
Saat Yurina keluar dari mansion DIWANGSA grup dia hanya pergi menggunakan mobilnya sampai ke sebuah taman....
Di sana dia duduk bersandar pada kursi taman itu.
" Apa benar aku ini adik kandungnya kak Bianka... pantasan saja aku merasakan seperti ada ikatan batin antara aku dan kak Bianka. tapi benar ya... kak bianka sangat merindukan aku..." pikir Yurina.
" Hmmmm sudah lah lebih baik aku ke kantor saja kasihan si Reva... bisa bisa aku diamuknya nantik jika aku tak datang ke kantor haduuuuu...." sambung Yurina sambil memasuki kembali mobilnya dan menyalakan menuju kantornya..
Sesampai di YRN grup Yurina turun dan langsung menuju ruangannya... banyak karyawannya yang menyala dengan menundukkan kepalanya kepada Yurina... Dan Yurina hanya membalas dengan anghukan kepala atau senyuman.
Sesampai di depan ruangan Reva... Yurina menatap sekretaris nya itu yang sibuk dengan kerjaannya hingga tidak melihat sekitaran nya.
" Hei... nona permisi ... bisa bertemu dengan CEO..." seru Yurina seraya bercanda pada sekretaris nya yang terlalu serius.
" Maaf saya sedang sibuk... jadi jika anda ingin bertemu dengan CEO lebih baik anda tidak perlub bertemu dengan CEO saya karna itu akan lebih menakutkan lagi jika anda bertemu CEO..." jelas Reva panjang lebar tanpa melihat lawan bicaranya.
" Baiklah nona... kalau begitu saya permisi ....." seru Yurina dan masuk keruangannya dengan sedikit membanting pintu saat membuka dan menutupnya hingga membuat Reva kaget lalu dia berdiri dan melihat siapa yang masuk ke ruangan ceonya itu.
" Hei... nona anda siapa kenapa anda masuk ke ruangan CEO saya ... anda mau cari mati ya... ?" seru Reva samb bertanya kepada Yurina yang Reva tidak ketahu.
__ADS_1
Lalu Yurina menatap Reva sekilas dan tersenyum
" Kenapa saya tidak boleh ke ruangan saya sendiri ..?" tanya Yurina pada Reva membuat reva kaget.
" Akhhh Yurina sahabatku yang baik... kapan kau datang..." tanya Reva seraya memeluk Yurina dengan erat.
" Barusan....." seru Yurina.
" Jadi tadi yamgbbicara kepadaku tadi itu dirimu..." tanya Reva.
" Iya nona Reva...." seru Yurina.
" Aku bosan berada rumah... jadi aku melarikan diri ke kantor..." seru Yurina malas.
" Jadi kau lebih suka di rumah dari pada di luar begitu..." tanya Reva pada Yurina.
" Iya begitulah..." seru Yurina singkat.
" Hahahahahahaha... baiklah..." sahut Reva.sambil tertawa.
__ADS_1
Lalunkesuamya pun mengerjakan tugas mereka dengan sangat baik dan lancar... jadi keduanya fokus dengan pekerjaan yang sedang menumpuk itu sehingga mereka bisa bekerjasama menyelesaikan pekerjaan tersebut.
Yurina melampiaskan kesedihannya dengan bekerja santai.
Sore hari pun tiba...
Sepulang kerja .... Yurina melihat papa Yusman... dan kedua abang angkatnya sudah pulang... terdengar suara gelak tawa dari ruangan keluarga.... saat masuk Yurina melihat Rinjani...dan Yarman sedang berduaan di dapur ... Yurina masuk dan mengucapkan shalom
" Malam.... mah...pah... bang... kakak hmmmm kakak ipar atau ....kakk... akh aku gak tau... aku ke kamar dulu... permisi semuanya..." seru Yurina gugup lalu dia berlalu pergi menuju kamarnya.
" Ada apa dengan adikku itu.." tanya Yarman ... pada yang lain.
" Mama juga gak tau..." sahut mama Yana
" Bia yakin sesuatu ada yang si sembunyikan oleh Angelina..." seru Bianka pada yang lain.
" Tapi apa nak...?" tanya papa Yusman.
" Nantik biar Bia coba bicara sama dia..." seru Bianka pada papa Yusman dan yang lain.
__ADS_1
ππππ BERSAMBUNG πππ