KISAH ANGELINA

KISAH ANGELINA
INTROGASI SANG KAKAK


__ADS_3

Malam harinya Angelina beserta Stefani sedang santai di ruang keluarga... keduanya sedang membuat tugas kuliah di rumah Angelina....


Namun saat dengan santai nya kedua gadis cantik itu di kaget kan dengan kedatangan pria paru baya nan wajahnya mirip dengan Angelina siapa lagi kalau bukan papanya Angelina Martinus.


" Hallooo anak anak gadisnya papa..." seru papa Martinus sambil mendekat ke arah kedua sahabat itu.


" Hallo pa... halloo om tin tin..." seru Angelina dan Stefani bersamaan.


" Ini pasti Stefani kan..." tebak papa Martinus.


" Benar om.." seru Stefani lalu tersenyumπŸ˜€.


" Wah kalian kapan datangnya..." tanya papa Martinus.


" Tadi siang pa..." seru Angelina singkat jelas dan padat.


" Yaudah ih selesai makan malam kalian istirahat... kalian pasti lelah...." seru papa Martinus.


" Oke pa... siap om..." seru Angelina dan Stefani bersamaan.


Skip


Setelah selesai makan malam Angelina menemui mamanya di kamar.


( tok...tok...tok...) suara ketukan pintu.


" Masuk" terdengar suara dari dalam


Lalu Angelina masuk kedalam kamar mamanya dan mendekat ke arah mamanya.


" Ma... mama tau gak kalau Angel kan ambil jurusan kedokteran ahli bedah jadi gak memungkinkan Angel gak tau loh kalau mama beneran sakit atau sedang pura pura sakit... jadi Angel harap ini yang terakhir kalinya mama begini... Angel tau mama begini karna kak Bianka kan..." seru Angelina sambil menatap wajah mamanya.


" Maafin mama nak... mama gak bermaksud begitu kok sama kamu habisnya kamu sulit sih di hubungin..." seru mama Mariana.


" Gak apa apa ma... tapi gak perluh begini juga mama meminta aku untuk pulang kesini setidaknya bicarakan kepada Angel... pasti Angel akan penuhin keinginan mama jika mama menyuruh Angel datang... jikalau Angel tak sibuk akan Angel usahakan datang menemuin mama..." seru Angelina sambil menggenggam erat kedua tangan mamanya.


" Ya sudah mama istirahat ...aku mau langsung ke kamar." seru Angelina dan dianggukan kepala oleh mamanya.


Saat Angelina ingin keluar kamar mamanya menghentikan langkahnya.


" Angel... sayang..." panggil mama Mariana.


" Iya ma ada apa..." seru Angelina sambil berbalik menatap wajah mamanya.

__ADS_1


" Kamu makin cantik nak... kapan kamu memotong rambutmu..." puji sang mama pada putri bungsu nya itu.


" 2 hari yang lalu sebelum aku kemari ma..." seru Angelina.


" Ya sudah kalau gitu istirahatlah nak..." seru mama Mariana dan dianggukan kepala oleh Angelina sambil keluar dari kamar mamanya.


Lalu Angel pergi menuju kamar kakaknya.


(tok...tok...tok...) suara ketukan pintu.


(kleaakk) suara pintu terbuka.


" Eh dek... masuk..." seru Bianka pada adiknya.


Lalu Angelina langsung masuk dan duduk di ujung ranjang sang kakak.


" Kak Bia aku to the point aja sama kakak .... kakak sudah pernah belum lihat singgah betina ngamuk nya keluar asap atau tanduk..." seru Angelina menatap kakaknya penuh Amarah.


" Belum sih dek... emang kenapa..." seru Bianka tanpa dosa.


" Kakak tau gak... kalau adik kakak itu paling gak suka di bohongin sama keluarga sendiri... tau kan... jadi jika ada yang berbohong dengan adik kakak itu apa lagi itu masih keluarga dia akan membuat.....-" seru Angelina pelan namun terkesan mengintimidasi kakaknya lalu terhenti


" Iya kakak tau jika seseorang berbohong kepadamu maka kamu tidak akan mau bicara dengan orang tersebut dan membuat mereka merasa bersalah sendiri begitu kan..." seru Bianka panjang lebar yang tau sifat dari adiknya itu.


