
" Pah... mah...... om... tante..." seru keduanya bersamaan.
" Papa gak nyangka kalian punya bakat bernyanyi seperti itu ..." seru papa Yusman.
" Iya besan saya juga gak menyangka...." sahut papa Martinus.
Sekilas Yurina atau Angelina menatap papa Martinus dan. mama Mariana sekilas bayangan berputar di kepala nya... lalu tiba tiba Yarman merangkul bahunya...
" Dek... kita ke sana yuk godain bang Yordan.." sahut Yarman sambil menunjuk ke arah Yordan dan Bianka.
Entah perasaan apa yang Yurina rasakan saat menatap mata papa Martinus dan mama Mariana.
" Kenapa aku merasa tidak asing dengan mereka seperti ada ikatan batin dengan mereka..." gumam Yurina dalam hatinya...
Sama halnya dengan mama Mariana dan papa Martinus mereka merasakan hal yang sama di rasakan oleh Yurina.
" Perasaan apa ini... apa ini yang namanya IKATAN BATIN antara anak dan orang tua kenapa anak pak Yusman menatap kami seperti itu dan matanya persis dengan mata indahnya sibungsu ....." gumam mama Mariana dan papa Martinus bersamaan dalam hati.
Dengan perasaan yang bingung Yurina pergi menuju ke pelaminan ....
Sesampai di sana dia menatap Bianka lalu dia sesaat tersenyum... hal itu membuat Bianka menjadi gusar apa lagi saat terlihat lesung pipit nya Yurina...
" Lesung pipit itu kenapa persis sekali dengan Angelina..." gumam Bianka dalam hatinya.
" Wahhh bang... gue gak nyangka lo bakalan nikah secepat ini... " seru Yarman pada Yordan.
" Iya lah... emang elu... 3 tahun pacaran... masih belum nikah juga..." ledek Yordan.
" Sombong lu..." seru Yarman kesel.
" Dek... kamu bagaimana...?" tanya Yordan pada Yurina.
" Bagaimana apa nya bang...?" seru Yurina bingung
" Bagaiman denganmu... apakah sudah menemukan pendamping..." seru Yordan menggoda sang adik.
" Bang.... gak ada... gak ada...Yurina akan menikah jika dia menginginkan nya." seru Yarman membela sang adik
" Baiklah....baiklah.." seru Yordan mengalah.
Lalu Yurina turun dari panggung pelaminan sambil memangku kedua tangannya.
" Dek tungguin...." seru Yarman sambil mendekat.
" Mau kemana...?" tanya Yarman.
__ADS_1
" Mau keliling sebentar bang..." seru Yurina dan diaggukan kepala oleh Yarman... lalu Yurina pun pergi meninggalkan gedung... di malam hari dia hanya melihat bintang saja dan bulan...
Sesaat dia terhenti saat mendengar seseorang bernyanyi dengan bahasa yang dia tidak tau...
" Siapa gadis itu .." seru Yurina sambil mendengar gadis itu bernyanyi dengan lantunan yang merdu dan sebuah gitar yang dia petik...
🎵
Alah lamo kito baduo
Alah lamo tajalin cinto
Dulunyo kito Saiyo sakato
Kini ko jalan lah basimpang duo
Den piliah la kida udah ka suok
Den pilih ka suok udah ka kida
Indak ado titiak tarangnyo
Lai den cubo raso-raso
Kok di putuikan takuik badoso
Reff
Kadang antahlah tapi baalah
Di Salo galak denai manangih juo
Kadang antahlah tapi baalah
Candi makan buah simalakama
Saat menyanyikan lagu terakhir itu gadis itu menghela nafas....
" Huuuuifff kota ini sesak sekali..." gumam gadis itu dalam hatinya.
Lalu Yurina mendekat dan menyapanya.
" Hai..." sapa Yurina
" Hai..." balas gadis itu dengan tatapan horornya.
__ADS_1
" Suara mu bagus... itu lagu apa...?" seru Yurina.
" Iko Bahaso minang uni..." seru gadis itu membuat Yurina bingung.
" Minang....?" seru Yurina heran
" Iyo minang itu bahaso padang uni di SUMATERA BARAT..." seru gadis itu.
" Maaf kamu bisa pakai bahasa indonesia saja tidak...??" seru Yurina pada gadis itu lalu dia pun mengerti.
" Maaf saya Lupa kalau anda orang jakarta gak tau bahasa padang....hehehehe.." seru gadis itu
" Itu lagu minang berasal dari SUMATERA BARAT kamu bisa cari di google atau youtube hehehehehe..." seru gadis itu dengan tersenyum
" Ah begitu rupanya... hmmm kamu kenapa disini malam malam..." tanya Yurina.
" Saya bosan di dalam gedung saya kesini ikut orang tua saya ke acara pernikahan anak teman bisnis papa saya..." seru gadis itu
" Begitu..." seru Yurina.
" Kamu asli padang...?" tanya Yurina.
" Iya nona.." seru gadis itu
" Wah kapan kapan aku pengen ke padang lah..." seru Yurina.
" Datang lah nona ke sana...." seru gadis itu.
Tak lama seseorang memanggil gadis padang itu...
" Clarisa......" teriak seorang paruh baya itu
" Ondeh Mandeh ado apo Mande...??" tanya gadis yang bernama Clarisa itu.
" Awak pulang lai nak.... iko ala malam... capek lah sayangnyo amak..." seru mama gadis itu.
Clarisa pun menatap Yurina.
" Nona saya permisi dulu mau pulang... sebelumnya saya ingin berpantun untukbanda nona..." seru gadis itu yang bernama Clarisa.
" Apa itu..?" tanya Yurina.
" KALAU ADA SUMUR DI LADANG BOLEH KITA MENUMPANG MANDI
KALAU ADA UMUR YANG PANJANG BOLEH KITA BERJUMPA LAGI" seru Clarisa lalu tersenyum dan langsung pergi setelah mendapat anggukan kepala oleh Yurina.
__ADS_1
Setelah kepergian Clarisa...Yurina pun kembali ke dalam gedung.....
🌹🌹🌹 BERSAMBUNG 🌹🌹🌹