
Keesokan harinya Ardila terbangun dari tidurnya dan bergegas menuju kamar mandi...
Setelah selesai berpakaian Ardila menemui orang tuanya untuk sarapan lalu berangkat ke kampus...
* Sesampai di kampus Ardila memarkirkan mobilnya dan menuju kelasnya *
Di kelas dia hanya berdiam diri saja sampai suara Ayumi mengagetkannya...
Sejak SOKIDE tau tentang kematian Angelina mereka bertekad untuk memperbaiki diri mereka.
Meskipun di kelas ketiganya sering melihat Ardila tapi dia tak menghiraukan kehadiran ketiga sahabatnya itu..
Dia bersikap datar kepada ketiganya... Dila akan berbicara jika memang keadaan akan mendesak saja...
" Dilaaa... melamun bae kamu kenapa...?" tanya Ayumi sambil duduk di samping Ardila.
" Ah gak apa apa kok hanya saja sedikit pusing aja.." seru Ardila.
" Hmmm kamu dah sarapan.." seru Ayumi dan dianggukan kepala oleh Ardila.
" Oh ya nih ada titipan dari kak Bia..." seru Ayumi sambil memberikan 2 buah kotak makanan.
" Kok dua sih..." seru Ardila heran.
__ADS_1
" Lihat saja isinya dulu satu satu.." seru Ayumi lalu Ardila pun membuka dua kotak nasi itu.
" Wah.... ini kan....." seru Ardila girang saat tau isinya.
" Kok kak Bia tau aku suka ini.." tanya Ardila
" Dari buku hariaannya Angelina yang di simpan di dalam laci meja belajar Angelina." seru Ayumi pelan.
" Jadi Angelina suka buat cerita seharian nya di buku diary..." seru Ardila dan dianggukan kepala oleh Ayumi.
" Nasi goreng dan kue dorayaki... hahahahaha " seru Ardila
" Kak Bia bisa buat kue ini ya.." tanya Ardila.
" Tunggu... tunggu... emangnya Angekina punya perusahaan di kota A... ya..." seru Ardila bertanya.
" Iya perusahaan yang berdiri hampir 8 tahun ini namanya APH grup.." seru Ayumi
" Aku baru tau loh kalau APH grup itu ternyata miliknya Angelina pantasan saja papa nekat kerjasama dengan APH grup itu..." seru Ardila senang.
" Nah kan sekarang kamu sudah tau jadi gak perluh khawatir kalau perusahaan papa mu jatuh karna APH grup siap membatu di bawah kepemimpinan kak Bia.." seru Ayumi
" Eh aku denger denger kak Bia menolak keras kerjasama dengan perusahaan pertambangan ya..." seru Ardila membuat Kiara tersentak... pasalnya papanya Kiara adalah pemimpin perusahaan pertambangan.
__ADS_1
" Iya kalau gak salah sih... hmmm PRT grup" seru Ayumi membuat Kiara benar benar kaget pasalnya PRT grup adalah singkatan dari pratama jelas dia tau PRT grup karna itu perusahaan papanya..
" Oh ya kok bisa di tolak sih sama kak Bia..." tanya Ardila penasaran dia tertarik dengan dunia bisnis.
" Iya sebelum PRT grup menhmgajukan kerjasama di bidang pertambangan perusahaan DIWANGSA grup sudah lebih dulu mengajukan kerjasama..." seru Ayumi.
" DIWANGSA grup itu kan perusahaan yang terbesar di sini dan juga di Amerika sampa keselurub negri memiliki banyak anak cabang betulkan..." tebak Ardila
" Nah iya betul sekali..." seru Ayumi
" Dan waktu semasa kepemimpinan Angelina perusahaan APH grup selalu bekerjasama dengan berbagai perusahaan di luar negri itu yang membuat puncak kesuksesan Angelina meroket." seru Ayumi
" Iya papa duku pernah kerjasama dengan perusahaan Angelina dulu tapi aku baru tau sekarang kalau pemimpinnya itu Angelina loh... selama aku ikut papa yang biasa aku ketemu itu...- " seru Ardila terpotong.
" Itu namanya Aqilah dia sekretaris dan juga tangan kanannya Angelina... memang waktu papa kamu ngajuhin kerjasama antara SJY DAN APH grup itu Angel sudah lebih dulu menandatangani nya jadi sekretaris nya lah yang bertemu dengan papa kamu jadi sampai sekarang papa kamu memang belum tau kalau Angelina lah pemimpinnya..." jelas Ayumi...
" Wah... menarik sekali.." seru Ardila
" Iya gitu deh... yaudah aku balik ke kelas duku jangan lupa di makan oke bye..." seru Ayumi sambil berdiri san keluar kelas Ardila menuju kelasnya.
Setelah kepergiaan Ayumi ... dia pun berdiam sesaat dan fokus kedepan.......
🌸🌸🌸 BERSAMBUNG 🌸🌸🌸
__ADS_1