KISAH ANGELINA

KISAH ANGELINA
Season 2 ( Cinta dan Air Mata)


__ADS_3

Keesokan hari nya Salimah sudah berada di kampus, kemaren malam Salimah meminta sang bunda untuk segerah pulang, dan sang bunda pun memenuhi keinginan putrinya tersebut.


Saat Salimah sedang berjalan menuju kelasnya dia pun berpapasan dengan beberapa teman sekelasnya.


" Hai Im? " sapa salah satu teman sekelasnya itu dengan ramah dan mensejajarkan tubuhnya dengan Salimah.


" Hai Delivita, apa kabar kamu " seru Salimah pada gadis yang bernama Delivita tersebut


" Aku baik, lalu kamu bagaiamana sudah sembuh? " seru Delivita sambil tersenyum kepada Salimah.


" Lumayan lah aku sudah sembuh " seru Salimah sambil tersenyum.


" Hmmmm syukur lah, oh ya senang deh bisa ada kesempatan bicara padamu " seru Delivita sambil terkekeh pelan.


" Hmmmm kamu saja yang tidak mau dekat dengan yang lain " seru Salimah pada Delivita.


" Ya aku kan gak berani dekat kamu karna kamu kan punya pawang galak semua, " seru Delivita.


" Hahahahahha bisa aja kamu " seru Salimah sambil keduanya memasuki kelas, namun saat kakinya hendak memasuki kelas dan sudah terlihat oleh keempat sahabat nya tiba-tiba ada yang memanggil namanya.


" Imah " teriak orang tersebut


" Eh Hai Din ada apa? " seru Salimah yang berdiri di depan pintu kelasnya.


" Nantik ngumpul yuk sekalian jalan-jalan " seru seseorang yang baru saja datang menimpali percakapan Salimah juga Dinda.


" Astaga Maurensia.... kamu gak nanya dulu apa Imah udh sehat apa belum tega ya kamu " celetuk Naurinsia yang baru saja datang.


Iya nih gak ada akhlak lo " seru Keyshia ikut menimpali.


" Kamu sudah sehat? " tanya Dinda pada Salimah.


" Udah sih, jadi ini ada apa sih? " seru Salimah bertanya.


" Kita di suruh ngumpul sama Rosaline di basement nantik sore kamu bisa kan " seru Dinda


" Bisa kok, ya udah aku masuk dulu " seru Salimah sambil berpamitan masuk ke dalam kelasnya.


Setelah memasuki kelas dia memperhatikan tempat dia duduk rupanya sehari dia gak masuk rupanya sudah ada yang menggantikan posisi nya di samping Flora,


Sungguh tragis dia pun melihat ke arah keempat sahabatnya itu lebih dulu, mereka pun cuek saja, dia berjalan ke arah kursi Delivita,


" Vita, aku boleh duduk sini tidak " seru Salimah pada Delvita.


" Boleh kok duduk aja " seru Delvita sambil tersenyum hangat kepada Salimah


Salimah pun duduk di samping Delvita sambil mengeluarkan laptop nya 💻 dan menyala kan nya.


Kuliah di jam pertama pun berjalan lancar tanpa hambatan, Salimah dengan cepat merapihkan mejanya lalu segerah keluar dari kelas dan pamitan kepada Delvita untuk sesaat.


" Del aku keluar dulu ya ada urusan di fakultas sebelah, " seru Salimah pada Delvita


" Oke sip nantik masuk kan " seru Delvita lalu bertanya.


" Hmmmm baik lah oke " seru Salimah dan berlalu dengan cepat.

__ADS_1


Salimah yang sedang berjalan keluar kelas menatap lurus tanpa menoleh ke arah kiri dan kanan. dia hendak berjalan ke arah kelas nya Rosaline cs namun pandangannya tiba-tiba tertuju pada seorang gadis berhijab yang sedag duduk sendirian di taman kampus, lalu Salimah pun memutat tubuhnya dan menuruni anak tangga lalu berjalan ke arah taman.


" Hai Salma sendirian " seru Salimah pada gadis yang bernama Salma tersebut


" Eh Hai Imah, iya nih sendirian " seru Salma sambil tersenyum ke arah Salimah. Salimah pun duduk di samping Salma,


" Tumben Im sendirian aja biasa nya sama para pengikut " seru Salma seraya meledek


" Sembarangan kalau ngomong " seru Salimah sambil tertawa.


" Oh kamu sendirian di taman ngapain " seru Salimah penasaran.


" Lagi ngerjain tugas nih " seru Salma sambil mengetik di layar laptop💻 milik nya.


" Oh gitu, ya padahal tadi aku mau ajak ke kantin lo " seru Salimah sambil pura-pura cemberut.


" Lah kok sama aku, kan Ada yang lain kenapa harus aku " seru Salma.


" Karena kan aku cuman pengen sama kamu aja gitu " seru Salimah


" Ya udah yuk bareng aku " seru Salma sambil menutup layar laptop💻 milik nya.


" Udah siap tugas nya emang? " tanya Salimah


" Udah kok, yuk mau makan dimana?? " tanya Salma kepada Salimah.


