
Keesokan harinya Angelina dan keluarga besarnya sedang bersiap - siap melakukan aktivitas mereka masing-masing,
" Bunda ,, hari ini aku sama salman ikut bunda boleh " seru Salimah.
" Hmmm boleh gak ya " seru Angelina pura-pura berpikir sambil menyisir rambutnya.
" Boleh ya bunda " seru Salimah sambil menarik narik blazer milik Angelina.
" Buda salman ikut ya " seru Salman yang masuk kedalam kamar tiba-tiba
" Hmmmm " dehem Angelina
" Kakak kayaknya bida gak izinin kita ikut sama bunda deh " seru Salimah.
" Bunda " rengek keduanya.
" Kalian kenapa harus ikut buda sih nak , kenapa gak ikut ayah saja " seru Anhelina menguji anak-anak nya.
" Ya kalau sama ayah pastinya ayah akan sibuk sendirian bunda." seru Salimah
" Sama saja dong dengan bunda. nantik kalau kalian ikut bunda juga bakalan sibuk sayang " seru Angelina
" Ya bedah lah bunda , kalau bunda sesibuk-sibuknya buda pasti merhatiin kami juga kan bun, bunda kan sayang sama kakak sama imah " seru Salimah
" Hmmmm anak bunda pinter banget sih " seru Angelina sambil mencubit pelan pipi putrinya.
" Jadi bun kita boleh ikut gak nih sama bunda " seru Salimah
" Iya bunda boleh ya " seru Salma ikut merayu sang bunda.
" Boleh gak ya " seru Angelina kembali menggoda sang anak.
" Boleh deh " seru Angelina membuat kedua anaknya bahagia.
__ADS_1
" Horeeee kita ikut bunda ...." terika si kembar
" Yaudah sana gihbkalian rapi -rapi jangan lupa bawah tas kalian sayang " seru Angelinakepada kedua anaknya.
" Siap bunda " seru Salimah dan Salman bersamaan.
Lalu kedua anaknya pergi dari kamar Angelina dan masuk kedalam kamar mereka untuk bersiap.
" 5 menit kemudian mereka turun bersama Angelina yang lain sudah menunggu kedatangan mereka "
" Loh ini anak-anak Ayah mau kemana sudah rapi begini ? " tanya Daniel sambil memperhatikan kedua anaknya.
" Iha cucu-cucu kakek mau kemana ini ? " tanya papa Martinus.
" Kita mau kerja kek pah " seru Salimah
" Ha kerja " seru yang lainnya bersamaan
" Kerja tempat bunda yah " seru Salman acuh sambil mengambil ayam goreng.
" Hmmm sudah-sudah makan dulu " seru mama Mariana.
lalu keluarga besar itu menikmati makan mereka dengan nikmat dan santai.
" Dek ini beneran anak-anak kamu ikut ke kantor kamu dek ? " tanya Briand.
" Iya lah bang masa mereka gak ikut " seru Angelina santai.
" Syangk apa kamu gak repot sama mereka nantiknya " tanya Daniel khawatir
" Enggak kok tenang saja , jangan lupa nantik makan siang datang ya ke resto " seru Angelina mengingatkan .
" Iya pasti yank " seru Daniel sambil tersenyum
__ADS_1
Lalu mereka pun berangkat ke kantor mereka masing-masing begitupun keluarga diwangsa
" Angeluna dan kedua anaknya naik mobil milik Angelina dengan dia sendiri yang mengemudi "
" Nak berhati-hati lah dalam mengemudi " seru papa Martinus pada putri bungsunya yang masih memiliki trauma tentang Angelina
" Papa gak usah khawatir ya " seru Angelina santai.
" Ingat ya kamu baru bawah mobil sekarang " seru papa Martinus pada putrinya.
" Iya pah tenang saja " seru Nageluna sambil masuk ke dalam mobilnya.
Lalu dia pun melesatkan mobilnya menuju kantornya.
S
K
I
P
Sesampai kantor banyak karyawannya itu yang menunduk hormat kepadanya dan kedua anaknya.
Ketiganya masuk kedalam ruangan milik Angelina.
" Wah ruangan binda luas ya " seru Salimah pada sang kakak.
" Bunda aku masuk kamar bunda ya " seru Salman
" Iya nak masuk saja " seru Angelina pada kedua anaknya.
Lalu Angelina pun sendirian di dalam ruangnya.
__ADS_1