KISAH ANGELINA

KISAH ANGELINA
ANGELINA DAN ARDILA


__ADS_3

๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


Keesokan harinya Angelina berangkat kesekolah bareng Widya seperti biasa dengan muka datarnya Angelina selalu berjalan menuju kelas tanpa senyum dia dan widya terus memasuki sekolah tnpa ekspresi keduanya di beri gelar si gunung es kembar. hahaha๐Ÿ˜ƒ


Sesampai di kelas Angelina duduk di kursi sebelah Kiara dengan ekspresi datarnya๐Ÿ˜‘ tanpa menghiraukan orang orang di sampingnya atau yang memanggil namanya.


Tiba-tiba Angelina merasakan dadanya kembali sakit. lalu dia menahan rasa sakitnya itu dengan memejamkan matanya lalu mengambil sesuatu didalam tasnya lalu bergegas pergi ke toilet tanpa Lina sadari sedari tadi seseorang menatapnya lalu orang itu pun mengikuti Lina.


" Eh dil lo mau kemana." seru Sonia.


" Gue mau ke toilet bentar." seru Ardila sambil bergegas keluar kelas.


Di toilet Angelina merasakan sakit didadanya yang amat terasa nyeri.


" Akh sakit Tuhan bantu aku bisa sembuh dari sakit ini aku mohon." seru Angelina lirih.


Di luar toilet dila mendengar lirihkan Angelina karna dila gak tahan dengar rintihan sakitnya angelina dia pun akhirnya menggedor pintu toilet tempat Lina.


" Linnnn...... Lina ini gue Ardila. loh jangan sembunyiin apapun dari gue gue tau loh lagi nahan sakit linn.... keluar lin gue mohon lo kasih tau gue apa yang lo rasain lin.. lin cerita ke gue lin kasih tau gue apa yang bisa gue bantu elu lin.... seru Ardila dari luar pintu toilet.


" Hmmmm dila ngikutin aku gimana ini aku belum bisa cerita ke dila tapi saat ini aku butuh bantuan dia yaudah deh aku minta tolong ke sila saja." seru lina dalam hatinya.


" Dil..." seru lina pelan.


" Iya lin lo denger gue kan lin." seru Ardila khawatir.


" Dil... aaaaa....aku min....mintak tolong ka.....kamu ke...kantin to....long be.....liiiiiii.....kann... aaa aku aaa....air dil." kata lina terputus putus.


" Iya lin iya aku akan ke kantin beliin kamu air tungguin ya." seru Ardila pnik sambil berlalu kekantin.


Tak lama kemudian Ardila kembali membawa sebotol air mineral untuk Angelina.

__ADS_1


" Lin... ini minuman buat kamu..." seru Ardila.


Lalu Angelina keluar dari dalam dan menerima air pemberian dila.


" Makasih dil." seru Angelina sambil meminum obat dan airnya.


" Iya lin sama-sama." sahut Ardila.


"Lin sebenarnya apa sih yang kamu sembunyiin dari kita-kita dan apa ini kenapa kamu seperti sakit begini kamu kenapa lin cerita sama aku lin." seru Ardila setelah lina meminum obatnya.


" Dil maaf aku belum bisa cerita sama kamu saat ini apa bila ada waktu aku janji akan cerita sama kamu . sekarang sudah hampir jam pelajaran di mulai lebih baik kita kembali kedalam kelas." seru Kamelia.


" Iya sudah tapi lo janji ya akan cerita ke gue. hmm gimana besok gue duduk di sebelah lu dan Kiara duduknya sama Hana." seru Ardila memberi saran.


" Terserah kamu asalkan tidak menimbulkan kecurigaan oke sekali lagi makasih ya dil." seru Angelina sambil mereka berjalan.


" Iya lin iya udah gak sakit lagi kan." tanya Ardila kepada Angelina.


Sesampai mereka di kelas mereka pun duduk dengan santai tanpa ada kecurigaan dari yang lain.


" Lin lo dari mana." tanya Dewi.


" Aku habis dari toilet tadi kebetulan ketemu dula ya kita barengan aja." seru lina tanpa memandang lawan bicaranya.


" Oh tak kirain kalian dari mekah soalny lama betul dari toilet." seru dewi lagi.


" Hahaha๐Ÿ˜ƒ enggak lah wi masa iya aku ke mekha ada ada saja." seru Angelina.


Sedangkan Ardila yang melihat Angelina tertawa dia bergumam dalam hati.


" Gue heran sama lo lin lo bisa tertawa saat lo dalam kesakitan begitu. hebat lo lin bisa nyembunyiin masalah loh lo bisa bermain peran dengan baik gua salut sama loh lin." seru Ardila dalam hati.

__ADS_1


Setelah jam pelajaran berakhir bel tanda istirahat berbunyi.


Semua siswa siswi berhamburan keluar kelas.


" Lin ke kantin yuk." ajak Ardila.


Saat lina ingin berbicara namun di potong oleh Sonia.


" Udah lah dil Angelina gak akan mau kekanun bareng kita lagi." seru Sonia dengan sinisnya.


Setelah mengatakan itu widya menghampiri lina.


" Lin temenin aku ke perpustakaan yuk." seru widya sambil menarik tangannya Lina.


Widya dan Lina pergi meninggalkan kelas


Setelah kepergian keduanya Sonia mengomel di dalam kelas.


" Kalian lihat kan dia gak mau bareng kita lagi." seru Sonia sambil berjalan menuju kantin.


Setelah kepergian keempat orang itu kelas menjadi kosong dan Ardila masih tetap diam di tempat


sesampai di kantin Ardila mengatakan sesuatu kepada Kiara.


" Kia hmmm besok gue mau duduk sama Lina cuman sebentar doang kok karna ada hal penting yang mau gue tanyakan sama dia." sahut Ardila.


" Jadi maksud lo gue duduk sebelah anak sombong itu. enggak deh dil sori." seru Kiara.


Iya udah lah kalau loh emang gak mau juga gak masalah next time gua bisa bicara langsung sama dia." seru Ardila sambil meminum minuman yang dia pesan tadi....


Setelah mengatakan itu dila terdiam dan bergulat dengan pikirannya begitupun dengan Sonia, Dewi dan Kiara. mereka memikirkan hal yang entah apa itu.

__ADS_1


~~~~~ BERSAMBUNG ~~~~~


__ADS_2