
...Setelah Angelina membersihkan tubuhnya di kamar dia pun beristirahat sejenak.......
Skip...
...Setelah beberapa jam kemudian Angel terbangun lalu dia langsung menuju kamar mandi dan membasuh mukanya... dan Angel pun keluar kamar menuju lantai dasar...
" Malam paman... malam tante..." sapa Angelina dengan tersenyum.
" Malam sayang... sini duduk..." seru tante Mila
...Lalu Angelina pun duduk di sebelah tantenya... tak lama Yasmin... Yaldi dan Yara bergabung......
" Malam semuanya..." sapa ketiganya.
" Malam...nak...malam juga..." balas kedua orang tua mereka dan Angel bersamaan.
" Lagi pada ngapain ini mah pah..." tanya Yasmin...
" Lagi duduk aja nak..." seru mama nya Yasmin.
...Lalu dengan penuh keberanian Angel mengutarakan keinginannya kepada paman dan tantenya itu......
..." Hmmmm paman.... tante...." seru Angelina dan kedua paruh baya serta ketiga anaknya menoleh ke arah Angel....
" Ada apa nak...?" tanya paman Marwan.
" Ada yang mau Angel sampaikan kepada paman dan tante..." seru Angelina.
" Apa yang ingin kamu sampaikan nak...?" tanya tante Mila.
" Begini tante... paman... hmmm Angel berencana ingin....-" seru Angelina terhenti.
" Angel... paman harap kamu gak berencana ngekost ya kalau itu benar paman bener bener kecewa sama kamu... apapun itu alasannya." seru paman Marwan dengan benar.
__ADS_1
" Kok paman bisa tau ya rencanaku..." gumam Angelina dalam hati.
" Kok diam... kamu mau berencana apa nak..." tanya tante Mila.
" Paman... kenapa bisa tau rencana Angel..." seru Angelina pada pamannya.
" Jadi benar kamu ingin berencana ngekost..." seru paman Marwan kaget lalu bertanya dan dianggukan kepala oleh Angelina.
" Kenapa kamu ngekost nak..." tanya tante Mila.
" Hmmm aku hanya ingin mandiri saja tante..." seru Angelina pada tantenya itu.
" Paman gak setuju kamu ngekost... jika kamu ingin kekeh dengan itu silakan jangan pernah temui paman lagi..." seru paman Marwan sambil beranjak dari duduknya lalu pergi menuju kamarnya.
...Di ruang keluarga hanya tinggal Angel.. tantenya dan ketiga sepupu sepupunya....
" Angel kamu serius mau ngekost...?" tanya Yasmin sambil menatap wajah Angelina... sekilas Angel menatap Yasmin lalu menganggu kan kepalanya.
" Hmmmm tante sebenarnya gak pengen kamu ngekost nak... tante mau kamu di sini aja... kamu kenapa mau ngekost kamu gak suka tinggal disini... atau kamu gak suka dengan kamar kamu ata apa nak...?" tanya tante Mila bingung harus apa.
" Nak pikirkan lagi keputusan kamu jangan buat pamanmu kecewa begitupun dengan tante... kami sayang sama kamu... pikirkan lagi ya..." seru tante Mila dan di anggukan kepala oleh Angelina
" Ya sudah tante ke kamar dulu kalian beristirahatlah..." seru tante Mila kepada Angel dan ketiga anaknya.
" Iya tante... iya mah..." seru keempat orang itu bersamaan... lalu tante Mila pun pergi meninggalkan mereka.
...Setelah kepergian tante Mila Yasmin pun bicara kepada Angelina......
" Lin gue gak tau ya... salah gue di mana... sampai sampai lo cuek gitu sama gue... terus lo diemin gue... kalau lo ada masalah sama gue lo cerita jangan lo pendem aja Lin... gue jadi gak tau dimana letak dalah gue..." seru Yasmin.
" Lo gak salah apa apa gue lagi pusing jadi lebih gue diam aja selama ini sama lo..." seru Angelina sambil beranjak dari duduknya dan menuju kamarnya meninggalkan ketiga saudara itu...