" Kantin fakultas kamu aja gimana " usual Salimah kepada Salma.


" Boleh deh yuk " seru Salma sambil berdiri dari duduk nya


Sesampai di kantin, ternyata tidak terlalu ramai, karna waktu masih pukul 10.00 dan saat ini Salimah melihat sang kembarannya sedang duduk bersama kedua sahabat abang nya itu.


Salman yang melihat Salimah Ada di kantin fakultas nya pun langsung berjalan dan mendekat ke meja Salma.


" Dek kok kamu di sini, gak bareng teman-teman kamu? " seru Salman bertanya


" Lah teman-temannya aku yang mana bang? " seru Salimah bertanya.


" Itu Flora , Salsa, Tasya juga Nada kan sahabat kamu dek " seru Salman kepada Salimah yang duduk di samping Salma.


" Oh ya sih bang tapi untuk saat ini aku belum bis bersama dengan mereka, aku harus selesai kan misiku terlebih dahulu " seru Salimah sambil menikmati makanan yang kedua gadis itu pesan.


" Ya udah kalau gitu abang tinggal dulu, hmm oh ya tolong titipkan sama pacar abang " seru Salman sambil memberikan sebuah paper bag pada adik nya itu


" Kenapa bukan abang langsung " seru Salimah kepada Salman.


" Abang Ada kelas " seru Salman lalu berlalu begitu saja.


Setelah kepergian nya dia menatap Salma sesaat


" Kamu kenapa? " tanya Salimah kepada Salma


" Gak apa-apa kok " seru Salma kepada Salimah, Salimah dapat melihat wajah sendu dari seorang Salma gadis yang sempat menyukai abangnya itu dalam diam, gadis yang terlihat cuek, namun memendam perasaannya sendiri,


Cinta memang tak harus saling memiliki dengan melihat orang yang kita cintai bahagia dengan cara nya sendiri.

__ADS_1


ya itu lah yang saat ini Salma alami, dia mencintai seseorang namun tak dapat menggapai orang yang sangat dia cintai.


" Yakin kamu gak apa-apa? " tanya Salimah.


" Iya kok aku gak apa-apa santai aja " seru Salma sambil menatap ke arah sahabat nya tersebut.


" Baik lah kalau begitu aku balik ke dalam kelas ya hmmm ini biar aku yang bayar " seru salimah sambil berdiri dari duduk nya dan membayar tagihan makanan keduanya.


" Makasih ya untuk hari ini sampai jumpa " seru Salimah sambil berpamitan kepada Salma


" Oke sip sampai jumpa " seru Salma sambil tersenyum ke arah Salimah yang sudah berjalan jauh keluar kantin,


Salimah berjalan menaiki tangga, sesaat dia melihat lurus ke depan.


" Darimana saja lo kita nyariin lo dari " seru Keyshia kepada Salimah sambil meletakan kedua tangan nya di pinggang.


" Hmmmm gue habis ketemu sama teman gue di fakultas kedokteran, " seru Salimah jujur lalu berhadapan langsung dengan Rosaline yang berdii tepat depan pintu kelas nya Salimah, banyak dari teman sekelasnya Salimah memandang tidak suka ke arah Rosaline cs tersebut


" Kenapa lo pada kangen ya sama gue " seru Salimah dengan senyuman tipis nya.


" Cihhh... siapa juga yang kangen sama lo ihwwww " seru Naurinsia kepada Salimah yang tertawa itu


" Oke gue saranin lo pergi dari sini, soalnya banyak dari mereka memandang lo gak jelas " seru Salimah seraya meledek.


Lalu tanpa banyak bicara kelima gadis itu pun berbalik dan berjalan ke arah kelas mereka,


" Huuuuf untung saja " seru Salimah pelan lalh masuk ke dalam kelas. dan berjalan ke arah Flora dan meletakan paper bag tanpa banyak bicara dia pun kembali duduk di samping Delvita.


" Habis darimana? tanya Delvita pada Salimah


" Habis jalan-jalan ke fakultas kedokteran tadi " seru Salimah santai.


" Ouhhh gitu " seru Delvita sambil mangguk


Sedangkan Flora memandang paper bag pemberian Salimah, lalu memandang ke arah Salimah yang sedang tertawa bahagia kepada orang lain


" Dia melihat isinya.. lalu tersenyum. "


Dia meraih handphonenya Dan mengirim kan pesan kepada Salimah


^^^✉️ Flora ( Thanks Im gue suka hadiahnya 😊) pesan dengan emoticon senyuman. ^^^


Salimah melirik handphonenya sesaat lalu membalas dengan gaya datarnya.


📤 Salimah " Bukan dari gue dari calon suami elo " pesan dengn emoticon 😐 cuek.


Flora membacanya dengan tatapan sesekali melirik ke arah Flora


^^^✉️ Flora ( Terimakasih) itu pesan terakhir yang Flora kirim^^^


Namun pesan tersebut tidak di balas oleh Salimah, karena dia sudah memasukan handphonenya kedalam saku baju nya


Dia pun menatap lurus sampai seorang dosen memasuki kelas mereka.


Dan memulai mata kuliah hari itu juga.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2