" Jadi kak... apa yang membuat mu berkata begitu..." seru Angelina.


" Begitu apanya sih dek..." tanya Bianka.


" Kenapa kakak berbohong padaku soal mama..." tanya Angelina.


" Ya kakak gak tau lagi cara membujukmu untuk pulang dek maafin kakak ya..." seru Bianka pada adiknya.


" Hmmm baiklah kalau begitu." seru Angelina


" Yasudah kalau gitu aku mau balik kekamar ku..." seru Angelina lalu dia keluar dari kamar sang kakak dan langsung menuju kamarnya.


Setelah Angelina masuk kedalam kamarnya Stefani masih terjaga dan menatap Angelina.


" Dari mana saja neng..." tanya Stefani tanpa mengalihkan perhatiannya pada handphone miliknya.


" Habis introgasi kak Bianka..." seru Angelina santai.


" Ngintrogasi kak Bia... ngapain...?" seru Stefani lalu bertanya.

__ADS_1


" Ah biasa lah aku hanya ingin tau saja ngapain kak bia membuat konspirasi begitu..." seru Angelina sambil berjalan menuju ranjangnya.


" Hahaha bisa aja kamu.... eh kamu mau dengar suara Widya gak... aku mau telfon dia..." seru Stefani bertanya pada Angelina.


" Boleh coba telfon dia..." seru Angelina


Lalu Stefani menyambungkan telfon ke nomor Widya...


tak lama sambungan telfon terhubung.


πŸ“ž " Hallo selamat malam Stefani...apa kabar lo..." seru Widya di sebarang telfon.


πŸ“ž " Hai malam... gue sehat wid... lo sendiri gimana..." seru Stefani sambil bertanya dan Angelina mendengar suara yang begitu dia rindukan.


πŸ“ž " Gue juga baik Fan...tumben nih malam malam nelfon gue kangen ya lo sama gue hahaha😁..." seru Widya pada Stefani.


πŸ“ž " Iya gue kan cuman punya waktu senggang ya malam ... hmmm gue nelfon lo cuman mau bilang besok temuin gue di caffe X jln P oke..." seru Stefani.


πŸ“ž " Apa temuin lo di caffe X jln P... bentar deh bukannya elu ada di kota A ya.... emang lo sekarang di kota Y..." seru Widya heran.


πŸ“ž " Iya gue lagi ada di kota Y... gue cuman seminggu di sini " seru Stefani


πŸ“ž " Oke besok gue datang kesana... btw lo sama siapa kesana nya..." seru Widya lalu bertanya.


πŸ“ž " Besok juga lo tau hahahaha yang jelas dia orang yang selalu buat lo kelimpungan gara gara dia kan lo berubah jadi kulkas hahaha" seru Stefani ambigu menurut Widya.


πŸ“ž " Apaan sih loh... ambigu muluk lo..." seru Widya


πŸ“ž " Hahaha biarin ... gue jamin kalau lo ketemu temen gue ini lo bakalan kaget gue jamin woi lo pasti akan KAGET hahaha..." seru Stefani


πŸ“ž " Sembarangan lo sok tau aja lo huuuu..." seru Widya tak percaya.


πŸ“ž " Oke awas lo ya kalau besok lo kaget gue gak tanggung jawab kalau lo pingsan gue mintak lo traktir gue bakso 5 piring hahaha" seru Stefani lalu tertawa


πŸ“ž " Tau ah gak jelas lo... eh jam berapa gue kesana..." tanya Widya.


" Selesai sholat dzuhur woi..." seru Stefani.


πŸ“ž " Oke bye..." seru Widya langsung mematikan telfon sepihak membuat Stefani kesel...


" Kurang asem nih bocah main matiin segala ah awas aja lo ya..." gumam Stefani kesel.


" Hahaha udah ih tidur dulu..." seru Angelina sambil merebahkan tubuhnya di ranjangnya.

__ADS_1


Lalu keduanya tertidur dengan tenang.....


__ADS_2