
Setelah pulang sekolah lina langsung segera keluar kelas dengan cepat menuju kost nya karena dia merasakan dadanya terasa sakit... lalu diapun pergi dengan cepat tanpa menghiraukan panggilan keempat sahabatnya, dari arah belakangnya lina Hanani widya menyusul lina sesampainya didepan kost lina dia mengetuk pintu kost lina
" tok....tokk....tokkk..." suara ketukan pintu.
" Lin.... ini gue Widya." seru Widya dari luar.
Karena gak ada jawaban dari lina widya pun masuk kedalam kost annya. sesampainya didalam dia kepikiran "ada apa ya dengan lina." pikir widya.
Sedangkan lina yang merasakan sakitnya yang luar biasa membuat dia gak bisa tertidur, hingga pagi dia masih terbangun.
" Hari ini pun lina memutuskan untuk tidak masuk sekolah lalu dia mengambil handponenya lalu menelfon wali kelasnya untuk izin tidak masuk sekolah hari ini."
Lina pun dengan segera istirahat dengan baik. seharian lina tak keluar rumah sampai sampai wiwid mengetuk kost nya lina pun masih tak ingin bertemu dengan siapapun.
Sedangkan disekolah keempat sahabatnya kebingungan dengan ketidak hadirnya Lina di sekolah. lalu mereka memutuskan untuk pergi ke kost nya lina sepulang sekolah
" Eh guys lina kemana ya." seru Sonia.
" Iya ya dari tadi gak kelihatan." seru Ardila.
" Mungkin dia gak masuk." seru Kiara.
" Hmmm yaudah lah."
" Eh ya kalian ngerasa ada yang aneh gak sih sama lina." seru Kiara memastikan.
" Hmmmmm enggek sih, emang kenapa ki." seru dewi.
" Aku sih memang merasakan ada sesuatu yang disembunyikan dari kita oleh lina." seru Sonia.
" Hmmm udah deh nantik kita kost nya lina ya guys." seru Ardila.
tak lam kemudian bel berbunyi.
Di kost nya lina,,,,, lina merasakan sakitnya sudah agak mendingan lalu dia mencoba untuk makan dan menenangkan hati dan pikirannya....
Sepulang sekolah keempat sahabat lina pun mendatangi kost annya. namun lina sama sekali tak membukakan pintu kepada keempat sahabatnya itu.
" Tok....tok...tok..." suara ketukan pintu.
" Lin ini kita sahabatmu, kamu didalam gak." seru sonia sambil mengetuk pintu kost nya lina.
Tak lama terlihat wiwid memasuki kost nya.
" Elu juga kost disini." seru Ardila.
" Hmmmm menurut loh." seru wiwid santai lalu masuk kedalam kost nya.
__ADS_1
" Sialan luh santai dong ngomongnya." sahut Sonia.
" Udah nia sabar jangan marah-marah ingat tujuan kita kesini mau lihatin keadaannya lina bagaimana." seru Kiara.
Kiarapun kembali mengetuk pintu kost nya lina.
" Linnn.... lina... ini aku Kiara sama yang lain datang." teriak Kiara dari luar.
Tak lama terlihat lah wajah masamnya Angelina.
" Kalian ngapain disini." seru lina biasa aja.
" Iya lihatin kamu lah orang kamu gak ada kabar seharian, di telfon gak diangkat di WA gak dibales. yaudah deh kami kesini aja." sahut Sonia.
" Hmm maaf ya sudah buat kalian khawatir dan buat kalian repot." seru Angelina sembari menyuruh mereka masuk.
" Apaan sih kita ini sahabat apapun yang dibutuhin sahabat kita pasti bantuin dia kok." seru sonia.
" Betul apa kata Sonia lin.... " sahut Ardila.
" Kamu kenapa gak masuk hari ini lin." sahut Kiara.
" Aku sedikit merasakan sakit di bagian dadaku ini., tapi sekarang sudah baikan kok." kata lina jujur sambil menyentuh dadanya.
" Lin kamu sudah periksa belum kerumah sakit." sahut Kiara.
" Udah kia, kata dokter aku hanya kelelahan saja." seru lina yang tidak ingin memberitahukan kenyataannya.
" Maafin lina ya teman-teman." seru lina dalam hati.
