KISAH ANGELINA

KISAH ANGELINA
KEGELISAHAN SONIA


__ADS_3

Setelah perkenalan Tristan semua siswi membicarakan tentang ketampanan Tristan itu, begitupun juga dengan sonia dan Ardila, mereka menyukai Tristan. dan dibalas gelengan kepala oleh Angelina.


Namun mereka juga berfikir untuk apa menyukai orang yang baru kita kenal biarkan waktu yang akan menjawab semuanya


Sonia, Ardila, Kiara, dan Angelina mereka sedang berkumpul di kost an nya Angelina saat mereka pulang sekolah tanpa kehadiran Dewi.


" Guys gue heran deh ada apa ya dengan dewi gak biasanya dia diajak kngumpul gini dia nolak," sahut Sonia.


" Sudahlah positif thingking saja." sahut Ardila.


" Gue harus selidiki ini sih dewi." sahut Sonia.


Keesokan harinya. Angelia yang saat itu mau masuk kedalam kelas langkahnya terhenti saat melihat dewi dan gilang sedang bermesraan, lalu Lina mengambil hpnya dan memfotokan apa yang barusan dia lihat. lalu lina pun memutuskan untuk pergi ke kantin.


sesampai dikantin dia melihat Tristan yang sedang berjalan mendekatinya.


" My Queen kamu pagi-pagi sudah dikantin ngapain." sahut Tristan.


" Emang kalau orang mau ke kantin mau ngapain aja." sahut lina ketus.


" Hehehe😃 maaf pertanyaan ku tidak masuk akal ya." saru Tristan


Tak lama kemudian terlihat lah ketiga sahabatnya Angelina.


" Pagi guys." seru Sonia.


" Pagi Tristan." sahut Ardila


" Oh ya kita belum kenalan ya." kata Sonia,

__ADS_1


" Namaku Sonia." sahut Sonia sambil mengulurkan tangannya.


" Tristan ." sahut Tristan singkat


Begitupun dengan Ardila.


sikapnya tristan sangat dingin jadi terlihat aura kedinginan dikantin..


Seminggu Kemudian


Lina yang sudah tau apa yang menyebabkan Dewi jarang kumpul bersama dengan mereka lebih memilih untuk diam.


Namun sikap keempat orang itu terlihat berbedah- bedah


Pagi itu saat dewi sedang santai dikelas dan keempat sahabatnya masuk tanpa bersuara membuat dewi penasaran.


Keempat orang itu hanya terdiam tak ada satupun yang menyahut pertanyaan dari dewi.


" Guys gue mau ngomong sama kalian." kata Sonia memecahkan keheningan.


" Elu mau ngomong apa nia." sahut dewi yang duduk disampingnya.


" Ketiga sahabatnya memandang dewi lalu beralih ke arah Sonia."


" Gini ya kalian kalau ada masalah tolong ceritain ke kita, untuk apa adanya sahabat kalau kalian gak mau berbagi cerita apa arti sahabat bagi kalian, apa gunanya sahabat jika kalian menutupi semua yang kalian rasakan." kata Sonia penuh penekanan dan tegas.


" Kalian tau gak seberapa bergunanya sahabat dalam kehidupan kalian tapi kalian gak bisa pikirin itu, sekarang sih TERSERAH kalian kalau masih menganggap kita bersahabat maka berbagila untuk bercerita." kata Sonia lalu dia berdiri dan keluar dari kelas.


" Angelina yang melihat Sonia keluar pun mengikutinya dari belakang disusul oleh Ardila dan Kiara. saat dewi ingin melangkah mengejar sahabatnya langkahnya terhenti saat seseorang mencekal tangannya yang tak lain adalah gilang kekasihnya.

__ADS_1


akhirnya dewi melupakan kemarahan Sonia tadi.


ketiga orang yang menyusul sonia sudah menemukan keberadaan sahabat mereka.


" Sonia lu kenapa tiba-tiba bicara begitu." sahut Ardila.


" Gue punya filling buruk sama persahabatan kita ini, akan ada beberapa dari kita yang akan pergi dan menjauh dari kita, ya walaupun salah satu dari kita seperti menghindar yang seperti kalian lihat dewi tidak peduli dengan apa yang barusan aku bicarakan aku sungguh kecewa dengan sikapnya yang saat ini sudah berbedah entah siapa lagi yang akan pergi dari kita." sahut Sonia panjang lebar.


" Nia yang penting kita akan usahain untuk saling berbagi suka duka bersama- sama." sahut Ardila.


" Adakalanya seseorang akan datang dan pergi, namun jika kepergiaannya hanya untuk kepentingan keluarga tentunya dia akan memilih jalan untuk pergi, jikalau saatnya tiba dia pasti memiliki alasan tersendiri untuk tidak memberitauhukan kepada kalian mungkin itu jalan terbaik baginya namun buruk bagi mereka yang ditinggal tanpa kabar." jelas Angelina dengan tatapan lurus.


Ketiga orang yang mendengarkan kata mutiara yang barusan dikeluarkan oleh Lina sangat lah menusuk hati terutama dengan Sonia yang memiliki tingkat ke pekaan jadi dia tau apa makna dari yang bicarakan teman-temannya dia juga merasakan aura terpendam dalam hati sahabatnya Angelina itu.


" Kita gak tau kapan waktu itu akan datang saat KESETIAAN, KEPERCAYAAN, & KEJUJURAN, kita diuji saat itu juga satu persatu masalah akan datang dari awal KESALAH PAHAMAN hingga hancurnya sebuah persahabatan itu." lanjut Angelina dengan menatap ketiga sahabatnya.


" Jadi percaya lah akan ada pelangi 🌈 sehabis hujan💧 maka dari itu persiakanlah payung🌂 sebelum datangnya hujan💧itu." kata Lina.


" Aku paham maksud perkataan kamu yang terakhir Lin." sahut Kiara.


" Emang apaan kia." sahut Ardila.


" Maka persiapkan lah dirimu jika saat-saat yang tadi dijelaskan oleh Lina dan sonia tadi seperti dalam masalah atau perpisahan maka persiapkanlah hati dan dirimu menerima kenyataan dari dan perkuatlah KEPERCAYAAN, KESETIAAN DAN KEJUJURAN dalam hatimu." kata Kiara panjang lebar.


" Oke gue paham sekarng." sahut Ardila.


"Yaudah kalau sudah paham kita kembali kedalam kelas" ajak Angelina.


Keempat orang itu pun kembali kedalam kelas mereka.

__ADS_1


__ADS_2