
Sesampai di kantin Angel dan Savira makan bersama mereka memesan nasi goreng dan minuman yang sama.
Angel makan dengan lahapnya dia tak melihat sekitarnya dia bodoh amat karna sekarang Angel merasa kelaparan tingkat dewa. sedangkan Savira memperhatikan Angel yang sedang makan dengan santai tanpa menghiraukan orang lain di hadapannya.
Sedangkan Savira merasa senang dia bisa berteman dengan Angel yang dia beri gelar si gunung es itu.
" Ternyata kamu lucu juga ya saat makan begini hmmm ." gumam Savira dalam hati. Savira sibuk melamun sedangkan Angel yang melihat Savira melamun langsung mengeluarkan jurusnya. dia memasukan sambal di dalam nasi gorennya Savira hal itu tak lepas dari pandangan Intan dan twins D yang awalnya ketiga orang itu iri dan cemburu melihat kedekatan Savira dengan Angel tiba-tiba terbelalak dengan tingkah Angel yang baru mereka ketahui sedangkan Intan sudah tidak kaget lagi denga kelakuan Angel itu.
" Intan itu Angel jahil beneran dia bukan sih kok kamu gak keget gitu sama Angel." tanya Deliana.
" Aku udah gak kaget lagi sama sifat Angel yang jahil itu dia memang begitu sama orang terdekatnya dia kan jahilin orang itu sampai dia sadar." seru Intan santai
" Tadi kamu bilang orang terdekatnya dia sering jahilin berarti kamu pernah di jahilin juga sama Angel." tanya Deliana.
" Aku gak pernah di jahilin sama Angel " seru Intan
" Berarti kamu gak dekat dan bukan yang terdekat buat Angel." seru Diandra.
" Mungkin." seru Intan sambil mengangkat kedua bahunya.
__ADS_1
* Balik ke meja Angel dan Savira. *
Angel telah memasukan sambal cukup banyak di nasi goreng milik Savira.
Setelah Angel selesai makannya dia pun melihat Savira dan menenggol lengannya.
" Hei melamun bae makan gih udah dingin itu." seru Angelina.
" Ah iya iya." seru Savira lalu bergegas menghabiskan makannya namun baru satu sendok masuk kedalam mulutnya Savira merasa kepedasan lalu Savira meneguk habis minumannya.
" Kamu kenapa...?" tanya Angelina tanpa dosa.
" Ouh seperti itu." seru Angelina santai dan ber oh ria saja. dalam hati Angel tertawa.
Sedangkan ketiga orang yang memperhatikan mereka hanya me geleng-geleng kepala dengan tingkah konyol yang baru mereka ketahui sungguh mereka baru tau sisi lain dari seorang Angelina.
" Angel perasaan tadi aku mesennya gak terlalu pedes tapi kok bisa pedes gini sih." seru Savira. Angel yang di tanya hanya diam saja lalu dia beranjak dan membayar makanan mereka dan kembali duduk di hadapan Savira.
Lalu Angel menyenggol bahu Savira lalu menunjuk ke botol sambal dengan ekor matanya . dan Savira langsung mengerti dengan tatapan Angel namun Angel sudah mempersiapkan diri untuk lari kembali ke dalam kelas.
__ADS_1
" Angelllllll....." teriak Savira saat dia sudah mengerti .
" Hahahahahaha😃." seru Angelina tertawa sambil berlari dan masuk kelas dan Angel duduk di sebelah Intan.
Tak lama Intan masuk bersama dengan Deliana.
" Kamu kenapa tertawa begitu Angel.?" tanya Intan.
" Kamu gak apa-apa Angel.?" seru Deliana.
" Aku gak apa apa kok tenang aja aku gak kesurupan hahaha😃." seru Angelina lalu dia menatap Savira yang sedang masuk kelas dalam keadaan kesel dan cemberut.
" Lalu dia tertawa pelan di samping Intan."
Intan hanya tersenyum saja melihatnya.
" Kamu gak pernah berubah suka jahilin temen sendiri tapi kenapa denganku kamu tidak begitu Angel kamu cemburu Angel." seru Intan dalam hatinya sambil sesekali menatap Angelina yang sedang sibuk mengetik di dalam laptop nya itu.
🍀🍀🍀 BERSAMBUNG 🍀🍀🍀
__ADS_1