh ada kabar soal Angel." tanya Sonia.
" Gue gak bisa jelasin sekarang kalian kerumah sakit SL sekarang juga nantik gue jelasin gue gak sanggup." seru Ardila sambil mematikan handphonenya
ketiganya dia buat bingung oleh Ardila namun mereka tetap pergi kerumah sakit SL
Saat sudah sampai ketiganya mencari keberadaan Ardila.
sonia mengabari kalau mereka sudah sampai di rumah sakit SL
dan Ardila mengatakan dia berada di depan ruangan UGD.
Ardila masih menangis di depan ruangan UGD hingga tak lama Sonia dan yang lain datang lalu Ardila berhamburan ke pelukan Kiara.
__ADS_1
" Hiks...hiks....hiks..,hiks....hiks...hiks." tangis Ardila pecah dalam pelukan Kiara.
" Loh kok bisa disini sih emang siapa yang sakit dan itu kenapa kepala lo luka begitu." seru Dewi sambil menunjuk kening Ardila.yang terluka.
" Ini gak seberapa dengan luka yang saat ini gue rasakan hiks...hiks....hiks....." seru Ardila
" Emang siapa yang sakit sampai loh histeris begini." seru Sonia.
" Kalian pasti gak percaya sama apa yang akan gue katakan." seru Ardila
" Tadi pas gue mau nyebrang ke resto M gue hampir kecelakaan tapi seseorang b menolong gue dan orang itu sekarang berada di dalam dan kalian tau siapa yang nolongin gie." seru Ardila dan ketiganya menggeleng.
" Dia Angelina.." seru Ardila membuat ketiganya kaget tak percaya.
" Apaaaaaa..." seru ketiganya bersamaan
Tak lama dokter keluar dari ruang UGD.
" Keluarga pasien.," seru seorang perawat.
" Ah saya sus saya saudaranya." seru Ardila.
" Mari ikut kami sebentar." seru perawat itu lalu Ardila mengikutinya ketiga orang itu masih belum percaya sama apa yang telah di sampaikan oleh Ardila barusan.
Setelah sampai si ruangan dokter itu menjelaskan kondisi Angel.
" Mba siapanya pasien...?" tanya dokter itu yang bename tag dr. Arlando
__ADS_1
Sp.U
" Saya adiknya dok sekaligus sahabatnya." seru Ardila.
" Kemana orang tua pasien." seru dokter arlando.
" Angel baru datang dari negara A karena dia berkuliah disana jadi kedua orang tua pasien belum di kabarin nantik saya kabarin..." seru Ardila
" Baiklah pasien masih kritis dan sekarang pasien butuh istirahat kita lihat samapai nantik malam pasien belum juga sadar maka sudah di pastikan pasien akan koma." seru dokter Arlando.
" baik dokter hmmm tapi apa saya bisa melihat ya sebentar dokter." seru Ardila
" Ah ya silakan ." seru dokter Arlando
" Baik dokter terimakasih." seru Ardila dan anggukan kepala oleh dokter Arlando.
Ardila melihat keadaan Angel dia menangis melihat wajah sahabatnya yang selalu menjahilinya dengan tingkah konyol nya sekarang terbaring kakuh .
" Angel maafin aku setahun tak bertemu namun sekali bertemu kenapa harus jadi begini Angel kenapa..." teriak Ardila.
Mendengar teriakan Ardila dari dalam ketiganya masuk dan saat masuk sungguh bagaikan di sambar petir di siang bolong mereka tak percaya dengan apa yangbmeteka lihat.
Perlahan tapi pasti Kiara melangkah menuju brankar Angelina dan menatap wajah Angel itu.
" Aku gk percaya kita bertemu dalam keadaan sepeti ini... tolong Angel bangun bangun Angel bangun kamu jangan lemah ayo bangun." seru Kiara santai namun hatinya menangis melihat kondisi sahabatnya itu begitupun dengan Dewi dan Sonia mereka tak kuasa melihatnya mereka pun keluar ruangan dan menangis
🌿🌿🌿 BERSAMBUNG 🌿🌿🌿
__ADS_1