Keesokan paginya
Angelina telah bersiap-siap untuk berangkat kesekolah lalu dia keluar kost nya. saat si luar dia berpapasan dengan Wiwid. wiwid pun menyapa lina dengan lembut dan dibalas deheman oleh lina.
" Pagi lina." sapa wiwid dengan tersenyum.☺😊.
" Hmmmm" dibalas deheman oleh lina dan langsung berjalan menuju sekolah disusul oleh Wiwid.
" Lin aku mau ngobrol sama kamu lin.." seru wiwid.
Tetapi lina tak mendengarnya dia memasang earphone 🎧 ke telinganya👂 sambil mendengarkan musik.🎶🎼🎵.
Sedangkan Wiwid yang bercerita sepanjang jalan dengan lina hanya berceloteh gak jelas dia gak sadar kalau lina tak menghiraukannya. sesampai di kelas lina baru melepas earphonennya🎧.. lalu dia duduk di kursi nya begitupun dengan Wiwid.
Setelah Wiwid meletakkan tasnya di kursi lalu dia duduk di kursi sebelah lina sambil ngobrol.
" Lin... tadi kamu denger aku bicara kan." seru Wiwid memastikan.
" Hmmm." seru lina santai.
Saat Wiwid ingin memberi pertanyaan lagi kepada lina tiba-tiba Kiara datang dan membuat Wiwid harus pergi saat itu juga. lalu Kiara memeluk lina sambil mengatakan.
" Linnn.. aku kangen." seru Kiara.
" Hmmmm baru juga kemaren ketemu." seru lina sambil tersenyum hangat😊 kepada Kiara.
__ADS_1
" Hahaha iya juga sih hehehe😃." seru Kiara cengengesan.
" Bisa aja kamu." seru lina dengan tersenyum😊.
Setelah itu semua murid pun telah berdatangan,,, sedangkan Sonia, Ardila dan Dewi yang tadi datang juga melakukan hal yang sama seperti Kiara lakukan kepada lina. dan disambut gelak tawa oleh lina.
" Lina merasakan kebahagiaan ini bisa bersama dengan keempat sahabat terbaimnya."
Saat jam istirahat tiba Angelina tak lepas dari pantauan kedua saudaranya yaitu Bianka dan Briant.
Mereka juga mengkhawatirkan adik mereka yang jauh dari mereka. karna adik mereka sekarang sudah jarang berbagi kepada kedua saudaranya.
Saat lina sendirian kedua kakaknya mendatangi aduknya itu.
" Dek..." seru Briant sambil menepuk bahu adiknya.
" Eh bang iant sama kak bia, ada apa kak." seru lina tersenyum😊.
" Kemaren kemana dek, kok gak masuk." tanya Bianka.
" Oh itu kak kemaren pas lagi bersih- bersih kost aku tiba-tiba pusing terus dadaku terasa sakit aja kak." seru lina pernyataan lina mampu membuat kedua saudaranya kaget.
" Haa... apa dek!!! jadi kemaren kamu sakit." seru Briant.
" Terus kamu sekarang gak apa-apa kan dek." seru bianka.
" Kamu sudah periksa kedokter belum dek." seru Briant.
Kedua saudara lina membom pertanyaan kepada lina.
" Dek ayolah jawab." seru Bianka penasaran plus khawatir kepada adik mereka itu
" Gimana mau jawab kak bang kalian ngasih pertanyaanya gak habis- habis sih." seru lina cemberut.
" Aku baik- baik saja kak, kemaren udah periksa kedokter tapi kata dokter adek cuman kelelahan saja kok kak." seru lina yang tak mau jujur kepada saudaranya.
" Serius deh cuman itu saja." seru Briant.
" Iya bang tapi jangn bilang sama mama ya bang aku gak mau mama khawatir sama keadaan aku." seru lina memohon.
" Iya abang gak akan bilang tapi dek lain kalu kamu harus jaga kesehatan oke." seru biriant
" Iya bang." seru lina
" Yadah dek. kamu balik kelas gih sana." perintah Briant kepada adiknya.
" Iya bang." seru lina sambil melangkahkan kakinya menuju kelas. lalu merekapun berpisah dan melanjutkan kegiatan mereka masing-masing.
__ADS_1