KISAH ANGELINA

KISAH ANGELINA
Season 2 ( Lamaran Di Ujung Senja )


__ADS_3

Setelah acara drama cemburu berkahir , Salman pun membawa kekasihnya untuk jalan-jalan


" Sayang kamu ada tempat yang mau kamu datangin tidak ? " tanya Salman kepada Sinta


" Hmmmm ada sih kamu mau temenin aku " seru Sinta sambil melihat ke arah Salman


" Ya mau lah " seru Salman sambil tersenyum hangat


" Oke ayo kita pergi " seru Sinta sambil tersenyum


Lalu keduanya pun pergi menuju lokasi yang diinginkan oleh Sinta.


Salman pun dengan sabar mengantarkan kekasihnya itu ke tempat yang dia inginkan


" Ini tempatnya yang " seru Sinta saat mereka susah sampaim


" Wah bagus sekali yang kamu sering ke sini sama siapa ? " tanya Salman


" Cuman sama papa dan mama kok " seru Sinta jujur


" Dan baru kamu pria yang pertama aku bawa kemari " seru Sinta sambil tersenyum.


" Akh gang benar " seru Salman sambil menggoda keaksihnya itu


" Iya " seru Sinta


" Hmmm baik lah " seru Salman pasrah


" Dia pun meraih telfonnya lalu menelfon seseorang.


" Sayang setelah dari sini kita ke pantai yuk " seru Salman


" Hmmm baik lah " seru Sinta sambil menatap ke arah kekasihnya.


" Sayang jika seandainya suatu saat orang yang kamu sayang tiba-tiba pergi kam marah tidak " seru Salman hati-hati lalu Sinta memandang wajah kekasihnya perasaan sinta mulai tidak tenang.


" Maksudh kamu bicara begitu apa yang " seru Sinta bertanya.


" Kamu sudah ada niat mau ninggalin aku gitu " seru Sinta sambil memandang wajah kekasihnya itu


" Hmmmm kan tadi aku bilang seandainya sayang " seru Salman

__ADS_1


" Hmmmmm itu artinya kamu sudah berencana mau ninggalin aku " seru Sinta yang matanya sudah mulai berkaca-kaca


" Sayang aku tak ingin melukai hati kamu yang " seru Salman sambil menengelus pipi Sinta


" Kamu gak bohong kan kamu gak akan ninggalin aku " seru Sinta sambil memandang wajah kekasihnya itu


" Hmmm aku gak bohong sayang aku hanya berkata seandainya " seru Salman sambil membelai wajah kekasihnya


" Hmmmmm " gumam Sinta


" Sudahbya jangan sedih aku gak mau lihat kekasih aku ini sedih oke " seru Salman sambil menatap wajah kekasihnya itu


" Ayo kita kepantai ada yang mau aku tunjukan dengan kamu " seru Salman sambil menggenggam tangan kekasihnya.


" Hmmmm " gumam Sinta sambil mengikuti langkah Salman


Salman pun membawa Sinta ke pantai.


Sesampai di taman Sinta kaget melihat keindahan di sana, dia shock saat melihat apa yang ada di hadapannya


" Sayang ini apa " seru Sinta sambil menatap wajah Salman dengan penuh tanya


" Jadi kamu ajak aku kesini agar aku melihat kamu mau melamar wanita lain begitu " seru Sinta marah kepada Salman


" Hmmmm " seru Salman santai lalu mengajak Sinta untuk mendekat ke arah bibir pantai.


Setelah keduanya mendekat Salman pun membawa Sinta duduk di kursi yang ada di tepi pantai tersebut.


" Sinta aku belum bisa menafkai kamu dengan penghasilan aku, tapi aku sudah merintis sebuah usaha yang terbilang kecil dari harapan kamu , aku juga bukan pria yang romantis dan juga bukan seorang puitis yang bisa merangkai sebuah kata cinta untuk sang pujaan hati " Di ujung senja saat ini izinkan aku mengisi hari-harimu dengan kebahagian yang aku akan berikan dan mungkin ini sangat terlalu cepat dan aku tak ingin berlama-lama dalam menjalin hubungan denganmu, karena suatu hubungan yang lama saja bisa kandas apa lagi hubungan yang baru , jadi izinkan aku melamar kamu, mau kah kamu menjadi pendamping hidupku sampai maut memisahkan kita " seru Salman penuh percaya diri dan berhasil membuat Sinta menangis penuh haru oleh kata - kata manisnya salman


"Aku bersedia menjadi pendamping hidupmu Salman aku mau " seru Sinta di sela tangisan nya itu


Salman pun bahagia mendengar perkataan kekasihnya itu.


Lalu Salman pun mengeluarkan kotak berisi cincin dan di pasamgkannya ke jari manis milik kekasih nya itu


" Terimakasih sayangku cintaku " seru Salman sambil mendekap lembut tubuh Sinta,


Tiba-tiba terdengar suara tepuk tangan yang begitu menggema di tepi pantai sama hari itu


๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘ ( Prok prok prok prok prok )

__ADS_1


Sinta pun menoleh ke arah belakang dan diankahet saat melihat kebaradaan kedua orang tuanya juga kedua orang tua kekasihnya itu


" Papa mama, om tante " seru Sinta kaget


" Selamat ya nak " seru mama Endriana sambil memeluk erat tubuh Putrinya itu


" Mama senang akhirnya kamu bisa menemukan pria yang tulus mencintai kamu nak " sambung mama Endriana


" Iya mah terimakasih " seru Sinta terharu


Lalu pandangannya bwrlauh kepada Angelina, sedangkan Angelina menatap horor ke arah putranya.


"Bunda kecewa sama kamu nak " seru Angelina membuat suasana menjadi tegang


" Maafin Salman Bunda " seru Salman tertunduk


" Hahahahahahahha sudah bun lihat wajah abang tegang amat hahahahahaha " seru Salimah sambil tertawa lepas


Seketika Angelina menarik tubuh Salman kedalam pelukannya


" Bunda senang kamu jadi pria yang sejati yang tidak memacari wanita dengan begitu nya kamu memang pria yang sangat baik hunda bangga sama kamu jika kamu sudah memutuskan untuk menikah muda bunda akan persiapkan segalanya selamat ya nak " seru Angelina kembali memeluk putra sulungnya itu


" Terimakasih bunda " seru Salman sambil tersenyum kepada Bundanya.


" Ayah bangga sama kamu " seru Daniel kepada putranya sambil menepuk pelan bahu putranya.


Lalu pandangannya berih ke arah calon menantu mereka.


" Sini sayang " seru Angelina pada Sinta


" Tante " seru Sinta


" Bunda nak panggil bunda saja , Ayah dan bunda senang akhirnya putra bunda bisa melamar seorang gadis kalau tidak bunda akan turun tangan sendiri menjodohkan kamu " seru Angelina jujur


" Bunda merestui kalian cepat tentukan tanggal pernikahan kalian bunda akan siapa kan segalahnya " seru Angelina


" Terimakasih bunda " seru kedua sepasang kekasih itu


" Sama-sama kalau gitu kita nikmati makan malam dulu yuk " ajak Angelina dan dianggukan kepala oleh yang lainnya


...๐ŸŒผ๐Ÿ’๐ŸŒท๐ŸŒธ๐ŸŒฑ๐Ÿ’ฎ๐ŸŒฒ๐Ÿต๐ŸŒณ๐ŸŒน...

__ADS_1


__ADS_2