
Di tempat lain seorang gadia masih saja menatap hamparan rerumputan itu dengan tatapan kosong,
Sesekali dia meneteskan air matanya, dia bingung dengan perasaannya dia sedih saat melihat pria yang diam-diam dia mulai sukai, ada perasaan tak rela jika melihat pria itu berjalan dengan wanita lain, gadis itu terus menatap hamparan rerumputan itu dengan kosong sehingga dia tidak menyadari seorang gadis tiba-tiba sudah duduk di sampingnya.
" Sakit memang sakit mencintai dalam diam adalah cara yang benar juga salah, benar karena kita hanya bisa melihat tanpa bisa memiliki namun salah bila kita sudah memiliki kekasih masih saja memikirkan pria lain itu lah faktanya " seru seoramg gadis yang tiba-tiba sudah duduk santai di samping gadis yang tak lain tak bukan adalah Salma.
Seketika Salma memandang gadia itu, dia kaget saat mengetahui siapa yang mengajak dia berbicara.
" Sa... Salimah " seru Salma saat mendapati Salimah yang tak lain tak bukan adik dari Salman sang pujaan hati dalm diamnya notabane teman masa SMP nya juga..
" Ada apa ? " tanya Salimah tanpa dosa.
__ADS_1
" Gak apa-apa aku hanya kaget saja saat tau kau ada di sini " seru Salma.
" Salma aku tau kamu menyukai bang Aman tapi kamu sendirikan sudah memiliki kak Johan kenapa kamu masih mengharapkan bang Aman apa kamu gak bahagia dengan kak Johan " seru Salimah sambil menatap ke arah Salma.
Salma hanya terdian mendapati perkataan Salimah barusan.
" Kamu tau kan Im aku sangat menyukai abang kamu sejak kita masih smp dulu tapi sampai sekarang rasa suka itu masih ada hanya saja aku tak tau mau bagaimana " seru Salma pada Salimah.
" Aku tak tau harus jawab apa selama ini dia sangat baik kepadaku " seru Salma pada Salimah
" Baik lah terserah padamu yang jelas kamu jangan menyesal suatu saat nantik kalau gitu aku pergi dulu ingat jangan lama-lama di taman ini nantik kamu kemasukan jin taman lalu kamu loncat ke tebing kan bisa bayaha hahahahahha " seru Salima sambil tertawa pelan
__ADS_1
" BAHAYA bukan BAYAHA " ralat Salma
" Iya itu maksud aku bahaya aduuh " seru Salimah sambil menggelengkan kepalanya.
Lalu Salimah pun pergi meninggalkan Salma yang masih berada di taman dia pun hanya sekilas menoleh ke arah Salma lalu melanjutkan kembali langkahnya.
Akhirnya Salma bisa bernafas lega, setidaknya dia dapat berpikir saat ini juga untuk mencintai dalam diam atau melanjutkan hubungannya dengan Johan atau dia akan mengakhiri hubungannya itu lah yang saat ini dipikirkan oleh Salma,
Gadis itu bingung untuk hubungannya dengan sang kekasih, selain Johan itu pencemburu dia juga sangat posesif dan juga cepat marah, maka dari itu Salma akan mempertimbangkan hubungan mereka,
Sedangkan Salman dan Sintia berada di mobil milik Salman setelah mengantarkan Salimah ke rumahnya maka Salman mengajak Sinta untuk sekedar menjajar kuluner di pinggiran kota, Sinta pun merasa senang dan juga bahagia ya walaupun bukan di restoran mewah tetap saja elegan juga.
__ADS_1
Sinta bahagia bisa berjalan berdua dengan Salman walaupun mereka adalah teman sekelas dan hanya itu yang buat mereka bisa nyaman saat berduaan.