
Setelah jam pulang kuliah... Rinjani.... menemui Yurina.
" Yurina..." panggil Rinjani saat melihat nya di parkiran..
" Ya ada apa...?" tanya Yurina.
" Hmm. aku mau pulang bareng kamu boleh..." seru Rinjani.
" Emmmm gimana..ya... aku mau pergi sama Ajeng ke rumah sakit..." seru Yurina jujur.
" Hm.. aku ikut aja boleh ya... aku janji aku akan tungguin di mobil kok..." seru Rinjani
" Yaudah... ayok...." seru Yurina saat Yurina ingin masuk ke dalam mobilnyaAjeng tiba tiba memanggilnya....
" Yuri..." panggil Ajeng.
" Ya... apa...?" seru Yurina.
" Jadi kan.." seru Ajeng.
" Iya..." seru Yurina
" Terus...." seru Ajeng memberi kode dan lirikan mata ke arah Rinjani
" Udah tenang aja..." seru Yurina santai.
" Ya sudah ayuk..." seru Ajeng sambil memasuki mobilnya.
" Lalu keduanya menuju rumah sakit dengan menggunakan mobil masing masing..."
Seaampai di rumah sakit
" Rin... kamu yakin mau nungguin disini..." seru Yurina.
" Iya gak apa apa aku yakin kok..." seru Rinjani
__ADS_1
" Ya udah aku turun bentar ya... hmm. titip tas sama handphone aku... nantik kalau ada yang menelfon angkat saja..." seru Yurina sambil keluar dari mobil setelah Rinjani menganggu kan kepalanya.
Lalu Ajeng dan Yurina langsung menemui pamannya Ajeng.
" Selamat sore paman...." sapa Ajeng.
" Sore nak..." seru paman Ajeng.
" Paman kenalin ini temanku namanya Yurina... dan Yur kenalin ini paman aku namanya paman GINO DELENO atau dr.Gino..heheh.." seru Ajeng.
" Salam kenal om.." sapa Yurina.
" Salam kenal balik nak.." seru paman Ajeng
" Baik lah paman tujuan Ajeng kesini mau nanya soal kesehatan Rinjani bagaimana paman..." seru Ajeng.
dr. Gino pun menjelaskan secara detail tentang apa yang di rasakan oleh Rinjani sampai selesai
" Oh begitu...." seru keduanya setelah pamannya Ajeng selesai bercerita.
" Jadi paman kami sudah sepakat akan membantu sedikit biaya pengobatan Rinjani... jadi tugas paman hanya membantu mengobati dan menyembuhkan sahabat kami itu... dan soal siapa yang membiayainya tolong di rahasiakan ya paman..." seru Ajeng.
" Baiklah paman kalau begitu kami berdua pamit..." pamit keduanya bersamaan dan dianggukan kepala oleh dr.Gino.
Setelah itu keduanya langsung menuju mobil masing - masing untuk pulang kerumah.
" Oke tugas pertama selesai...." seru Ajeng dan keduanya bertos ria...sambil menuju parkiran..
" Maaf ya....nunggu lama..." seru Yurina pada Rinjani.
" Ah iya gak apa-apa kok.." seru Rinjani.
" Kalau boleh tau ngapain kerumah sakit..." tanya Rinjani.
" Hehehe...tadi Ajeng ngajak ketemu sama pamannya... terus tadi kita ngobrol gitu..." seru Yurina jujur tapi tidak memberitahukan rencananya.
__ADS_1
" Oh begitu... yaudah..." seru Rinjani.
Lalu Yurina menyalakan mobilnya dan meninggalkan parkiran rumah sakit....
" Rinjani... kamu kenapa...?" tanya Yurina yang melihat Rinjani sedang mengelus kepalanya.
" Aku hanya sedikit lelah saja..." seru Rinjani bohong.
" Yaudah kamu sudah makan belum..." tanya Yurina.
" Hmmm belum sih..." seru Rinjani santai.
" Hmmm kamu mau makan apa...?" tanya Yurina.
" Gak usah lah kita langsung pulang aja yuk.." seru Rinjani.
" Gak ada kamu harus makan... gimana kalau kita makan bubur ayam saja..." seru Yurina sambil menghentikan mobil nya tepat di warung bubur ayam.
" Ayok..." ajak Yurina sambil turun dari dalam mobilnya.
Keduanya pun makan bersama dan saat bercanda..
" Rin...kamu tu harus banyak makannya... biar kamu...-" seru Yurina terhenti.
" Biar apa... biar gemuk gitu maksud kamu... gak ah... aku gak mau.." seru Rinjani
" Yeee siapa bilang biar gendut...maksud aku itu biar kamu ada tenaga untuk melawan aku jika suatu saat aku akan jahikin kamu...hahahaha" seru Yurina di sertai tawanya .
" Aku senang bisa lihat tawamu itu... andai aja in gak berlalu begitu cepat easanya aku ingin sekali melihat mu tertawa begitu... Yarman saja yang notabane kekasihku... kadang aku jutekin dia selalu bersikap dingin kadang romantisnya mintak ampun... namun aku lebih nyaman memiliki sahabat sepertimu... semoga ini tak Sementara... meskipun ini hanya perhatian kecil darimu aku sangat bersyukur..." gumam Rinjani sambil menatap Yurina.
" Kamu ngapain lihatin aku... yayay aku tau..aku cantik gak usah dipandangin begitulah.." narsis Yurina.
" Hahahahha..." tawa Rinjani pelan.
" Udah ih kita pulang... aku ngantuk.." seru Yurina sambil beranjak dan perhi membayar makanan yang mereka makan tadi.
__ADS_1
lalu segera menuju mob dan pulang ke mansion DIWANGSA
🌴🌴🌴 BERSAMBUNG 🌴🌴🌴