...Sesampai di kamar Angelina menghempaskan dirinya di atas ranjang dan terlelap.......
__ADS_1
* Keesokan harinya *
...Pagi pagi sekali Angelina sudah berangkat kekampus dia melewati sarapannya dia masih memikirkan pamannya yang semalam berkata jika Angel melanjutkan rencananya maka pamannya tak ingin melihatnya... makanya pagi pagi sekali Angel pergi ke kampus... karna Angel tak ingin bertemu dengan Yasmin dia pun akhirnya menemui dosennya dan meminta izin tidak masuk kelas lalu Angel memutuskan untuk pergi kekantor...
* Sedangkan di kediaman paman Marwan. *
...Pagi itu tante Mila sedang memasak di dapur... di heran melihat dapurnya yang sudah rapi dan bersih ... lalu dia melihat sekitaran dan tak menemukan siapa siapa.... lalu tante Mila memutuskan untuk memasak.... setelah masak ia menyajikannya di atas meja lalu memanggil satu persatu anggota keluarga...
Saat semuanya sudah berkumpul tante melihat kursi Angel kosong lalu paman Marwan bertanya.
" Dia kemana apa dia sudah pergi meninggalkan rumah ini.." seru paman Marwan pada istrinya.
" Tidak mungkin lah pah... Angel pergi tanpa pamit sama kita... mungkin dia masih di kamarnya... biar mamah yang menemuinya.." seru tante Mila.
" Tidak perlu biar papa saja..." seru paman Marwan sambil berdiri dan melangkah menuju kamar keponakannya itu.
( tok...tok...tok...) suara ketukan pintu namun tak ada sahutan dari dalam kamar akhirnya paman Marwan masuk kedalam kamar keponakannya itu dan dia melihat sekitaran kamarnya...
" Kemana dia... di kamar mandi tak ada...baju... dan tasnya juga masih ada... jadi kemana dia..." seru paman Marwan sambil memeriksa lemari pakaian keponakannya yang masih lengkap... lalu dia keluar kamar... namun langkahnya terhenti saat menemukan sepucuk surat yang tertempel di atas pintu..
" Maaf.... pagi pagi sekali aku harus pergi karna aku ada urusan mendadak jadi aku tidak pamit kepada paman dan tante... paman aku sayang sama paman apapun keinginan paman akan aku ikutin jika itu demi kebaikan aku tapi aku mohon bicaralah padaku... maaf paman aku membuat mu marah, sedih dan kecewa aku janji ini yang terakhir kalinya aku pergi dulu paman... dan maaf nantik malam aku telat pulang selamat pagi..." isi surat Angelina
Paman Marwan yang membacanya merasa terharu dia merasa bersalah telah bersikap begitu kepada keponakannya dia tak ingin mengekang keponakannya namun hanya dengan begitu dia bisa menjaga anggota keluarganya... setelah membaca surat dari Angel paman pun kembali ke lantai dasar
" Pah gimana Angel nya ada kan pah..." seru tante khawatir paman pun menggeleng sambil masih memegang surat dari Angel.
Tante Mila yang sudah dari tadi khawatir mengira surat itu dari Angel yang berisi tentang kepergiannya tiba tiba terdiam lalu terduduk hilang sudah nafsu makannya tante Mila.
" Pah jadi Angel sudah pergi pah...?" tanya Yasmin kepada papahnya lalu paman Marwan pun tersadar dari lamunannya.
" Tidak nak... dia belum pergi dia hanya ada urusan saja jadi dia sudah berangkat lebih pagi..." seru paman Marwan membuat tante Mila menatap suaminya itu lalu tersenyum.
" Ya sudah mari kita sarapan" seru paman Marwan pada keluarganya dan mereka pun menikmati sarapan mereka dengan nikmat dan tenang meskipun di hati paman Marwan masih terasa kekecewaan yang dia perbuat pada keponakannya itu dia akan menjaga selalu keluarga yang dia sayang....
__ADS_1
๐ฟ๐ฟ๐ฟ BERSAMBUNG ๐ฟ๐ฟ๐ฟ