
Saat sampai di kantin dila mengedarkan pandangannya ke seluruh kantin namun saat melangkah tiba tiba handphonnya berdering lalu dia pergi mengangkat telfonnya.... dan saat dia mengakhiri panggilan itu dia melihat Dinda sedang menuju ke arah toilet.... Ardila yang merasa ada sesuatu yang di sembunyikan oleh Dinda pun dia mengikuti dinda secara diam diam.... saat sampai dekat toilet keduanya masuk dengan pintu yang berbeda...
" Aku akan balas kan kematianmu dengan ketiga orang itu li....." seru Dinda.
" Karna mereka tak menyukai kejahilan yang kau perbuat dengan mereka aku akan jahilin mereka lebih dari yang kamu perbuat ke mereka...maafin aku yang dulu tak mengenalimu sebagai teman masa kecilku padahal kamu sering kesini bersama kak bia li... maafin aku li...." gumam Dinda lirih...
Ardila kaget saat dinda menyebut nama Bianka.
" Apa... dinda nyebut nama kak bia jadi yang sedang dia bicarakan itu ... apa Angelina..." seru Ardila dalam hatinya....
" Apa tadi balas dendam ketiga orang.... apa ini aku tak mengerti.... oh ya dinda pernah bilang ke aku untuk cek cctv di taman dekat caffe X ... aku akan kesana ...." gumam Ardila pelan lalu dia keluar menuju kantin dan bergabung bersama ketiga sahabatnya itu.
" Hai..." sapa Ardila pada ketiganya.
" Wah calon CEO mudah nih udah datang sibuk aja neng sampai kita kita di lupain..." seru Sonia.
" Haduuuh nia gue sibuk juga karna kan sebagai anak tunggal gue harus belajar lah yang namanya bisnis cepat atau lambat gue akan jalanin semuanya kok." seru Ardila.
" Good good..." seru ketiganya bersamaan.
" Aku coba pancing mereka deh siapa tau mereka kaget soal Angelina apa mereka sudah tau kalau Angeli sudah meninggal..." seru Ardila pura pura lesu.
" Lo kenapa tiba tiba loyo gitu sih...?" seru Dewi.
__ADS_1
" Gue itu lagi kesel banget sama Angelina..." seru Ardila memancing seketika raut wajah ketiga orang itu berubah pias setelah mendengar satu kata itu keluar.
" Gue curiga apa mereka terlibat dalam hal yang di katakan dinda itu benar aoa mereka yang dinda maksud..." gumam Ardila dalam hati sambil menatap wajah ketiga orang itu.
" Kalian kenapa tiba tiba berubah gitu kusut gitu muka kalian..." seru Ardila sambil menatap ketiga orang itu.
" Kita gak apa apa kok..." seru Dewi santai sambil menyeruput minumannya.
" Kalian lagi gak ada masalah kan sama Angelina... sampai sampai gue di cuekin sampai sampai chat gue gak di balas hampir setahun dia gak ada kabar... kemana coba dianya pergi...akhhhh kesel kan gue..." seru Ardila memancing ketiganya... maafin gue lin gue pengen tau apa benar mereka terlibat dengan kematianmu jika benar aku janji gak akan lagi sudi melihat mereka atau pun menatap mereka lin itu janjiku..." sambung Ardila bergumam dalam hati.
" Kita gak ada masalah apa apa kok sama dia..." seru Dewi berbohong.
" Ya ampun ketahuan banget lo wi kalau lagi bohong sama gue hahahaha..." seru Ardila dalam hatinya tertawa.
" Serius kalian gak ada masalah nih sama Angelina... kalian tau kan gue paling gak suka yang namanya KEBOHONGAN yang haqiqi..." seru Ardila..
setelah kepergian dila ketiganya saling memandang....
" Sial... kita lupa lagi kasih tau dila soal pertengkaran kita sama Angelina..." seru Dewi.
" Gue nyesel udah marahin Angelina waktu itu... sejak dia pergi rasanya hidup gue hampa... gak ada lagi yang pagi pagi nelfon gue cuman hanya mintak tolong di buat kan puisi... gak ada lagi yang ngejahilin gue... gak ada lagi yang pagi pagi udah buat mood gue hancur kadang bikin gue ngakak gue nyesel Wi... Nia..." seru Kiara sambil terisak.
" Gue juga nyesel udah marahin Angelina dan gak mau dengerin penjelasan dia... gue udah nyuruh dia pergi jauh dari hidup kita selamanya..... " seru Sonia merasa bersalah.
__ADS_1
" Oke fiks jadi benar mereka yang membuat Angelina kecelakaan waktu itu hiks hiks hiks gue gak nyangka jadi mereka penyebabnya..." gumam Ardila sambil menyeka air matanya di balik dinding sambil mendengar keluhan ketiga sahabatnya itu
" Gue gak tau lagi gimana cara nya memperbaiki kesalahan gie ke Angelina apa masih ada harapan gue untuk bertemu kem ali dengan nya..." seru Kiara.
" Angelina mau mengabulkan keinginan kita untuk pergi dari hidup kita...." gumam Sonia lirih..
" Ya ampun gue baru ingat sejak kita bertengkar sama Angelina... dia kelihatan banget menahan rasa sakitnya kecewanya dan kemarahannya dia kan waktu itu bawah mobil...." seru Kiara tiba tiba mengingat Angelina emosi.
" Trus kenapa Kiara ada apa...?" seru Dewi tak mengerti.
" Kalau Angelina bawa mobil dalam keadaan emosi atau sedih bisa bisa dia....- " seru Kiara terhenti
" Lo jangan ngada ngada lo dia pasti baik baik saja kita pasti ketemu dia kembali kok" seru Sonia.
" Hmmm semoga saja..." seru Dewi dan kira bersamaan...
Tak lama Ardila datang setelah membasuh wajahnya.
" Kalian lagi ngomongin apaan...." seru Ardila.
" Gak ada apa ala kok kita lagi ngomongin tugas dari pak eko iya itu aja kok..." seru Kiara berbohong.
" Oh...." seruh Ardila cih.... kalian kura kura dalam perahu pura pura gak tahu..." gumam Ardila dalm hati sambil berdecih...
__ADS_1
" Yaudah kita masuk kelas yuk..." ajak Ardila kepada ketiga sahabatnya itu lalu mereka pergi meninggalkan kantin.......
🌹🌹🌹 BERSAMBUNG 🌹🌹🌹